<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>DR-Math&#039;s</title>
	<atom:link href="http://deni11math.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://deni11math.wordpress.com</link>
	<description>Private Site For Sharing Informations</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 17:33:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='deni11math.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>DR-Math&#039;s</title>
		<link>http://deni11math.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://deni11math.wordpress.com/osd.xml" title="DR-Math&#039;s" />
	<atom:link rel='hub' href='http://deni11math.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>BILANGAN 7 DIGIT BERURUTAN</title>
		<link>http://deni11math.wordpress.com/2011/12/17/bilangan-7-digit-berurutan/</link>
		<comments>http://deni11math.wordpress.com/2011/12/17/bilangan-7-digit-berurutan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 18:57:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deni11math</dc:creator>
				<category><![CDATA[ALJABAR]]></category>
		<category><![CDATA[BAHAS SOAL]]></category>
		<category><![CDATA[TEORI BILANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[BILANGAN 7 DIGIT BERURUTAN]]></category>
		<category><![CDATA[BILANGAN TERDIRI DARI ANGKA 1234567 TANPA BERULANG DARI 1234567 SAMPAI 7654321 BERAPA URUTAN KE-4391?]]></category>
		<category><![CDATA[MENGURUTKAN BILANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[MENGURUTKAN BILANGAN SECARA NAIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deni11math.wordpress.com/?p=2849</guid>
		<description><![CDATA[MENGURUTKAN BILANGAN 7 DIGIT Melalui sebuah komentar yang masuk, namun komentar itu dipandang sebagai spam oleh wordpress karena berangkat dari suatu link lain menuju halaman saya, dan terditeksi terdapat dua alamat yang akhirnya masuk sebagai komentar spam sehingga tidak akan pernah tampil dalam halaman blog ini. Dan saat saya membuka  komentar-komentar yang dianggap spam  itu, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2849&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">MENGURUTKAN BILANGAN 7 DIGIT</p>
<p style="text-align:justify;">Melalui sebuah komentar yang masuk, namun komentar itu dipandang sebagai spam oleh wordpress karena berangkat dari suatu link lain menuju halaman saya, dan terditeksi terdapat dua alamat yang akhirnya masuk sebagai komentar spam sehingga tidak akan pernah tampil dalam halaman blog ini. Dan saat saya membuka  komentar-komentar yang dianggap spam  itu,  seorang siswa SMP menanyakan jawaban soal tes matematika PASIAD yang menarik penulis untuk membahasnya. Walaupun terlambat semoga ada manfaatnya untuk penggemar matematika lainnya.</p>
<p>Berikut redaksi soalnya:</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu bilangan terdiri dari 7 digit disusun dari angka 1,2,3,4,5,6,7 dan setiap angka digunakan hanya satu kali(tidak boleh digunakan berulang). Bilangan tersebut disusun dari yang terkecil sampai dengan yang terbesar. Bilangan terkecil  1234567  dan bilangan terbesar  7654321. Berapakah bilangan urutan ke- 4391 ?</p>
<p>Pembahasan :</p>
<p>Sebaiknya anda coba kerjakan dulu ! lalu lihat pembahasan ..<span id="more-2849"></span></p>
<p>Berdasarkan informasi soal, bilangan itu disusun secara naik (ascending) dan tidak ada angka yang digunakan secara berulang.</p>
<p>Karena angka yang digunakan tidak boleh berulang, maka banyaknya susunan bilangan yang mungkin sebanyak  7 x 6 x 5 x 4 x 3 x 2 x 1  = 5040  (aturan perkalian).</p>
<p>Untuk dapat memahami ini, buatlah 7 petak kemudian isi dengan banyaknya angka yang mungkin dapat digunakan pada setiap petak, petak pertama anggap digit pertama , petak kedua digit kedua dan seterusnya.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2850" title="Kotak Perhitungan" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/12/image001.png" alt="" width="313" height="94" /></p>
<p style="text-align:justify;">Pada petak pertama ada 7 angka yang mungkin dapat digunakan selanjutnya petak kedua tinggal 6 angka yang dapat digunakan dan seterusnya, sehingga banyaknya susunan bilangan yang mungkin merupakan hasil perkalian dari;</p>
<p style="text-align:justify;">7 x 6 x 5 x 4 x 3 x 2 x 1 = 7! = 5040 .</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan demikian bilangan ke-1 adalah 1234567 dan bilangan ke-5040 yaitu 7654321.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam menjawab soal ini, tentu kita tidak disuruh mengurutkan bilangan secara naik sampai dengan urutan ke- 4391 atau sebaliknya, tetapi kita dituntut untuk dapat berpikir secara induktif.</p>
<p style="text-align:justify;">Berpikir induktif  yaitu, proses berpikir dari hal yang kongkrit sederhana, lalu menuju ke hal yang sedikit lebih kompleks (rumit), kemudian mencoba membuat generalisasi (simpulan secara umum) yang lazim disebut dengan merumuskan (kurang lebih seperti itu).</p>
<p style="text-align:justify;">Apapun istilahnya, sebagai manusia dikarunia hal itu tinggal kita kita mau menggunakannya atau tidak. Tetapi untuk soal seperti ini berpikir induktif mutlak harus dilakukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Mulailah dari bilangan yang terdiri dari tiga digit yang terdiri dari angka; 1, 2, dan 3. Maka banyaknya bilangan (tanpa berulang) yang mungkin sebanyak 3 x 2 x 1 = 6 bilangan yaitu, 123, 132, 213, 231, 312, 321. Akan tampak polanya bila kita kelompokkan seperti berikut: (<strong>1</strong>23, <strong>1</strong>32), (<strong>2</strong>13, <strong>2</strong>31), (<strong>3</strong>12, <strong>3</strong>21).</p>
<p style="text-align:justify;">Tampak, untuk bilangan tiga digit setiap kelompok terdiri sebanyak 2 bilangan, hal ini dapat kita pahami sebagai berikut;  jika digit pertama tetap, digit ke-2 dan ke-3 yang berubah, maka banyaknya bilangan setiap kelompok sebanyak 2 x 1 = 2! = 2.</p>
<p style="text-align:justify;">Lanjutkan dengan bilangan yang terdiri dari empat digit yang terdiri dari angka; 1, 2, 3, dan 4.  Maka banyaknya bilangan (tanpa berulang) yang mungkin sebanyak 4 x 3 x 2 x 1 = 4! = 24 bilangan dan banyaknya bilangan setiap kelompok sebanyak 3! = 6 bilangan yaitu, (<span style="text-decoration:underline;">1</span>234, <span style="text-decoration:underline;">1</span>243, <span style="text-decoration:underline;">1</span>324, <span style="text-decoration:underline;">1</span>342, <span style="text-decoration:underline;">1</span>423,<span style="text-decoration:underline;">1</span>432), (<span style="text-decoration:underline;">2</span>134, <span style="text-decoration:underline;">2</span>143, <span style="text-decoration:underline;">2</span>314, <span style="text-decoration:underline;">2</span>341, <span style="text-decoration:underline;">2</span>413,<span style="text-decoration:underline;">2</span>431), (<span style="text-decoration:underline;">3</span>124, <span style="text-decoration:underline;">3</span>142,&#8230;., <span style="text-decoration:underline;">3</span>421) , (<span style="text-decoration:underline;">4</span>123, <span style="text-decoration:underline;">4</span>132, &#8230;., <span style="text-decoration:underline;">4</span>321).</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk bilangan yang terdiri dari empat digit, bilangan terkecil  atau urutan ke-1 adalah 1234 dan bilangan terbesar urutan ke-24 yaitu, 4321.</p>
<p style="text-align:justify;">Kembali ke persoalan  untuk angka yang digunakan 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7.</p>
<p style="text-align:justify;">jika n banyaknya angka yang digunakan, maka n = 7.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari dua contoh sederhana di atas dapat kita simpulkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika <strong>digit pertama setiap kelompok</strong> menyatakan kelompok ke-k , dengan k = 1, 2,3 4,5,6,7, maka setiap kelompok terdiri dari (n – 1)! = 6 ! = 6 x 5 x 4 x 3 x 2x 1 = 720 bilangan. Ok??!</p>
<p style="text-align:justify;">Sehingga urutan bilangan pada setiap kelompok ke-k, dapat kita rumuskan sebagai</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>urutan bilangan ke:  (k-1)(n – 1)! + 1  sampai dengan k ( n – 1)!</strong>. (pahami ini).</p>
<p>Untuk  k = 1, maka urutan bilangan pada kelompok 1, merupakan urutan bilangan ke- 1  s.d. urutan bilangan ke-  1( 6!) = 720.</p>
<p>Untuk  k = 2, maka urutan bilangan pada kelompok 2, merupakan urutan bilangan ke- 721  s.d. urutan bilangan ke-  2( 6!) = 2 x 720 = 1440.</p>
<p>Jika kita tuliskan ; (1234567, 1234576, 1234657, &#8230;., 1765432), (2134567, &#8230;, 2765431)</p>
<p style="padding-left:60px;"> Urutan ke- 1           2               3          ke-720       ke-721          1440.</p>
<p>Untuk k = 7 , maka urutan bilangan pada kelompok ke-7, merupakan urutan bilangan ke :</p>
<p>(7 – 1)(7 – 1)! + 1 = 6 x 6! + 1 = 4321  s.d. urutan ke-  7x 6! = 5040.</p>
<p>Urutan bilangan ke- 4321 adalah merupakan suku pertama pada kelompok ke-7 dan merupakan bilangan terkecil dalam kelompoknya yaitu, 7123456 dan urutan ke- 5040 adalah bilangan terbesar dalam kelompoknya yaitu 7654321 .</p>
<p>Selanjutnya kita harus menentukan urutan bilangan ke- 4391.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena  4321 &lt; 4391 &lt; 5040 , maka bilangan urutan ke- 4391 adalah bilangan dengan digit pertama 7 , dengan demikian kita harus mengurutkan sebanyak (4391 – 4320) = 71 bilangan secara naik mulai dari bilangan <strong>712</strong> 3456.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kita tulis satu persatu tentu pekerjaan ini, hanya menyita waktu dan pikiran.</p>
<p style="text-align:justify;">Perhatikan banyaknya bilangan dengan 3 digit pertama <strong>712</strong> xxxx , sebanyak 4! = 24.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedangkan 72 = 3 x 24, dengan demikian urutan bilangan ke-(4320 + 3&#215;24)=4392  adalah bilangan terbesar dengan 3 digit pertama <strong>714</strong> xxxx,  yaitu <strong>714 6532 </strong>.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jadi, bilangan urutan ke- 4391</strong>  adalah <strong> satu bilangan sebelumnya yaitu, 714 6523.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jika anda dapat memahami uraian tersebut, maka urutan bilangan berapapun dalam rentang(1 – 5040) untuk soal ini, dapat kita tentukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari soal yang sama, berapakah  bilangan urutan ke- 2503 ?</p>
<p style="text-align:justify;">Jawab :</p>
<p style="text-align:justify;">Sebaiknya anda coba kerjakan dulu ! lalu lihat pembahasan ..<!--more--></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk k=4 ,  urutan bilangan kelompok ke-4 adalah urutan ke:</p>
<p style="text-align:justify;">3 x 6! + 1 = 2161 s.d.   4(6!) = 2880 , karena   2161 &lt; 2503 &lt; 2880 , maka  bilangan urutan ke-2503  merupakan bilangan dengan digit pertama 4.</p>
<p style="text-align:justify;">Langkah selanjutnya kita hitung urutan ke-berapa dari urutan ke- 2161.</p>
<p style="text-align:justify;">2503 – 2160 = 343, jadi  urutan ke-2503 merupakan urutan ke-343 mulai dari bilangan ke-2161.</p>
<p style="text-align:justify;">Bilangan urutan ke-2161  adalah bilangan terkecil dalam kelompok ke-4 yaitu, <strong>4</strong> 123567.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita ketahui bahwa, 343 = 2 x 120 + 4 x 24 + 1 x 6 + 1</p>
<p style="text-align:justify;">Bilangan urutan ke- 2161  adalah  4 123567, maka bilangan urutan ke- (2160 + 2 x 120)=2400 adalah bilangan terbesar  dengan dua digit pertama 42xxxxx , yaitu 42 76531.</p>
<p style="text-align:justify;">Sehingga bilangan urutan ke-(2400 + 1) = 2401 adalah bilangan terkecil dengan dua digit pertama  43 xxxxx yaitu, <strong>43</strong> 12567 . Selanjutnya  bilangan urutan ke- (2400+ 4&#215;24) = 2496 , adalah bilangan terbesar dengan tiga digit pertama <strong> 436</strong> xxxx , yaitu  <strong>436 7521 , </strong>dengan demikian  bilangan urutan  ke- 2497 adalah bilangan  terkecil dengan tiga digit pertama <strong>437</strong> xxxx, yaitu  437 1256.</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya bilangan urutan ke (2496 + 6) = 2502  adalah bilangan terbesar dengan empat digit pertama <strong>4371</strong>xxx , yaitu <strong> </strong>4371 652.</p>
<p><strong>Jadi, bilangan urutan ke-2503 adalah bilangan terkecil untuk empat digit pertama 4372 xxx  yaitu  4372 156 . </strong></p>
<p>Simpulan:</p>
<ul>
<li>sebelum menjawab soal, pahami soal dan temukan terlebih dahulu konsep apa yang berkaitan dengan soal, untuk soal ini konsep barisan bilangan.</li>
<li>memecahkan soal yang menanyakan bilangan besar, mulailah dari hal yang sederhana; meningkat ke hal yang lebih kompleks.</li>
<li>gunakan sedikit triks agar memudahkan dalam menemukan pola bilangan.</li>
<li>temukan kata kunci yang berkaitan dengan soal yang ditanyakan dalam hal ini urutan bilangan, lalu coba  menyimpulkan dengan merumuskan, kemudian gunakan untuk menjawab persoalan sebenarnya.</li>
</ul>
<p align="center">Semoga dapat dipahami&#8230;</p>
<br />Filed under: <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/aljabar/'>ALJABAR</a>, <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/bahas-soal/'>BAHAS SOAL</a>, <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/teori-bilangan/'>TEORI BILANGAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deni11math.wordpress.com/2849/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deni11math.wordpress.com/2849/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deni11math.wordpress.com/2849/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deni11math.wordpress.com/2849/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deni11math.wordpress.com/2849/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deni11math.wordpress.com/2849/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deni11math.wordpress.com/2849/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deni11math.wordpress.com/2849/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deni11math.wordpress.com/2849/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deni11math.wordpress.com/2849/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deni11math.wordpress.com/2849/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deni11math.wordpress.com/2849/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deni11math.wordpress.com/2849/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deni11math.wordpress.com/2849/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2849&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deni11math.wordpress.com/2011/12/17/bilangan-7-digit-berurutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84ff14288a2ff47d49d95f158f710a0d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deni11math</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/12/image001.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kotak Perhitungan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Informasi Kompetisi Mat PASIAD 2011</title>
		<link>http://deni11math.wordpress.com/2011/11/23/informasi-kompetisi-mat-pasiad-2011/</link>
		<comments>http://deni11math.wordpress.com/2011/11/23/informasi-kompetisi-mat-pasiad-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 15:43:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deni11math</dc:creator>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Waktu Kompetisi Matematika PASIAD 2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deni11math.wordpress.com/?p=2832</guid>
		<description><![CDATA[Kalau tidak salah, seleksi Kompetisi Matematika PASIAD  tingkat Kota diselenggarakan awal Desember 2011, sabtu tanggal 10 Desember 2011. Informasi dan pendaftaran di Dinas Pendidikan Kab/kota masing-masing. So, persiapkan diri anda siswa SMP calon peserta kompetisi sejak dini, jika anda bisa memahami pembahasan soal-soal PASIAD tingkat Nasional, insyaallah  You are the Champion. Selamat bertarung adu logika, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2832&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kalau tidak salah, seleksi Kompetisi Matematika PASIAD  tingkat Kota diselenggarakan awal Desember 2011, sabtu tanggal 10 Desember 2011. Informasi dan pendaftaran di Dinas Pendidikan Kab/kota masing-masing.</p>
<p style="text-align:justify;">So, persiapkan diri anda siswa SMP calon peserta kompetisi sejak dini, jika anda bisa memahami pembahasan soal-soal PASIAD tingkat Nasional, insyaallah  You are the Champion. Selamat bertarung adu logika, kecepatan n ketepatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika anda seorang muslim, selain berlatih soal ada tips dari Rasullullah SAW yang menjamin  pikiran anda jernih alias cerdas/ smart.</p>
<p style="text-align:justify;">Hendaklah anda rajin shoum (puasa) sunnah, seperti shoum senin &#8211; kamis, jauhi makanan yang haram berikut sumbernya, hendaklah rajin shalat malam (shalatul lail atau tahajjud), hendaklah rajin tadarus Qur&#8217;an ( mengkaji Al-Qur&#8217;an) dan mengamalkan sekemampuan kita (masta&#8217;tha&#8217;tum), hendaklah rajin bersiwaq (menggosok gigi) setiap mau shalat.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika amalan tersebut  semuanya bisa diamalkan, tentu dampaknya akan sangat luar biasa, diatas  rata-rata kemampuan  manusia kebanyakan, walaupun hanya sebagian  saja rasakan jernihnya pikiran anda, coba anda buktikan sendiri&#8230; Ingatlah  Rasulullah SAW  seorang yang multi tallent , salah satu karakteristik beliau adalah orang yang pathonah (cerdas).</p>
<p style="text-align:justify;">Seorang siswa puteri SMA dari Madura Jawa Timur menjadi juara Olimpiade Matematika Tingkat Dunia di India beberapa waktu yang lalu, ternyata dia seorang wanita berjilbab yang sehari-harinya rajin tadarus qur&#8217;an dan amalan sholeh lainnya. Jadi dilam pandangan saya dia wanita yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual saja, tetapi kecerdasasan spiritual juga ikut melekat, karena jernihnya bathin hati kita menghasilkan jernihnya pikiran kita . Saat mengikuti  pelatihan di klinik Matematika Bogor pun begitu mudah dia serap materi pembelajaran yang diberikan begitu kata pembimbingnya, hingga dia dapat meraih 4 medali emas , suatu prestasi yang luar biasa untuk siswa setingkat SMA  hingga mengharumkan nama bangsa Indonesia. Subhanallah&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga terinspirasi dan termotivasi &#8230;.</p>
<br />Filed under: <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/umum/'>UMUM</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deni11math.wordpress.com/2832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deni11math.wordpress.com/2832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deni11math.wordpress.com/2832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deni11math.wordpress.com/2832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deni11math.wordpress.com/2832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deni11math.wordpress.com/2832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deni11math.wordpress.com/2832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deni11math.wordpress.com/2832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deni11math.wordpress.com/2832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deni11math.wordpress.com/2832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deni11math.wordpress.com/2832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deni11math.wordpress.com/2832/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deni11math.wordpress.com/2832/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deni11math.wordpress.com/2832/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2832&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deni11math.wordpress.com/2011/11/23/informasi-kompetisi-mat-pasiad-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84ff14288a2ff47d49d95f158f710a0d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deni11math</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pembahasan Soal Matematika PASIAD Ke-6 Final 2010</title>
		<link>http://deni11math.wordpress.com/2011/11/20/pembahasan-soal-matematika-pasiad-ke-6-final-2010/</link>
		<comments>http://deni11math.wordpress.com/2011/11/20/pembahasan-soal-matematika-pasiad-ke-6-final-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Nov 2011 17:59:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deni11math</dc:creator>
				<category><![CDATA[ALJABAR]]></category>
		<category><![CDATA[BAHAS SOAL]]></category>
		<category><![CDATA[GEOMETRI]]></category>
		<category><![CDATA[TEORI BILANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBAHASAN SOAL MATEMATIKA PASIAD KE-VI SE-INDONESIA]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBAHASAN SOAL MATEMATIKA PASIAD VI SMP FINAL 2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deni11math.wordpress.com/?p=2723</guid>
		<description><![CDATA[Pembahasan Kompetisi Matematika PASIAD se-lndonesia VI Tingkat SMP Babak Final Pembahasan ini menurut cara penulis sebatas pengetahuan yang ada di benak, tentu yang legal pembahasan dari pembuat soal PASIAD.  Pembahasan ini hanya sarana penulis berlatih dan berbagi untuk mereka penggemar matematika, dan siswa yang merasa kesulitan dalam menjawab soal-soal yang tidak rutin. Tentu banyak jalan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2723&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Pembahasan Kompetisi Matematika PASIAD se-lndonesia VI</p>
<p align="center">Tingkat SMP Babak Final</p>
<p style="text-align:justify;" align="center">Pembahasan ini menurut cara penulis sebatas pengetahuan yang ada di benak, tentu yang legal pembahasan dari pembuat soal PASIAD.  Pembahasan ini hanya sarana penulis berlatih dan berbagi untuk mereka penggemar matematika, dan siswa yang merasa kesulitan dalam menjawab soal-soal yang tidak rutin. Tentu banyak jalan yang bisa ditempuh dari Surabaya menuju Jakarta, demikian pula lebih dari satu  cara dalam menjawab soal ini. Sebaik-baiknya jawaban adalah pembahasan yang benar dengan cara sendiri. Sebagai pembahas, saya hanya memberikan sedikit dasar teori serta logika berpikir yang mana setiap orang dikaruniai hal itu, tinggal kita membukanya. Jadi jangan pernah terpola dengan satu cara pembahasan.</p>
<p align="center">Selamat menyimak dan semoga bermanfaat !</p>
<p>PEMBAHASAN<span id="more-2723"></span></p>
<p>1.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2725" title="No.1" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/no-1.jpg" alt="" width="523" height="120" /></p>
<p>2.    Diketahui bilangan m  dengan jumlah digit-digitnya 30, maka  m   adalah bilangan kelipatan 3.</p>
<p style="padding-left:30px;">Bilangan  m  terkecil adalah terdiri dari 4 digit.</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika m = 3999 , maka m + 3 = 4002  sehingga jumlah digitnya  4 + 2 = 6</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika m = 9399 , maka m + 3 = 94002  sehingga jumlah digitnya  9 + 4 + 2 = 15</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika m = 9939 , maka m + 3 = 9942  sehingga jumlah digitnya  9 + 9 +4+ 2= 24</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika m = 9993 , maka m + 3 = 9996  sehingga jumlah digitnya  9 + 9 +9+ 6= 33</p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi bilangan  m + 3 , jumlah digitnya  tidak bisa sama dengan  <strong>21</strong> .                       <strong>B</strong></p>
<p>3.    Rubahlah  bilangan  x , y, z,  dan  t  sehingga  berpangkat sama !</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2726" title="image003" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0032.png" alt="" width="173" height="45" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2727" title="image005" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0052.png" alt="" width="173" height="45" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2728" title="image008" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image008.gif" alt="" width="180" height="45" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2729" title="image009" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0092.png" alt="" width="171" height="45" /></p>
<p><img title="image011" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0112.png?w=431&#038;h=42" alt="" width="431" height="42" /></p>
<p>4.    Persoalan ini dapat kita  analogikan  sebagai pertukaran posisi tempat duduk  5 orang, dimana semua orang harus berpindah posisi duduk jika disediakan 5 kursi.</p>
<p><img title="image014" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image014.jpg?w=337&#038;h=69" alt="" width="337" height="69" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk memudahkan perhitungan kita lakukan dalam dua tahap</p>
<p style="padding-left:30px;">Tahap  I.</p>
<p style="padding-left:30px;">Hitung banyaknya susunan untuk  posisi kursi ke-1 dan ke-2, adalah merupakan  permutai 2 unsur dari 5 unsur yang berbeda, yaitu sebanyak ;</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2732" title="image016" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image016.gif" alt="" width="267" height="45" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Tetapi  dari  20 susunan ini terdapat  susunan yang tetap, yaitu AB, AC, AD, AE, CB, DB, dan EB.</p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi, banyaknya susunan untuk  posisi kursi ke-1 dan 2  yang berbeda dan tidak ada yang tetap sebanyak  20 – 7 = 13 susunan, yaitu;  BA, <strong>BC</strong>, <strong>BD</strong>, <strong>BE</strong>, <strong>CA</strong>, CD, CE, <strong>DA</strong>, DC, DE, <strong>EA</strong>, EC, ED,</p>
<p style="padding-left:30px;">Tahap II</p>
<p style="padding-left:30px;">Selanjutnya  dari setiap 13 susunan tersebut, hitung banyaknya susunan untuk posisi kursi ke-3, 4 dan 5 yang berbeda dan tidak ada yang tetap.</p>
<p style="padding-left:30px;">1)      Untuk posisi  kursi ke-1 dan 2 ,  yaitu BA.</p>
<p style="padding-left:30px;">Buatlah  5 petak lalu isi petak  ke-3, ke-4 dan 5 dengan banyaknya kemungkinan orang yang dapat menduduki posisi tersebut.</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2733" title="image018" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image018.jpg" alt="" width="157" height="38" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Kursi ke- 3 kemungkinan dapat diduduki oleh 2 orang  yaitu  D dan E, selanjutnya kursi ke-4 dan ke-5 kemungkinan  dapat diduduk oleh 1 orang, jadi  banyaknya susunan yang berbeda untuk posisi kursi ke-1 dan ke-2,    BA  sebanyak  2 x 1 x 1 = <strong>2 susunan. </strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Yaitu  B A  D E C , dan  B A E C D</p>
<p style="padding-left:30px;">2)      Untuk  posisi kursi ke-1 dan 2 , yaitu  BC</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2734" title="Kasus BC" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image020.jpg" alt="" width="155" height="39" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Maka banyaknya susunan sebanyak   3 x 1 x 1= 3 susunan, yaitu;</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>BC </strong>AED ,  <strong>BC </strong>EAD,   <strong>BC </strong>DEA.</p>
<p style="padding-left:30px;">Banyaknya susunan ini sama untuk posisi kursi ke-1, dan ke-2  yaitu:</p>
<p style="padding-left:30px;">BD, BE, CA,  DA, EA</p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi, banyaknya susunan 6 x 3 = <strong>18</strong> <strong>susunan</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">3)      Untuk  posisi kursi ke-1 dan 2 , yaitu  CD,</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2735" title="Kasus CD" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image022.jpg" alt="" width="175" height="41" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Maka banyaknya susunan sebanyak   2 x 2 x 1= 4 susunan, yaitu;</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>CD </strong>AEB ,  <strong>CD </strong>BEA,   <strong>CD </strong>EAB, CD EBA</p>
<p style="padding-left:30px;">Banyaknya susunan ini sama untuk posisi kursi ke-1, dan ke-2  yaitu: DC, ED, DE, EC, CE.</p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi, banyak susunan sebanyak  <strong>6 x 4 = 24 susunan.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Dengan demikian banyaknya susunan posisi duduk dengan kondisi tidak ada yang tetap adalah sebanyak  <strong>2 + 18 + 24 = 44.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Jadi banyaknya cara yang mungkin  saling memberikan hadiah sebanyak  44  cara.          D </strong></p>
<p>5.     Jumlah  nilai digit angka m = 999 x 9 = (1000 – 1) x 9 = 9000 – 9 = <strong>8.991</strong>    <strong>B</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Cukup mudah.</p>
<p>6.     Rasio  jarak yang ditempuh jarum (jam) dan jarum (menit) yang bergerak selama 3 jam adalah</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2736" title="No.6" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0234.png" alt="" width="199" height="53" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Cukup mudah</p>
<p style="padding-left:30px;"><!--more--></p>
<p>7.     Gunakan  sifat  akar, dan  aljabar.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2737" title="No.7" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image026.gif" alt="" width="574" height="42" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2738" title="PK.1" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0272.png" alt="" width="569" height="42" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2739" title="PK " src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image030.gif" alt="" width="238" height="26" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2740" title="PK...(1)" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image032.gif" alt="" width="305" height="26" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2741" title="PK akar ke-2" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image034.gif" alt="" width="522" height="45" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2742" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image036.gif" alt="" width="239" height="26" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2743" title="PK ...(2)" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image038.gif" alt="" width="302" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Dari persamaan  (1) dan (2), disimpulkan ,bahwa;</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>a = c </strong>,  dan</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>2a + b = &#8211; (b + 2c) </strong> atau  2a + 2b = &#8211; 2c  atau  <strong>a + b = -c </strong>.</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Atau disimpulkan bahwa, b = -2a</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Maka nilai  (a + b + c)<sup>2</sup>             = (-c + c)<sup>2</sup> = 0  , tapi pilihan jawaban ini tidak ada, ubah kebentuk lain</p>
<p style="padding-left:30px;">= (a + b + a)<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">= (2a + b)<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">= 4a<sup>2</sup> + 4ab + b<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">=  4a<sup>2</sup> + 4a(-2a) + b<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">= 4a<sup>2</sup> &#8211; 8a<sup>2</sup> + b<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">=  <strong> b</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong> </strong><strong>– 4a</strong><strong><sup>2</sup></strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong></strong><strong>=   b</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong> </strong><strong>– 4ac                  A</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>8.     Gunakan pemfaktoran  bentuk  selisih dua kuadrat !</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2744" title="Bentuk Selisih dua kuadrat" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image040.gif" alt="" width="331" height="30" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2745" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image042.gif" alt="" width="185" height="30" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2746" title="Jawab akhir No.8" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image044.gif" alt="" width="214" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Cukup  mudah.<!--more--></p>
<p>9.     Sederhanakan  penjumlahan bilangan pecahan bersusun tersebut !</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2747" title="Pecahan bersusun 1" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image046.gif" alt="" width="569" height="68" /></strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2748" title="Jawaban No.9" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image048.gif" alt="" width="509" height="67" /></strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>10.     Diketahui  persegi berukuran  8 x 8</p>
<p style="padding-left:30px;">Ukuran persegi  yang terbentuk adalah</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2749" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image050.gif" alt="" width="86" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Persoalan ini sama dengan berapa banyak cara menempatkan ubin  2 buah persegi (berukuran 2&#215;2) pada petak pesegi  berukuran 4&#215;4. Hal ini sama dengan permutasi 2 unsur  dari 4 unsur yang sama, yaitu sebanyak 4<sup>2</sup> = 2<sup>4</sup> .</p>
<p style="padding-left:30px;">Karena   pewarnaan merah dan biru, merupakan hal yang saling bebas, maka banyaknya cara mewarnai sehingga potongan 2 persegi berwarna biru dan 2 persegi berwarna merah adalah sebanyak =   2<sup>4</sup> x 2<sup>4</sup>  = <strong>2</strong><strong><sup>8</sup></strong>                       <strong>C</strong></p>
<p>11.     Koefisien  hasil perpangkatan bilangan (1 + x)<sup>n</sup>  adalah</p>
<p style="padding-left:30px;"><img title="Koefisien Binomial Newton" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image052.gif?w=117&#038;h=44" alt="" width="117" height="44" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Diketahui bahwa , 4! = 4 x 3 x 2 x 1 = 24.</p>
<p style="padding-left:30px;">Koefisien  terbesar hasil perpangkatan bilangan (1 + x)<sup>n</sup>  adalah  1/24   n (n-1)(n-2)(n-3) , maka</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2751" title="Persamaan Koefisien " src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image054.gif" alt="" width="290" height="44" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Dari  bentuk (A)  tampak  bahwa  r = 4, sehingga  bentuk (A)  dapat ditulis:</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2752" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image056.gif" alt="" width="270" height="44" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image058.gif?w=263&#038;h=44" alt="" width="263" height="44" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Selanjutnya  bentuk (B) periksa nilai  n  yang menghasilkan nilai  yang sama dengan 1/24 n(n-1) (n-2)(n-3) :</p>
<p style="padding-left:30px;">Dipenuhi untuk  n = 7  ;</p>
<p style="padding-left:30px;"> 7!/(7-3)! = 7!/3! = 7 x  6 x 5 x 4 = 1/24   (7 x 6 x 5 x 4)</p>
<p style="padding-left:30px;">
<p style="padding-left:30px;">Jadi , untuk  <strong>n = 7  </strong>diperoleh  koefisien sesuai soal                               <strong>D</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>12.     Banyaknya  bilangan bulat berbeda yang memenuhi y ,</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2756" title="Persamaan nilai mutlak" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image064.gif" alt="" width="136" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Karena  nilai  y  merupakan bilangan bulat, maka dengan mudah dapat kita temukan;</p>
<p style="padding-left:30px;">Nilai  y  maksimum  dicapai jika  nilai dari :</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2757" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image066.gif" alt="" width="276" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2760" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0631.png" alt="" width="572" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Nilai  y  minimum  dicapai jika  nilai dari :</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2761" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0651.png" alt="" width="249" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2762" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0672.png" alt="" width="517" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Sehinnga nilai  y  adalah  -18 ≤ y ≤ 18</p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk  nilai y  bilangan bulat, maka banyaknya  adalah  <strong>37                                   B</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>13.     Banyaknya bilangan  genap antara 1 dan 9 adalah  4, maka banyak siswa laki-laki = 18 – 4 x1 =<strong>14     </strong></p>
<p><strong>          C  </strong>(sangat mudah)</p>
<p>14.     Perhatikan  gambar !</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2764" title="persegi" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image070.png" alt="" width="213" height="208" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Jika  panjang  AK = a , dan   panjang [KP]=[PR]=[RB]= x  , maka</p>
<p style="padding-left:30px;">Luas  persegi APNO – luas persegi AKLM    =  17</p>
<p style="padding-left:30px;">(a + x)<sup>2</sup>            &#8211;           a<sup>2</sup>         =  17</p>
<p style="padding-left:30px;">2ax + x<sup>2</sup>                                   =  17</p>
<p style="padding-left:30px;">x ( 2a + x)                                =  17</p>
<p style="padding-left:30px;">Karena  17  merupakan bilangan <strong>prima,</strong> maka haruslah   <strong>x = 1 </strong>dan  <strong>2a + x = 17</strong>, sehingga diperoleh;</p>
<p style="padding-left:30px;">2a + 1     = 17 ,</p>
<p style="padding-left:30px;">2a           = 16  atau   <strong>a = 8.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi, luas  persegi ABCD =  (a + 3x)<sup>2</sup>  = (8 + 3)<sup>2</sup>  = 11<sup>2</sup> = <strong>121              B.                     </strong></p>
<p>15.     Perhatikan gambar!</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2765" title="Chain" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0711.png" alt="" width="423" height="179" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Tampak pada gambar, tebal rantai 1 cm, dan penambahan panjan  1 gelang rantai adalah</p>
<p style="padding-left:30px;">6 – 2 =  4 cm.</p>
<p style="padding-left:30px;">Ukuran panjang rantai membentuk barisan  aritmetika sebagai berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;">6 , 10 , 14 , …  ,170.</p>
<p style="padding-left:30px;">U<sub>n</sub> = a + ( n &#8211; 1 ) b , dengan  a = 6  ,   b = 4  dan  n banyaknya  gelang rantai, sehingga diperoleh;</p>
<p style="padding-left:30px;">6 +(n &#8211; 1) 4      = 170</p>
<p style="padding-left:30px;">6 + 4 n  &#8211; 4       = 170</p>
<p style="padding-left:30px;">4n        = 170 – 2</p>
<p style="padding-left:30px;">n          = 168/4</p>
<p style="padding-left:30px;">n          = 42</p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi, banyaknya  gelang rantai  adalah  <strong>42.               D</strong></p>
<p>16.     Banyak angka untuk 10 bilangan asli pertama yang ditulis dari kiri ke kanan sebanyak  11 angka.</p>
<p style="padding-left:30px;">Banyak angka untuk bilangan dari 11 s.d. 20  sebanyak  20 angka, dan banyak angka untuk bilangan dari 21 s.d. 30  sebanyak 20 angka.</p>
<p style="padding-left:30px;">Dengan demikian urutan angka ke-50   dari bilangan yang ditulis dari kiri ke kanan adalah  <strong>3  A</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><!--more--></p>
<p>17.     Misalkan  bilangan terbesar yang mungkin  adalah  <strong><em>n</em></strong>,    dengan <strong><em>n </em></strong> bilangan bulat positif.</p>
<p style="padding-left:30px;">Bilangan <strong><em>n</em></strong> terbesar dicapai,   jika  bilangan terkecil dari himpunan bilangan tersebut adalah 1 dan selisih dua bilangan berurutan dari 15 anggota himpunan bilangan itu juga 1, sehingga dapat ditulis:</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2766" title="Aritmetik Mean" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0731.png" alt="" width="184" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2767" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0751.png" alt="" width="215" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2768" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image077.png" alt="" width="132" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2769" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image079.png" alt="" width="161" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi,  bilangan bulat positif  terbesar yang mungkin adalah  <strong>136.                         B</strong></p>
<p>18.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2770" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image081.png" alt="" width="489" height="30" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2771" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image083.png" alt="" width="259" height="30" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2772" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image087.png" alt="" width="271" height="30" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2773" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image089.png" alt="" width="297" height="30" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2774" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image091.png" alt="" width="408" height="30" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2775" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image093.png" alt="" width="151" height="30" /></p>
<p style="padding-left:30px;">=  10<sup>4 </sup>+ 3. 10<sup>2</sup>  + 1</p>
<p style="padding-left:30px;">=  <strong>10.301                                                                        A</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>19.     Berapa banyak pasangan (x, y, z) yang memenuhi persamaan x + y + z = 100, dengan x, y, dan z</p>
<p style="padding-left:30px;">merupakan bilangan bulat positif.</p>
<p style="padding-left:30px;">Persoalan ini  identik dengan  membagikan 100 benda ke dalam 3 kotak  yang diberi nama x , y, dan z  dengan isi setiap kotak paling sedikit 1 benda (karena x, y, z bilangan bulat positif).</p>
<ul style="padding-left:30px;">
<li>Mulailah dari  persoalan yang sederhana, misalkan  x + y + z = 4.</li>
</ul>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;line-height:normal;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Pertama masukan 1 benda ke dalam semua kotak , selanjutnya <strong>sisanya</strong> masukan ke sembarang kotak . Sisa benda adalah 1 yang kemungkinan dapat dimasukan ke dalam kotak x, y, atau z,  , sehingga banyaknya kemungkinan sebanyak <strong>3</strong></span><strong></strong><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">. </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;line-height:normal;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Pasangan nilai (x, y, z) yang memenuhi adalah (1, 1, 2) , (2, 1, 1) , (1, 2, 1) ,.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;line-height:normal;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Dengan demikian banyaknya pasangan (x, y, z) sebanyak <strong>3</strong>.</span></p>
<ul style="padding-left:30px;">
<li>Lanjutkan untuk  x + y + z = 6</li>
</ul>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Pasangan nilai (x, y, z) yang memenuhi adalah (1, 1, 4) , (1, 4, 1) , (4, 1, 1), (2, 2, 2), (1, 3, 2),</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">(1, 2, 3), (3, 1, 2), (3, 2, 1), , (2, 1, 3), (2, 3, 1)  sebanyak  10 pasang.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Jika kita rumuskan, untuk  soal;  x + y + z = 4 , diperoleh sebanyak 3 pasang</span></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2776" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image095.png" alt="" width="261" height="45" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Perhatikan, 4 adalah jumlah bilangannya, 3 banyaknya variable (kotak).</p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk  soal;  x + y + z = 6 , diperoleh sebanyak 10 pasang.</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2777" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image097.png" alt="" width="347" height="45" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Secara umum  dapat kita rumuskan:</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;line-height:normal;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Akibat langsung  dari syarat bahwa, isi setiap kotak paling sedikit 1 benda adalah sedikitnya terdapat 2 kotak berisi jumlah benda yang sama. Ok?</span></p>
<p style="padding-left:30px;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Banyaknya permutasi<strong> n</strong> unsur berbeda dengan  satu unsur yang sama muncul sebanyak  <strong>s</strong> kali.</span></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2778" title="Permutasi n unsur dengan s unsur yang sama" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image099.png" alt="" width="196" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Mengitung banyaknya semua kemungkinan cara membagikan sejumlah <strong>n</strong> benda  ke dalam  <strong>k</strong>  kotak dengan isi setiap kotak paling sedikit 1 benda,   yaitu:</p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;line-height:normal;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Langah pertama, masukan 1 benda ke dalam setiap kotak, sisanya sebanyak (n – k ) benda. Selanjutnya sisanya sebanyak (n – k) benda tersebut  dibagikan ke sembarang kotak.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;line-height:normal;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Banyaknya kemungkinan,  sama dengan menghitung banyaknya permutasi dari (n – k). </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;line-height:normal;"><img class="alignnone size-full wp-image-2779" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image100.png" alt="" width="266" height="109" /></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;line-height:normal;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Dengan trik menyisipkan angka 1 sebagai pemisah dari sejumlah  <strong>k</strong>  kotak, sehingga terdapat sebanyak <strong>(k – 1) angka satu yang sama</strong>, maka banyaknya kemungkinan merupakan  permutasi  (n – k) benda dari  (n – k  + k – 1 )= (n – 1) benda berbeda,  dengam jumlah unsur yang sama sebanyak (k – 1) (yaitu angka 1 sebagai pemisah). <strong> </strong></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;line-height:normal;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">   Sehingga permutasi tersebut dapat ditulis sebagai berikut:</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;line-height:normal;"><img class="alignnone size-full wp-image-2780" title="Permutasi dgn (k-1) unsur sama" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image102.png" alt="" width="184" height="49" /></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Hasil perhitungan ternyata sama dengan   kombinasi  (k – 1) unsur dari  (n – 1) unsur berbeda.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;"><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Jadi , untuk  n = 100  dan  k = 3 , diperoleh:   </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;"><img class="alignnone size-full wp-image-2781" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image104.png" alt="" width="617" height="44" /></p>
<p style="padding-left:30px;">=4900 – 49 = <strong>4.851        C</strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;"><strong><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Gunakan rumus tersebut untuk menentukan banyaknya penyelesaian yang merupakan bilangan bulat positif dari sebuah persamaan yang berjumlah <em>n</em> dan  terdiri dari  k  variable (k </span></strong><strong><span style="font-family:Symbol;">&gt;</span></strong><strong><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">1 ).</span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">x</span></strong><strong><sub><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:'Palatino Linotype',serif;">1</span></sub></strong><strong><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;"> + x</span></strong><strong><sub><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:'Palatino Linotype',serif;">2</span></sub></strong><strong><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;"> + ….+ x</span></strong><strong><sub><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:'Palatino Linotype',serif;">k</span></sub></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:'Palatino Linotype',serif;"> = n</span></strong></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1cm;text-align:left;" align="left"><strong><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;">Jika  x</span></strong><strong><sub><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:'Palatino Linotype',serif;">1</span></sub></strong><strong><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;"> + x</span></strong><strong><sub><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:'Palatino Linotype',serif;">2</span></sub></strong><strong><span style="font-family:'Palatino Linotype',serif;"> + ….+ x</span></strong><strong><sub><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:'Palatino Linotype',serif;">k</span></sub></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:'Palatino Linotype',serif;">   anggota bilangan bulat tidak negatif, maka banyaknya penyelesaian adalah sebanyak:</span></strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2782 aligncenter" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image106.png" alt="" width="92" height="47" /></p>
<p>20.     Berapakah banyaknya nilai  x  yang memenuhi  persamaan nilai mutlak berikut;</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2783" title="Nilai mutlak" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image108.png" alt="" width="167" height="28" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2784" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image110.png" alt="" width="553" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Kedua ruas persaman (2) dikuadratkan diperoleh;</p>
<p style="padding-left:30px;">p<sup>2</sup> – 2 p + 1 = 4</p>
<p style="padding-left:30px;">p<sup>2</sup> – 2 p – 3 = 0</p>
<p style="padding-left:30px;">(p – 3)(p + 1) = 0 ,  maka  nilai  p = 3 (yang memenuhi, karena p tidak negatif)</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2785" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image112.png" alt="" width="360" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi, banyaknya nilai x yang memenuhi  adalah sebanyak   <strong>2              C</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>21.     Perhatikan  gambar !</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2786" title="Triangle" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image113.png" alt="" width="124" height="112" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Hitunglah banyaknya segitiga dan persegi lalu hitung selisihnya !</p>
<p style="padding-left:30px;">Banyaknya segitiga 10, sedangkan  banyaknya persegi di dalam segitiga besar adalah 7.</p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi, jumlah  segitiga berlebih dari jumlah kotak persegi yang ada dalam segitiga besar adalah <strong>3</strong>.          <strong>C  mudah</strong></p>
<p>22.     Letak  median (nilai tengah)</p>
<p style="padding-left:30px;">Berdasarkan  informasi soal  urutan ke-50  merupakan nilai di tengah-tengah dari sekumpulan data terurut yang berjumlah ganjil.</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika  n  adalah  jumlah  siswa  peserta kompetisi PASIAD maka</p>
<p style="padding-left:30px;">1/2 (n + 1)  =  50</p>
<p style="padding-left:30px;">n +1    = 100 , maka  n = 99.</p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi,  jumlah  siswa  peserta kompetisi adalah  <strong>99</strong>                 <strong>C</strong></p>
<p>23.     Berapakah banyaknya bilangan bulat positif yang memenuhi pertidaksamaan;</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2787" title="pertidaksamaan" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image115.png" alt="" width="169" height="30" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Jika ketiga ruas  dikuadratkan, diperoleh ,    2000<sup>2</sup>  &lt;  n (n + 1) &lt;  2005<sup>2</sup>  , maka</p>
<p style="padding-left:30px;">bilangan bulat positif  <strong>n</strong>   yang memenuhi  adalah 2000, 2001, 2002, 2003, dan 2004.</p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi  sebanyak  <strong>5                       A  (mudah)</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> <!--more--></strong></p>
<p> 24.    Sistem Persamaan Linear  3 variabel</p>
<p style="padding-left:30px;">Diketahui;</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2788" title="SPLTV" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image117.png" alt="" width="468" height="60" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Dari persamaan (1), diperoleh   a = 7 – (b +c) ,    b = 7 – (a+c)  , dan  c = 7 – (a+b), substitusi ke soal yang ditanyakan , sehingga dapat ditulis :</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2790" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image119.png" alt="" width="471" height="43" /></p>
<p style="padding-left:240px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2791" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image121.png" alt="" width="229" height="42" /></p>
<p style="padding-left:270px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2792" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image123.png" alt="" width="82" height="42" /></p>
<p style="padding-left:270px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2793" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image125.png" alt="" width="135" height="42" /></p>
<p>25.     Jika  suku ke-n  dari bilangan tersebut  adalah U<sub>n</sub> , maka     U<sub>n</sub> = 2 U<sub>n-</sub><sub>1</sub> + a</p>
<p style="padding-left:30px;">U<sub>6</sub> = 70   dan   U<sub>9</sub> = 609.</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2794" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image127.png" alt="" width="234" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2795" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image129.png" alt="" width="420" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2796" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image131.png" alt="" width="286" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2797" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image133.png" alt="" width="294" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2800" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image137.png" alt="" width="369" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2799" title="image139" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image139.png" alt="" width="218" height="26" /></p>
<p>26.     Soal  SPLDV</p>
<p style="padding-left:30px;">Misalkan jumlah  mahluks  Plouks = x , dan jumlah mahluk Zuves = y , maka diperoleh persamaan;</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2798" title="Eliminasi y" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image140.png" alt="" width="272" height="98" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><!--more--></p>
<p>27.     Berapa banyaknya bilangan 8 digit (a<sub>1</sub> a<sub>2</sub> a<sub>3 </sub>… a<sub>8</sub>)  yang terdiri dari angka 0 atau 1 dimana , a<sub>1</sub>=1</p>
<p style="padding-left:30px;">dan memiliki  sifat:   a<sub>1</sub> + a<sub>3</sub>  + a<sub>5</sub> + a<sub>7</sub>   = a<sub>2</sub> + a<sub>4</sub>  + a<sub>6</sub> + a<sub>8</sub> . (dengan kata lain jumlah angka pada urutan ganjil sama dengan jumlah angka pada urutan genap).</p>
<p style="padding-left:30px;">Langkah pertama  buatlah  8 petak kemudian isi dengan  angka 1 atau 0 , hitung banyaknya susunan yang mungkin untuk 2 keadaan yang bebas yaitu untuk angka urutan ganjil dan untuk  angka pada urutan genap, mulai  dengan jumlah angka  8 digit tersebut yang mungkin yaitu 2, 4, 6 , dan 8.</p>
<ol style="padding-left:30px;">
<li>Untuk jumlah angka-angkanya = 2, maka jumlah angka-angka pada urutan ganjil dan genap sama yaitu 1.</li>
</ol>
<p style="padding-left:30px;">Untuk urutan ganjil  hanya ada 1 susunan (karena a1=1).</p>
<p style="padding-left:30px;">Sedangkan untuk  urutan genap.</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2801" title="Urutan genap" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image141.png" alt="" width="200" height="176" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Sebanyak 4 susunan.</p>
<p style="padding-left:30px;">Banyaknya susunan ini merupakan permutasi  <strong>n</strong>  unsur (dengan <strong>k</strong> unsur yang sama  muncul sebanyak <strong>r</strong><sub>1</sub>,…,<strong>r</strong><strong><sub>k</sub></strong> dimana k ≤ n ) .</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2802" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image143.png" alt="" width="272" height="45" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk urutan angka ganjil  cukup dihitung dari urutan ke-3, 5, dan 7 karena urutan ke-1 tetap.</p>
<p style="padding-left:30px;">Dari tiga digit hanya  terdiri dari 3 angka 0 ,    sehingga banyaknya susunan sebanyak;</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2803" title="permutasi" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image145.png" alt="" width="40" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk urutan genap:</p>
<p style="padding-left:30px;">Dari 4 unsur  tersebut terdapat sebanyak 1 angka 1 dan sebanyak 3 angka 0 yang sama, maka banyaknya permutasi adalah</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2804" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image147.png" alt="" width="96" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Karena  dua hal ini merupakan  kasus yang <strong>saling bebas</strong>, maka banyaknya susunan bilangan dengan jumlah angka-angkanya =2 adalah  sebanyak  <strong>1 x 4 = 4</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong>2).    Untuk jumlah angka-angkanya = 4</p>
<p style="padding-left:30px;">Jumlah angka untuk urutan ganjil  = 2 , Cukup dihitung dari urutan  ke-3 , 5, dan 7   karena urutan ke-1  tetap dan banyaknya susunan sebanyak :</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone wp-image-2806" title="image148" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image148.png?w=40&#038;h=42" alt="" width="40" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2808" title="susunan bilangan" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image150.png" alt="" width="159" height="93" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk urutan genap, terdapat sebanyak 2 angka 1 dan sebanyak 2 angka 0, sehingga banyaknya susunan yang mungkin sebanyak;</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2809" title="permutasi" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image152.png" alt="" width="203" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Dengan demikian banyaknya  susunan bilangan yang mungkin sebanyak  <strong>3 x 6 =  18</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p style="padding-left:30px;">3).    Untuk jumlah angka-angkanya = 6</p>
<p style="padding-left:30px;">Jumlah angka untuk urutan ganjil  = 3  dan banyaknya susunan:</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone wp-image-2806" title="image148" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image148.png?w=40&#038;h=42" alt="" width="40" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk urutan genap:</p>
<p style="padding-left:30px;">Terdapat  sebanyak 3 angka 1 dan sebanyak 1 angka 0, sehingga banyaknya susunan bilangan yang mungkin sebanyak:</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone wp-image-2810" title="permutasi" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image154.png?w=40&#038;h=42" alt="" width="40" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Dengan demikian banyaknya susunan bilangan yang mungkin sebanyak  3 x 4 = <strong>12</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p style="padding-left:30px;">4).   Untuk jumlah angka-angkanya = 8 , hanya ada 1 susunan yaitu, 11111111</p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi, banyaknya susunan bilangan yang terdiri dari 8 digit dengan sifat tersebut adalah sebanyak</p>
<p style="padding-left:30px;">4 + 18 + 12 + 1 = <strong>35                  B</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>28.    Diketahui  a  dan  b  adalah pecahan  biasa.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2811" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image156.png" alt="" width="609" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;">x dan  y  merupakan  deret geometri konvergen tak hingga (infinity)  dengan  jumlah  S :</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2813" title="Jumlah barisan tak hingga" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image158.png" alt="" width="471" height="41" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Sehingga  x dan y  dapat dinyakan sebagai berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2812" title="Bentuk ekplisit dari a dan b" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image160.png" alt="" width="453" height="45" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2814" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image162.png" alt="" width="585" height="60" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>29.     Nilai  n  bilangan bulat positif yang memenuhi persamaan  888 x 111 = 2 (2n)<sup>2</sup><sub>  </sub>adalah …</p>
<p style="padding-left:30px;">888 x 111 = 2 (2n)<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">888 x 111 = 2 (4n<sup>2</sup>)</p>
<p style="padding-left:30px;">8 x 111 x 111 = 8 n<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">8 x 111 x 111 = 8 .  n . n  , maka  <strong>n = 111                                D</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>30.     Diketahui  :   ppp  adalah bilangan tiga digit, dan  qr , kr  adalah bilangan dua digit.</p>
<p style="padding-left:30px;">Berapakah  p + q + r + k = …?</p>
<p style="padding-left:30px;">Karena   <em>ppp = qr . kr  , maka dapat ditulis:</em></p>
<p style="padding-left:30px;">p(111)             = (10q + r)(10k + r)</p>
<p style="padding-left:30px;">3p(37) = (10q + r)(10k + r)</p>
<p style="padding-left:30px;">Karena  37  bilangan prima, maka  haruslah 10k + r = 37, sehingga diperoleh  <strong>k = 3,</strong> dan <strong>r= 7</strong>.</p>
<p style="padding-left:30px;">3p = 10q + 7 ,   karena   <strong>3p</strong> adalah bilangan kelipatan 3 yang angka satuannya 7, maka</p>
<p style="padding-left:30px;">haruslah  3p = 27 , sehingga <strong> p = 9</strong> , dan <strong>q = 2.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi,  p + q + r + k = 9 + 2 + 7 + 3 = <strong>21                       C</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>31.     Diketahui: <strong> abac</strong> adalah bilangan kuadrat dari bilangan dua digit  <strong>rs</strong>, maka dapat ditulis</p>
<p style="padding-left:30px;">a.10<sup>3</sup> + b.10<sup>2</sup> + a.10 + c  = (10r + s)<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">10a . 10<sup>2</sup> + b.10<sup>2</sup> + a.10 + c =  r<sup>2</sup>.10<sup>2</sup> + 2 r. s .10 + s<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">(10a + b).10<sup>2</sup> + a.10 + c  = r<sup>2</sup>.10<sup>2</sup> + 2. r .s . 10 + s<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">Dari persamaan ini diperoleh  ,  <strong> r</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong> = 10a + b</strong> ,  tampak bahwa <strong>r</strong><strong><sup>2</sup></strong> menghasilkan  bilangan puluhan, maka haruslah  <strong>r </strong><strong>≥</strong><strong> 4</strong> , selanjutnya   coba dan periksa dalam menentukan nilai  <strong>s</strong>.</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika  r= 4 , dan  s = 1  ,maka   41<sup>2</sup> = 1681  ≠ abac</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika  r= 4 , dan  s = 2  ,maka   42<sup>2</sup> = 1764 ≠ abac</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika  r= 4 , dan  s = 3  ,maka   43<sup>2</sup> = 1849 ≠ abac</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika  r= 4 , dan  s = 4  ,maka   44<sup>2</sup> = 1936 ≠  abac</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika  r= 4 , dan  s = 5  ,maka   <strong>45</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong> = 2025 </strong>= abac</p>
<p style="padding-left:30px;">Tampak bahwa, <strong>45</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong> = 2025  </strong>berbentuk  <strong>abac , </strong>sehingga <strong> a = 2</strong> ,<strong> b = 0</strong>, dan <strong>c = 5.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Selanjutnya  periksa apakah <strong>3136 </strong>merupakan bilangan kuadrat dari bilangan dua digit.</p>
<p style="padding-left:30px;">Fakta bahwa <strong>56</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong> = 3136.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Jadi,  a + b + c = 2 + 0 + 5 = 7   D</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> <!--more--></strong></p>
<p>32.     Diketahui:   x<sub>1</sub>, x<sub>2</sub>, x<sub>3</sub> , …., x<sub>n</sub><sub>   </sub>adalah  suku-suku barisan bilangan berupa bilangan bulat positif</p>
<p style="padding-left:30px;">yang tidak lebih dari  2001.</p>
<p style="padding-left:30px;">Berapakah  nilai n  maksimun yang bisa diperoleh?</p>
<p style="padding-left:30px;">Jawab:</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2815" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image164.png" alt="" width="407" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;">n  adalah banyaknya suku-suku barisan bilangan tersebut.</p>
<p style="padding-left:30px;">Karena suku-suku barisan bilangan tersebut bilangan bulat positif dan tidak lebih dari 2001,  agar n  bisa didapat maksimum, maka  dapat kita tentukan :</p>
<p style="padding-left:30px;">x<sub>1</sub> = 1 ,  x<sub>2</sub> = 2001,  x<sub>3 </sub>= 2000 , dan    , x<sub>n</sub> = 1</p>
<p style="padding-left:30px;">sehingga diperoleh barisan:</p>
<p style="padding-left:30px;">1 , 2001,  2000, 1, 1999, 1998, 1, 1997, 1996, ….., 3, 2, 1,  1</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika kita perhatikan susunanya, tampak  barisan ini merupakan  barisan bilangan berurutan yang disisipkan angka 1, di setiap dua suku.</p>
<p style="padding-left:30px;">Selanjutnya  hitung banyaknya  angka 1 yang disisipkan.</p>
<p style="padding-left:30px;">Banyaknya angka 1 yang disisipkan di setiap dua suku = ½ x 2000 -1 = 999</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2816" title="barisan yang disisipi angka 1" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image165.png" alt="" width="419" height="75" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Banyaknya suku barisan bilangan tersebut  sebanyak  2000 + 999 + 3 = <strong>3002  suku.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Jadi, nilai  n   maksimum yang bisa di dapat adalah  3002                        B</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>33.     Yang bukan merupakan  pasangan bilangan Pythagoras adalah  (6, 17, 18)</p>
<p style="padding-left:30px;">Karena  18<sup>2</sup> ¹ 6<sup>2 </sup>+ 17<sup>2    </sup>  <strong>D    </strong></p>
<p style="padding-left:30px;">(hapalan Tripel Pythagoras sangat membantu dalam menjawab soal ini)</p>
<p>34.     Diketahui:  f(x)  suatu fungsi pada bilangan bulat sehingga  f(2011) = 2020 dan</p>
<p style="padding-left:30px;">f(x+1) = 2.f(x) – 2004.</p>
<p style="padding-left:30px;">Berapakah  f(2010) = …?</p>
<p style="padding-left:30px;">Jawab:</p>
<p style="padding-left:30px;">f(2011) = 2.f(2010) – 2004</p>
<p style="padding-left:30px;">2020    = 2 . f(2010) – 2004</p>
<p style="padding-left:30px;">f(2010) = 1/2 (2020 + 2004)</p>
<p style="padding-left:30px;">f(2010) = 1010 + 1002 = <strong>2012                        B   (mudah) </strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>35.     Misalkan  nilai  awal  yang diberikan  adalah  <strong>a ,  </strong>dan  X<sub>0</sub> = 2a &#8211; 1</p>
<p style="padding-left:30px;">Karena  perhitungannya berulang , Jika <strong>X</strong><strong><sub>i</sub></strong> menyatakan pengulangan <strong>ke-i</strong> , maka   perhitungannya dapat kita rumuskan sbb:</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2817" title="Rumus Rekursif" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image167.png" alt="" width="192" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Selanjutnya tentukan  X<sub>1</sub> , X<sub>2</sub> , dan X<sub>98 </sub>.  Karena rekursif maka terbentuk suatu pola.</p>
<p style="padding-left:30px;">Perhatikan  polanya !</p>
<p style="padding-left:30px;">X<sub>1</sub> = 2 X<sub>0</sub> – 1  = 2(2a – 1) – 1 = 4a – 3 = 4a – 4 + 1 = 4 (a – 1) + 1       = 2<sup>2</sup> (a – 1) + 1</p>
<p style="padding-left:30px;">X<sub>2</sub> = 2 X<sub>1</sub> – 1  = 2(4a – 3) – 1  = 8a – 7 = 8a – 8 + 1 =  8 (a – 1) + 1     = 2<sup>3</sup> (a – 1) + 1</p>
<p style="padding-left:30px;">.                                                                                                    .</p>
<p style="padding-left:30px;">.                                                                                                    .</p>
<p style="padding-left:30px;">.                                                                                                    .</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>X</strong><strong><sub>98</sub></strong><sub>                                                             </sub>                                                = <strong>2</strong><strong><sup>99</sup></strong><strong> (a – 1) + 1</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Diketahui , <strong>X</strong><strong><sub>98</sub></strong><strong> </strong><strong>             = 2</strong><strong><sup>100</sup></strong><strong>  + 1</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">2<sup>99</sup> (a – 1) + 1  = 2<sup>100</sup>  + 1</p>
<p style="padding-left:30px;">2<sup>99</sup> (a – 1)        = 2<sup>100</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">2<sup>99</sup> (a – 1)        = 2<sup>99</sup> .  2<sup>1</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">(a – 1) =   2</p>
<p style="padding-left:30px;"><sup>                     </sup>    <strong>a     </strong>=   2 + 1 = <strong>3</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi,  nilai  awal yang diberikan  adalah   <strong>3               C</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> <!--more--></strong></p>
<p>36.     Perhatikan  gambar !</p>
<p><img class="wp-image-2818 aligncenter" title="Garis Singgung Lingkaran" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image168.png?w=172&#038;h=150" alt="" width="172" height="150" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Diketahui:  besar sudut  AQB = 2 x besar sudut COD.</p>
<p style="padding-left:30px;">Talibusur  AC dan BD berpotongan di Q, maka  sudut  AQB  adalah sudut dalam lingkaran, sehingga</p>
<p style="padding-left:30px;">Besar  sudut AQB             = 1/2  (besar sudut AOB + besar sudut COD)</p>
<p style="padding-left:30px;">2 x besar sudut COD        = 1/2  ( 180<sup>0</sup> +  besar sudut COD)</p>
<p style="padding-left:30px;">4 x besar sudut COD        =  180<sup>0</sup> + besar sudut COD</p>
<p style="padding-left:30px;">3 x besar sudut COD        =  180<sup>0</sup></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>besar sudut COD</strong>           =  180<sup>0</sup> / 3 = <strong>60<sup>0</sup></strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Perhatikan  segitiga ODP  siku-siku di  D . (karena PD  adalah garis singgung dan O pusat lingkaran)</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Karena  segitiga  ODP  dan segitiga  OCP  <strong>kongruen</strong>, <strong>besar sudut COD = 60<sup>0</sup> </strong>, maka</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>besar sudut DOP = 30<sup>0</sup>, </strong>sehingga <strong>panjang DP = 1/2  OP .</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Berdasarkan teorema Pythagoras;</p>
<p style="padding-left:30px;">OP<sup>2</sup>          = OD<sup>2</sup> + PD<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">OP<sup>2</sup>          = OD<sup>2</sup> + (1/2 OP)<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">OP<sup>2</sup>          = 1<sup>2</sup> + 1/4 OP<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;">3/4 OP<sup>2</sup>    = 1</p>
<p style="padding-left:30px;">OP<sup>2</sup>         = 4/3<br />
<strong></strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2819" title="Panjang OP" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image170.png" alt="" width="206" height="61" /></strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>37.     Perhatikan gambar !,  buat  garis bantu BC’, CA’ , dan AB’ .</p>
<p><img class="size-full wp-image-2820 aligncenter" title="Segitiga" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image172.jpg" alt="" width="322" height="170" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Perhatikan  segitiga  <strong>BCC’ </strong>, luas segitiga C’AB = luas segitiga ABC  (karena  panjang AC’ = AC)</p>
<p style="padding-left:30px;">Perhatikan  segitiga <strong> AC’A</strong>’ , luas segitiga C’AB = luas segitiga A’BC’ ( panjang AB = A’B)</p>
<p style="padding-left:30px;">Perhatikan  segitiga <strong> A’BB</strong>’ , luas segitiga A’BC = luas segitiga A’CB’  (  panjang BC = B’C)</p>
<p style="padding-left:30px;">Perhatikan  segitiga <strong> CC’B</strong>’ , luas segitiga CAB’ = luas segitiga AC’B’ (  panjang AC = AC’)</p>
<p style="padding-left:30px;">Simpulan:</p>
<p style="padding-left:30px;">Luas segitiga C’AB = A’BC’ = A’BC = A’CB’ = CAB’ = AC’B’ = <strong>ABC</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Jadi, luas  segitiga  A’B’C’ = 7 x luas segitiga ABC = 7 x 25 cm<sup>2</sup> = 175 cm<sup>2</sup>        C</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>38.     Pada gambar  garis putus-putus  merupakan  lintasan  titik pusat lingkaran yang bergerak</p>
<p style="padding-left:30px;">sepanjang sisi-sisi bagian dalam persegi.</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2821" title="Lintasan pusat lingkaran dlm persegi" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image173.png" alt="" width="150" height="145" /> </strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Panjang lintasan titik pusat lingkaran dalam satu rute = 4 x (10 – 2&#215;2) = 4 x 6  =<strong> 24 cm B</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>(mudah).</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p>39.     Berapa banyaknya bilangan 3 digit abc  (a¹0),  sehingga  a<sup>2</sup> + b<sup>2</sup> + c<sup>2</sup>  bisa membagi  26 ?</p>
<p style="padding-left:30px;">Jawab :</p>
<p style="padding-left:30px;">a<sup>2</sup> + b<sup>2</sup> + c<sup>2</sup>  bisa membagi  26, artinya  a<sup>2</sup> + b<sup>2</sup> + c<sup>2</sup>  merupakan factor-faktor dari 26.</p>
<p style="padding-left:30px;">factor-faktor dari 26  adalah 1, 2, 13, dan 26.  Selanjutnya tentukan nilai a, b, dan c yang memenuhi a<sup>2</sup> + b<sup>2</sup> + c<sup>2</sup> , kemudian hitung banyaknya susunan yang mungkin membentuk bilangan abc.</p>
<ul style="padding-left:30px;">
<li>Untuk a<sup>2</sup> + b<sup>2</sup> + c<sup>2</sup> = 1 , maka  a = 1, b = 0 , dan c = 0 sehingga susunan bilangan yaitu 100.</li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">Banyaknya bilangan abc adalah <strong>1 </strong></p>
<ul style="padding-left:30px;">
<li>Untuk a<sup>2</sup> + b<sup>2</sup> + c<sup>2</sup> = 2 , maka  a, b, c  anggota {1, 1, 0} sehingga</li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">susunan bilangan yang mungkin yaitu 110 , 101</p>
<p style="padding-left:30px;">Banyaknya bilangan abc adalah 2 x 1 = <strong>2</strong></p>
<ul style="padding-left:30px;">
<li>Untuk a<sup>2</sup> + b<sup>2</sup> + c<sup>2</sup> = 13 , maka  maka  a, b, c  anggota {2, 3, 0} sehingga</li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">susunan bilangan yang mungkin yaitu  230 , 203, 320 dan 302</p>
<p style="padding-left:30px;">Banyaknya bilangan abc  adalah  2 x 2 x 1 = <strong>4</strong></p>
<ul style="padding-left:30px;">
<li>Untuk a<sup>2</sup> + b<sup>2</sup> + c<sup>2</sup> = 26 , nilai-nilai  a, b, dan c anggota {1, 5, 0} atau {1, 3, 4}</li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">Untuk  nilai-nilai  a, b, dan c  anggota  {1, 5, 0}, maka banyaknya susunan bilangan abc sebanyak  2 x 2 x 1 = <strong>4 , </strong>dan</p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk  nilai-nilai  a, b, dan c  anggota  {1, 3, 4}, maka banyaknya susunan bilangan abc sebanyak   3 x 2 x 1 = <strong>6 </strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi, banyaknya susunan bilangan abc  adalah  1 + 2 + 4 + 4 + 6 = <strong>17              C</strong></p>
<p>40.    Berapakah nilai   n  bilangan bulat positif sehingga diperoleh selisih terkecil  dari:</p>
<p style="padding-left:30px;">2<sup>0</sup> + 2<sup>1</sup> + 2<sup>2</sup> + 2<sup>3</sup> + …+ 2<sup>n</sup> .     dan    2010  ?</p>
<p style="padding-left:30px;">Jawab :</p>
<p style="padding-left:30px;">2<sup>0</sup> + 2<sup>1</sup> + 2<sup>2</sup> + 2<sup>3</sup> + …+ 2<sup>n</sup> , merupakan deret geometri divergen  dengan suku pertama = 2<sup>0</sup> = 1 , dan</p>
<p style="padding-left:30px;">rasio  r = 2  .</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika   Sn  jumlah dari deret tersebut, maka</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2823" title="Jumlah tak hingga " src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image175.png" alt="" width="416" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2827" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image1771.png" alt="" width="369" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk  n = 9 , maka  nilai  2<sup>n</sup> – 1 = 2<sup>9</sup> – 1 = 512 – 1 = 511</p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk  n = 10 , maka  nilai  2<sup>n</sup> – 1 = 2<sup>10</sup> – 1 = 1024 – 1 = 1023</p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk  n = 11 , maka  nilai  2<sup>n</sup> – 1 = 2<sup>11</sup> – 1 = 2048 – 1 = 2047</p>
<p style="padding-left:30px;">Selisih  dari  2047 dan 2010 = 2047 – 2010 = 37.</p>
<p style="padding-left:30px;">Jadi,  selisih terkecil diperoleh  untuk  <strong>n = 11             D</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Alhamdulillah 40 soal telah terbahas, mohon kirtik jika ada salah ketik atau jawaban yang keliru.</p>
<br />Filed under: <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/aljabar/'>ALJABAR</a>, <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/bahas-soal/'>BAHAS SOAL</a>, <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/geometri/'>GEOMETRI</a>, <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/teori-bilangan/'>TEORI BILANGAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deni11math.wordpress.com/2723/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deni11math.wordpress.com/2723/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deni11math.wordpress.com/2723/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deni11math.wordpress.com/2723/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deni11math.wordpress.com/2723/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deni11math.wordpress.com/2723/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deni11math.wordpress.com/2723/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deni11math.wordpress.com/2723/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deni11math.wordpress.com/2723/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deni11math.wordpress.com/2723/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deni11math.wordpress.com/2723/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deni11math.wordpress.com/2723/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deni11math.wordpress.com/2723/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deni11math.wordpress.com/2723/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2723&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deni11math.wordpress.com/2011/11/20/pembahasan-soal-matematika-pasiad-ke-6-final-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84ff14288a2ff47d49d95f158f710a0d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deni11math</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/no-1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">No.1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0032.png" medium="image">
			<media:title type="html">image003</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0052.png" medium="image">
			<media:title type="html">image005</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image008.gif" medium="image">
			<media:title type="html">image008</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0092.png" medium="image">
			<media:title type="html">image009</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0112.png" medium="image">
			<media:title type="html">image011</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image014.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image014</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image016.gif" medium="image">
			<media:title type="html">image016</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image018.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">image018</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image020.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kasus BC</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image022.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kasus CD</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0234.png" medium="image">
			<media:title type="html">No.6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image026.gif" medium="image">
			<media:title type="html">No.7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0272.png" medium="image">
			<media:title type="html">PK.1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image030.gif" medium="image">
			<media:title type="html">PK </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image032.gif" medium="image">
			<media:title type="html">PK...(1)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image034.gif" medium="image">
			<media:title type="html">PK akar ke-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image036.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image038.gif" medium="image">
			<media:title type="html">PK ...(2)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image040.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Bentuk Selisih dua kuadrat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image042.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image044.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Jawab akhir No.8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image046.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Pecahan bersusun 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image048.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Jawaban No.9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image050.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image052.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Koefisien Binomial Newton</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image054.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Persamaan Koefisien </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image056.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image058.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image064.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Persamaan nilai mutlak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image066.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0631.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0651.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0672.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image070.png" medium="image">
			<media:title type="html">persegi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0711.png" medium="image">
			<media:title type="html">Chain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0731.png" medium="image">
			<media:title type="html">Aritmetik Mean</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0751.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image077.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image079.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image081.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image083.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image087.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image089.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image091.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image093.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image095.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image097.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image099.png" medium="image">
			<media:title type="html">Permutasi n unsur dengan s unsur yang sama</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image100.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image102.png" medium="image">
			<media:title type="html">Permutasi dgn (k-1) unsur sama</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image104.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image106.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image108.png" medium="image">
			<media:title type="html">Nilai mutlak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image110.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image112.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image113.png" medium="image">
			<media:title type="html">Triangle</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image115.png" medium="image">
			<media:title type="html">pertidaksamaan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image117.png" medium="image">
			<media:title type="html">SPLTV</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image119.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image121.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image123.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image125.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image127.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image129.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image131.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image133.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image137.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image139.png" medium="image">
			<media:title type="html">image139</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image140.png" medium="image">
			<media:title type="html">Eliminasi y</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image141.png" medium="image">
			<media:title type="html">Urutan genap</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image143.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image145.png" medium="image">
			<media:title type="html">permutasi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image147.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image148.png" medium="image">
			<media:title type="html">image148</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image150.png" medium="image">
			<media:title type="html">susunan bilangan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image152.png" medium="image">
			<media:title type="html">permutasi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image148.png" medium="image">
			<media:title type="html">image148</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image154.png" medium="image">
			<media:title type="html">permutasi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image156.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image158.png" medium="image">
			<media:title type="html">Jumlah barisan tak hingga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image160.png" medium="image">
			<media:title type="html">Bentuk ekplisit dari a dan b</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image162.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image164.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image165.png" medium="image">
			<media:title type="html">barisan yang disisipi angka 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image167.png" medium="image">
			<media:title type="html">Rumus Rekursif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image168.png" medium="image">
			<media:title type="html">Garis Singgung Lingkaran</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image170.png" medium="image">
			<media:title type="html">Panjang OP</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image172.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Segitiga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image173.png" medium="image">
			<media:title type="html">Lintasan pusat lingkaran dlm persegi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image175.png" medium="image">
			<media:title type="html">Jumlah tak hingga </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image1771.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Soal Kompetisi Matematika PASIAD Se-Indonesia VI</title>
		<link>http://deni11math.wordpress.com/2011/11/17/soal-kompetisi-matematika-pasiad-se-indonesia-vi/</link>
		<comments>http://deni11math.wordpress.com/2011/11/17/soal-kompetisi-matematika-pasiad-se-indonesia-vi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2011 13:24:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deni11math</dc:creator>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[SOAL KOMPETISI MATEMATIKA PASIAD VI SE-INDONESIA FINAL]]></category>
		<category><![CDATA[SOAL KOMPETISI MATEMATIKA PASIAD VI TK SMP BABAK FINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deni11math.wordpress.com/?p=2691</guid>
		<description><![CDATA[Soal Kompetisi Matematika PASIAD se-lndonesia VI Tingkat SMP Babak Final Februari  2010 Soal ini  penulis  salin dari mas  Saipul Arif  mudah-mudahan tidak ada redaksi soal yang mengubah esensi  soal. Tingkat kesukaran soal ini beragam ada yang sukar, mudah, dan sedang untuk siswa SMP. Sedikit tips dalam menjawab soal : bacalah dan pahami soal dengan baik, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2691&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Soal Kompetisi Matematika PASIAD se-lndonesia VI</p>
<p align="center">Tingkat SMP Babak Final</p>
<p align="center">Februari  2010</p>
<p align="left">Soal ini  penulis  salin dari mas  Saipul Arif  mudah-mudahan tidak ada redaksi soal yang mengubah esensi  soal. Tingkat kesukaran soal ini beragam ada yang sukar, mudah, dan sedang untuk siswa SMP.</p>
<p align="left">Sedikit tips dalam menjawab soal : bacalah dan pahami soal dengan baik, tentukan strategi menjawab soal. Sebelum anda menemukan  strategi dalam menjawab jangan pernah menjawab tanpa  dasar pemikiran yang logis, karena hanya akan menghaburkan waktu. Priotaskan soal yang bisa anda jawab dengan singkat waktu . Selamat mencoba  berlatih.<span id="more-2691"></span></p>
<p align="left">1.  Nilai dari 1 +2–3–4 +5 +6–7–8+&#8230;+2005 + 2006–2007–2008 + 2009, adalah ….</p>
<p align="left">a.  0</p>
<p align="left">b.  2009</p>
<p align="left">c.  1</p>
<p align="left">d.  –4</p>
<p align="left">2.  Jika jumlah dari digit-digit sebuah bilangan asli m adalah 30, maka jumlah dari digit-digit m + 3</p>
<p align="left">tidak bisa sama dengan &#8230;.</p>
<p align="left">a.  15</p>
<p align="left">b.  21</p>
<p align="left">c.  24</p>
<p align="left">d.  33</p>
<p align="left">3.  Diberikan x = 2<sup>–45</sup> ,y=3<sup>–36</sup> ,z = 5<sup>–27</sup>, dan t = 6<sup>–18</sup>. Sususan yang tepat dari x, y, z, dan t adalah &#8230;</p>
<p align="left">a.  z &lt; y &lt; t &lt; x</p>
<p align="left">b.  x &lt; y &lt; t &lt; z</p>
<p align="left">c.  z &lt; t &lt; y &lt; x</p>
<p align="left">d.  z &lt; y &lt; x &lt; t</p>
<p style="text-align:justify;" align="left">4.  Di dalam sebuah pesta, 5 orang teman akan saling memberikan masing-masing satu hadiah</p>
<p style="text-align:justify;" align="left">       sehingga setiap orang akan memberi dan menerima hanya satu. (Tentunya tidak akan ada orang</p>
<p style="text-align:justify;" align="left">       yang akan menerima hadiah dari dirinya). Berapakah jumlah cara yang mungkin dilakukan?</p>
<p style="text-align:justify;" align="left">a.  5</p>
<p align="left">b.  10</p>
<p align="left">c.  44</p>
<p align="left">d.  50</p>
<p align="left">5.  Diberikan angka m = 999&#8230; 9 yang terdiri atas 999 angka 9. Hasil penjumlahan dari nilai digit-digit</p>
<p align="left">angka m adalah &#8230;.</p>
<p align="left">a.  8982</p>
<p align="left">b.  8991</p>
<p align="left">c.  9000</p>
<p align="left">d.  9009</p>
<p align="left">6.  Sebuah jam dengan panjang jarum jam 4 cm, dan jarum menit 8. Berapakah ratio jarak yang telah</p>
<p align="left">oleh jarum -jarum tersebut, jika keduanya bergerak selama 3 jam?</p>
<p align="left">a.    1 : 2</p>
<p align="left">b.    1 : 4</p>
<p align="left">c.     1 : 12</p>
<p align="left">d.    1 : 24</p>
<p align="left">7.  Jika akar &#8211; akar dari persamaan kuadrat ax<sup>2</sup> + bx + c = 0  adalah bilangan-bilangan real yang berupa</p>
<p align="left"><img class="size-full wp-image-2692 aligncenter" title="Akar-akar PK" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0011.png" alt="" width="130" height="50" /></p>
<p align="left">,maka nilai dari (a + b + c)<sup>2</sup> adalah &#8230;.</p>
<p align="left">a.    b<sup>2</sup>–4ac</p>
<p align="left">b.    b<sup>2</sup>–2ac</p>
<p align="left">c.     2b<sup>2</sup>–ac</p>
<p align="left">d.    4b<sup>2</sup>–ac</p>
<p align="left">8.     <img class="alignnone size-full wp-image-2693" title="No.8" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0031.png" alt="" width="515" height="28" /></p>
<p align="left">a. 10–a</p>
<p align="left">b.  <em>a/</em>10</p>
<p align="left">c.  10/<em>a</em></p>
<p align="left">d. 10 + a</p>
<p align="left">9. Berapakah nilai dari :</p>
<p align="left">                                                        <img class="alignnone size-full wp-image-2694" title="No.9" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0051.png" alt="" width="132" height="67" /></p>
<p align="left">a.  –2</p>
<p align="left">b.  2</p>
<p align="left">c.  –1</p>
<p align="left">d.  1</p>
<p align="left">10.  Sebuah papan berukuran 8 x 8 akan dibagi menjadi persegi &#8211; persegi kecil berukuran 2 x 2.</p>
<p align="left">Setiap persegi-persegi tersebut akan dicat dengan warna merah atau biru. Berapakah banyaknya cara melakukan sehingga potongan-potongan menjadi 2 persegi warna merah dan 2 persegi warna biru.</p>
<p align="left">a.  2<sup>9</sup></p>
<p align="left">b.  2<sup>9</sup>–2</p>
<p align="left">c.  2<sup>8</sup></p>
<p align="left">d.  2<sup>8</sup>–2</p>
<p align="left"><!--more--></p>
<p align="left">11.  Jika nilai koefisien terbesar dari hasil pemangkatan bilangan (1 + x)<sup>n</sup> adalah</p>
<p align="left">1/24 n(n–1)(n-–2)(n–3).</p>
<p align="left">Maka berapakah nilai  n  tersebut ?</p>
<p align="left">a.  10</p>
<p align="left">b.  9</p>
<p align="left">c.  8</p>
<p align="left">d.  7</p>
<p align="left">12. Banyaknya bilangan bulat berbeda yang memenuhi  y   jika  |x – 7| &#8211; |x + 11| = y   adalah …</p>
<p align="left">a.  77</p>
<p align="left">b.  37</p>
<p align="left">c.  18</p>
<p align="left">d.  17</p>
<p align="left">13.  Delapan belas siswa ikut serta dalam sebuah kompetisi tenis meja. Siswa –siswa tersebut</p>
<p align="left">dikelompokkan ke dalam pasangan -pasangan yang diberi no 1 sampai dengan 9. Setiap</p>
<p align="left">pasangan dengan nomor genap terdiri dari seorang siswa laki –laki dan seorang perempuan,</p>
<p align="left">sedang setiap kelompok dengan nomor ganjil terdiri dari 2 anak laki &#8211; laki, Berapakah jumlah</p>
<p align="left">anak laki &#8211; laki yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut ?</p>
<p align="left">a. 10</p>
<p align="left">b. 12</p>
<p align="left">c. 14</p>
<p align="left">d. 16</p>
<p align="left">14.  Empat buah persegi dengan sisi-sisi berupa bilangan bulat, diletakkan saling tindih menindih</p>
<p align="left">satu sama lain seperti ditunjukan pada gambar. Jika diketahui [KP]=[PR]=[RB] dan luas daerah</p>
<p align="left">yang diarsir sama dengan 17 maka berapakah luas dari persegi ABCD?</p>
<p align="left">                                                                                          <img class="size-full wp-image-2695" title="No. 14" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0071.png" alt="" width="122" height="122" /></p>
<p style="text-align:left;" align="left">a. 225</p>
<p style="text-align:left;" align="left">b. 121</p>
<p align="left"> c. 169</p>
<p align="left">d. 100</p>
<p align="left">15.  Gelang &#8211; gelang dengan ukuran seperti ditunjukan pada gambar, akan dihubungkan membentuk</p>
<p align="left">sebuah rantai dengan panjang 1,7 m. Berapakah jumlah gelang yang diperlukan untuk</p>
<p align="left">membentuk rantai tersebut ?</p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2696" title="Chain" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0091.png" alt="" width="296" height="125" /></p>
<p align="left">a. 17</p>
<p align="left">b. 21</p>
<p align="left">c. 30</p>
<p align="left">d. 42</p>
<p align="left">16.  Bilangan-bilangan asli kurang dari 55 ditulis secara berurutan seperti ditunjukan berikut :</p>
<p align="left">a=123456789101112&#8230;.54,   Urutan ke-50 dari angka-angka tersebut dari kiri adalah</p>
<p align="left">a. 3</p>
<p align="left">b. 0</p>
<p align="left">c. 9</p>
<p align="left">d. 5</p>
<p align="left">17. Andi memiliki kumpulan 16 bilangan bulat positif yang berbeda Jika nilai rata – rata bilangan</p>
<p align="left">adalah 16.  Berapakah angka terbesar yang mungkin bisa menjadi anggota himpunan tersebut,</p>
<p align="left">a. 56</p>
<p align="left">b. 136</p>
<p align="left">c. 80</p>
<p align="left">d. 32</p>
<p align="left">18.   <img class="alignnone size-full wp-image-2697" title="No.18" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0111.png" alt="" width="300" height="28" /></p>
<p align="left">a. 10301</p>
<p align="left">b. 10201</p>
<p align="left">c. 10101</p>
<p align="left">d. 10001</p>
<p align="left">19.  Untuk x, y, dan z adalah bilangan bulat positif, berapakah banyaknya pasangan 3 angka (x,y,z)</p>
<p align="left">yang memenuhi x + y + z = 100?</p>
<p align="left">a. 5081</p>
<p align="left">b. 6005</p>
<p align="left">c. 4851</p>
<p align="left">d. 4987</p>
<p align="left">20.   Berapakah banyaknya nilai x yang memenuhi  | |<em>x </em>- 4|  -1| = 2</p>
<p align="left">a. 4</p>
<p align="left">b. 3</p>
<p align="left">c. 2</p>
<p align="left">d. 1</p>
<p align="left"><!--more--></p>
<p align="left">21.   Jika dibandingkan antara jumlah segitiga dan persegi yang terbentuk dari gambar, berapa jumlah</p>
<p align="left">segitiga berlebih dari jumlah kotak persegi yang ada didalam segitiga besar?</p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2698" title="No.21" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0131.png" alt="" width="124" height="112" /></p>
<p align="left">a.  1</p>
<p align="left">b.  2</p>
<p align="left">c.  3</p>
<p align="left">d.  4</p>
<p align="left">22.  Di dalam kompetisi matematika PASIAD, Elisa mendapatkan hasil terbaik ke-50, yang berarti</p>
<p align="left">juga hasil terburuk ke-50. Berapakah jumlah siswa yang ikut dalam kompetisi tersebut, jika</p>
<p align="left">ternyata setiap siswa memiliki skor yang berbeda &#8211; beda ?</p>
<p align="left">a. 101</p>
<p align="left">b. 100</p>
<p align="left">c. 99</p>
<p align="left">d. 98</p>
<p align="left">23. Berapakah banyaknya bilangan bulat positif yang memenuhi pertidaksamaan</p>
<p align="left"><img class="size-full wp-image-2699 aligncenter" title="No.23" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0151.png" alt="" width="169" height="30" />a. 5</p>
<p align="left">b. 4</p>
<p align="left">c. 3</p>
<p align="left">d. 2</p>
<p align="left">24.  Diberikan a, b, c adalah anggota bilangan riil (nyata),</p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2700" title="No.24" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0171.png" alt="" width="409" height="57" /></p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2701" title="24. a" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0191.png" alt="" width="29" height="42" /></p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2704" title="image021" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0211.png" alt="" width="30" height="42" /></p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2706" title="image023" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0233.png" alt="" width="26" height="42" /></p>
<p align="left"><img title="image025" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0251.png?w=36&#038;h=42" alt="" width="36" height="42" /></p>
<p align="left">25.  Sebuah barisan bilangan didapat dengan cara mengalikan bilangan sebelumnya dengan 2 dan</p>
<p align="left">menambahkan angka a ke hasilnya. Jika suku ke-6 dan suku ke-9 barisan tersebut adalah 70 dan</p>
<p align="left">609, maka berapakah nilai a ?</p>
<p align="left">a.  1</p>
<p align="left">b.  3</p>
<p align="left">c.  7</p>
<p align="left">d.  49</p>
<p align="left">26.  Plouks dan Zuves, adalah 2 nama istilah untuk mahluk asing yang ada di planet Pluto, Plouks</p>
<p align="left">memiliki 2 kepala dan 3 kaki, sedangkan zuves memiliki 1 kepala dan 4 kaki. Dari ketinggian ke</p>
<p align="left">arah keramaian, seorang peneliti dapat melihat dengan jelas ada 10 kepala. Peneliti lain dari</p>
<p align="left">tempat yang lebih rendah , melihat ada 25 kaki di keramaian. Berapakah sebenarnya jumlah</p>
<p align="left">plouks yang ada di keramaian tersebut?</p>
<p align="left">a.  3</p>
<p align="left">b.  4</p>
<p align="left">c.  5</p>
<p align="left">d.  6</p>
<p align="left">27.  Berapa jumlah angka 8 digit (a1a2a3…..a8) yang terdiri dari 0 atau 1 (a1 = 1), dan memilki sifat</p>
<p align="left">a1 + a3 + a5 + a7 =a2 +a4 +a6 +a8 ?</p>
<p align="left">a.  27</p>
<p align="left">b.  35</p>
<p align="left">c.  49</p>
<p align="left">d.  16</p>
<p align="left">28.  Jika x = 1+a+a2 + &#8230; + ∞ dan y = 1+ b+ b2 + &#8230;+ ∞  yang mana   a dan b adalah pecahan biasa.</p>
<p align="left">Maka  nilai dari 1 + ab + a<sup>2</sup> b<sup>2</sup> +&#8230; + ∞   adalah &#8230;.</p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2708" title="image027" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0271.png" alt="" width="79" height="42" /></p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2709" title="image029" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0291.png" alt="" width="54" height="44" /></p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2710" title="image031" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0311.png" alt="" width="67" height="47" /></p>
<p align="left">d.  1</p>
<p align="left">29.  Jika n merupakan biiangan bulat positif, maka nilai n yang memenuhi persamaan ,</p>
<p align="left">888 x 111 = 2 x (2n)<sup>2</sup>   adalah &#8230;.</p>
<p align="left">a.  8</p>
<p align="left">b.  11</p>
<p align="left">c.  22</p>
<p align="left">d. 111</p>
<p align="left">30.  Jika ppp, qr dan kr, adalah sebuah bilangan tiga dan dua digit, dan</p>
<p align="left">       <img class="alignnone size-full wp-image-2711" title="image033" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0331.png" alt="" width="59" height="42" /></p>
<p align="left">, maka  nilai  dari    p+q+r+k   adalah ….</p>
<p align="left">a.  11</p>
<p align="left">b.  20</p>
<p align="left">c.  21</p>
<p align="left">d.  22</p>
<p align="left"><!--more--></p>
<p align="left">31.  <strong>abac </strong>adalah sebuah bilangan 4 digit yang merupakan kuadrat dari sebuah angka 2 digit. Jika kita</p>
<p align="left">naikan semua nilai digit dari <strong>abac </strong>dengan 1 maka bilangan hasil juga merupakan kuadrat dari</p>
<p align="left">angka 2 digit yang lain. Berapakah nilai dari  a + b + c ?</p>
<p align="left">a. 2</p>
<p align="left">b. 5</p>
<p align="left">c. 6</p>
<p align="left">d. 7</p>
<p align="left">32.  Sebuah barisan bilangan bulat positif, x1, x2, x3, x4, &#8230; ,xn memiliki suku-suku berupa bilangan bulat</p>
<p align="left">yang tidak lebih dari 2001. Jika pada barisan bilangan tersebut berlaku</p>
<p align="left">x<sub>i</sub> = | x<sub>i-1</sub> – x<sub>i-2</sub> | untuk setiap <em>i </em>≥ 3 maka berapakah nilai  <strong>n</strong>  maksimum yang bisa didapat?</p>
<p align="left">a.  4003</p>
<p align="left">b.  3002</p>
<p align="left">c.  2001</p>
<p align="left">d.  none</p>
<p align="left">33.  Dari pasangan 3 angka berikut, pasangan mana yang bukan merupakan pasangan bilangan</p>
<p align="left">phytagoras ?</p>
<p align="left">a. (1, √ 3 , 2)</p>
<p align="left">b. (10, 24, 26)</p>
<p align="left">c. (6, 8, 10)</p>
<p align="left">d. (6, 17, 18)</p>
<p align="left">34.  f{x) adalah sebuah fungsi sehingga f(2011 )=2020 dan f(x+1 ) = 2f(x) –2004. Untuk x adalah bilangan</p>
<p align="left">bulat maka nilai dari f(2010) adalah &#8230;</p>
<p align="left">a.  2010</p>
<p align="left">b.  2012</p>
<p align="left">c.  2016</p>
<p align="left">d.  2018</p>
<p align="left">35.  Kita diberi satu angka tertentu. Kemudian kita gandakan dan kurangi 1 dari hasilnya, Jika kita</p>
<p align="left">mengulanginya sampai 98 kali, hasil akhirnya adalah 2<sup>100</sup>  + 1.Berapakah nilai awal angka yang</p>
<p align="left">diberikan ke kita sebenarnya ?</p>
<p align="left">a.  1</p>
<p align="left">b.  2</p>
<p align="left">c.  3</p>
<p align="left">d.  4</p>
<p align="left">36.  C dan D adalah titik di lingkaran yang memiliki diameter AB seperti pada gambar.</p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2712" title="image035" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0351.png" alt="" width="167" height="146" /></p>
<p align="left">Besar  sudut AQB = 2 x sudut COD dan garis singgung C dan D bertemu di titik P. Jika lingkaran tersebut memiliki jari -jari 1 cm, berapakah jarak titik  P  ke titik pusat ?</p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2713" title="image037" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image037.png" alt="" width="35" height="37" /></p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2714" title="image039" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0391.png" alt="" width="41" height="45" /></p>
<p align="left">c.   2</p>
<p align="left">d.  3</p>
<p align="left">37.  Sebuah segitiga ABC memiliki luas 25 cm<sup>2</sup> .  Jika Segitiga yang lebih besar dibentuk seperti pada</p>
<p align="left">gambar dimana panjang A&#8217;B = AB, CB&#8217; = BC and C&#8217;A = AC, maka tentukan luas dari segitiga A&#8217;B'C`?</p>
<p align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2715" title="Segitiga" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image040.png" alt="" width="227" height="118" /></p>
<p align="left">a.  50 cm<sup>2</sup></p>
<p align="left">b.  150 cm<sup>2</sup></p>
<p align="left">c.  175 cm<sup>2</sup></p>
<p align="left">d.  200 cm<sup>2</sup></p>
<p align="left">38.  Sebuah lingkaran dengan jari 2 cm, menggelinding mengikuti jalur keliling persegi, seperti pada</p>
<p align="left">gambar. Jika panjang sisi persegi adalah 10 cm, berapakah jarak yang dicapai oleh pusat lingkaran untuk satu kali rute (kembali ke posisi semula) ?</p>
<p align="left"><img title="image042" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image042.png?w=111&#038;h=109" alt="" width="111" height="109" /></p>
<p align="left">a.  16 cm</p>
<p align="left">b.  24 cm</p>
<p align="left">c.  32 cm</p>
<p align="left">d.  40 cm</p>
<p align="left">39.  Berapakah banyaknya angka 3 digit abc (dengan a¹ 0) sehingga nilai a<sup>2</sup> +b<sup>2</sup> +c<sup>2</sup>  bisa membagi 26 ?</p>
<p align="left">a.  27</p>
<p align="left">b.  26</p>
<p align="left">c.  17</p>
<p align="left">d.  16</p>
<p align="left">40.  Untuk n anggota bilangan bulat positif, selisih terkecil yang bisa didapat dari bilangan</p>
<p align="left">2<sup>0</sup> +2<sup>1</sup> +2<sup>2</sup>  + &#8230;+ 2<sup>n</sup>    dan  2010 ?</p>
<p align="left">a.  8</p>
<p align="left">b.  9</p>
<p align="left">c.  10</p>
<p align="left">d.  11</p>
<p align="left">
<br />Filed under: <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/umum/'>UMUM</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deni11math.wordpress.com/2691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deni11math.wordpress.com/2691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deni11math.wordpress.com/2691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deni11math.wordpress.com/2691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deni11math.wordpress.com/2691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deni11math.wordpress.com/2691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deni11math.wordpress.com/2691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deni11math.wordpress.com/2691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deni11math.wordpress.com/2691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deni11math.wordpress.com/2691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deni11math.wordpress.com/2691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deni11math.wordpress.com/2691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deni11math.wordpress.com/2691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deni11math.wordpress.com/2691/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2691&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deni11math.wordpress.com/2011/11/17/soal-kompetisi-matematika-pasiad-se-indonesia-vi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84ff14288a2ff47d49d95f158f710a0d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deni11math</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0011.png" medium="image">
			<media:title type="html">Akar-akar PK</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0031.png" medium="image">
			<media:title type="html">No.8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0051.png" medium="image">
			<media:title type="html">No.9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0071.png" medium="image">
			<media:title type="html">No. 14</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0091.png" medium="image">
			<media:title type="html">Chain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0111.png" medium="image">
			<media:title type="html">No.18</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0131.png" medium="image">
			<media:title type="html">No.21</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0151.png" medium="image">
			<media:title type="html">No.23</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0171.png" medium="image">
			<media:title type="html">No.24</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0191.png" medium="image">
			<media:title type="html">24. a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0211.png" medium="image">
			<media:title type="html">image021</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0233.png" medium="image">
			<media:title type="html">image023</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0251.png" medium="image">
			<media:title type="html">image025</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0271.png" medium="image">
			<media:title type="html">image027</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0291.png" medium="image">
			<media:title type="html">image029</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0311.png" medium="image">
			<media:title type="html">image031</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0331.png" medium="image">
			<media:title type="html">image033</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0351.png" medium="image">
			<media:title type="html">image035</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image037.png" medium="image">
			<media:title type="html">image037</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image0391.png" medium="image">
			<media:title type="html">image039</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image040.png" medium="image">
			<media:title type="html">Segitiga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image042.png" medium="image">
			<media:title type="html">image042</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEMFAKTORAN BENTUK  KUADRAT ax^2 + bx + c</title>
		<link>http://deni11math.wordpress.com/2011/11/01/pemfaktoran-bentuk-kuadrat-ax2-bx-c/</link>
		<comments>http://deni11math.wordpress.com/2011/11/01/pemfaktoran-bentuk-kuadrat-ax2-bx-c/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 14:45:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deni11math</dc:creator>
				<category><![CDATA[ALJABAR]]></category>
		<category><![CDATA[BENTUK ALJABAR SMP]]></category>
		<category><![CDATA[MATERI BENTUK ALJABAR KLS VIII SMP]]></category>
		<category><![CDATA[PEMFAKTORAN BENTUK ALJABAR]]></category>
		<category><![CDATA[PEMFAKTORAN BENTUK aX^2 +bx +c]]></category>
		<category><![CDATA[PEMFAKTORAN BENTUK KUADRAT]]></category>
		<category><![CDATA[SIFAT DISTRIBUTIF]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deni11math.wordpress.com/?p=2632</guid>
		<description><![CDATA[BEBERAPA CARA PEMFAKTORAN BENTUK  ax2 + bx + c Beberapa hal yang mendasar yang harus dipahami   siswa dalam mempelajari pemfaktoran bentuk kuadrat; ax2 + bx + c ,  dengan  a, b, dan c  anggota bilangan nyata,  dan  a  ≠ 0  , diantaranya;  arti  pemfaktoran;  penguasaan  kompetensi  prasyarat   yaitu, sifat distributive, FPB  dua bilangan bulat,  FPB  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2632&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>BEBERAPA CARA PEMFAKTORAN BENTUK  ax<sup>2</sup> + bx + c</strong></p>
<p>Beberapa hal yang mendasar yang harus dipahami   siswa dalam mempelajari pemfaktoran bentuk kuadrat;</p>
<p>ax<sup>2</sup> + bx + c ,  dengan  a, b, dan c  anggota bilangan nyata,  dan  a  ≠ 0  , diantaranya;</p>
<ul>
<li> arti  pemfaktoran;</li>
<li> penguasaan  kompetensi  prasyarat   yaitu, sifat distributive, FPB  dua bilangan bulat,  FPB  bentuk aljabar, serta factor-faktor dari suatu bilangan  bulat , pembagian bentuk aljabar, sifat distributive  dan;.</li>
<li>algoritma  pemfaktoran</li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Sebelum  memfaktorkan bentuk aljabar di atas, simak dan pahami  uraian berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">a.   Arti  Memfaktorkan</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Memfaktorkan bentuk aljabar  artinya  mengubah suatu bentuk penjumlahan suku-suku aljabar menjadi bentuk perkalian  factor-faktornya.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Memfaktorkan suatu bilangan bulat  artinya  menyatakan  suatu bilangan  dalam bentuk  perkalian factor-faktornya.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Faktor-faktor  suatu bilangan bulat ,adalah bilangan bulat yang membagi  habis(pembagi habis)  suatu bilangan bulat .</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Membagi habis artinya  sisa pembagiannya  0 ( tidak bersisa).</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Contoh 1.   Nyatakanlah   6 sebagai  perkalian dua factornya  !</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Factor –actor  dari  6  adalah ,  1 , 2 , 3, dan 6  atau  -1, -2, -3, dan – 6 , maka  6  dapat dinyatakan sbb:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">6 = 1 x 6  , atau           6 = 2 x 3   atau      , 6 = (-1) x (-6)     atau          6 = (-2) x (-3)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"> Contoh 2.  Nyatakanlah  – 8  sebagai  perkalian dua factornya  !</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"> Pasangan  factor-faktor  dari – 8  adalah  (-1, 8), (1, -8) , ( -2, 4)  ,  (2, -4) , sehingga  -8  dapat dinyatakan dalam bentuk perkalian  berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">– 8 =  (– 1) x 8  ,  atau    – 8 = 1 x (–8  ) ,  atau       – 8 = (-2) x 4  , atau         – 8 = 2 x (-4)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Simpulan:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Dari  dua contoh di atas  tampak  bahwa, sepasang faktor <strong>bilangan  bulat positif  bertanda sama</strong>, sedangkan  sepasang  faktor dari <strong>bilangan  bulat negative  berbeda tanda.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"> b.  FPB  (Faktor Persekutuan Terbesar) atau Pembagi Bersama Terbesar (PBT)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">1)         FPB  Dua Bilangan Bulat</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Contoh:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"> FPB  dari  3  dan  6  adalah  3 , karena  3 adalah  bilangan bulat  terbesar  yang  membagi habis  3  dan 6.  (3  Pembagi Bersama Terbesar dari  6 dan 3).</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"> Contoh:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">FPB atau PBT  dari   12 dan  18  adalah   6 ,   karena  6 adalah  bilangan bulat  terbesar  yang  membagi habis,  12  dan 18.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Secara nalar  anda dapat  menentukannya dengan mudah, tetapi bagi siswa yang lambat berpikir  anda dapat menggunakan cara-cara  berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2634" title="Skema Pembagian" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image001.png" alt="" width="279" height="74" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Lakukan pembagian untuk bilangan 12 dan 18,  pertama  bagi dengan 2, hasil pembagiannya  6 dan 9. Selanjutnya  6 dan 9  di bagi 3  hasil pembagiannya  2 dan 3.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"> Karena  hanya  1 yang habis membagi 2 dan 3 , maka  proses pembagian tuntas.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Jadi,  PBT(12, 18)  adalah   2 x 3 = 6 , sedangkan  KPK (12, 18) = 2 x 3 x 2 x 3 = 36</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Atau  menggunakan  cara  berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">PBT (12, 18)      = PBT (18, 12)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">                             =PBT(18 – 12 , 12) = PBT ( 6 , 12)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">                             =PBT ( 12 – 6, 6)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">                             =PBT ( 6, 6)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">                             = 6</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">2)          FPB/PBT  Bentuk  Aljabar</p>
<p style="padding-left:60px;" align="left">FPB   dari  2x<sup>2</sup>y  dan  6xy<sup>2</sup>   adalah   2xy  ,  karena  2xy  membagi habis  2x<sup>2</sup>y  dan  6xy<sup>2</sup>.</p>
<p style="padding-left:60px;" align="left">Dengan skema pembagian.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2635" title="Skema Pembagian Bentuk Aljabar" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image003.png" alt="" width="248" height="115" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Jadi, PBT  2x<sup>2</sup>y  dan  6xy<sup>2</sup>   adalah  2 . x . y = 2xy , sedangkan  KPKnya = 2.x.y.x.3y = 6x<sup>2</sup>y<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">3)         Sifat Disributif</p>
<p style="padding-left:60px;" align="left">a  . ( b + c ) = ab + ac ,  atau</p>
<p style="padding-left:60px;" align="left">ab + ac                  =  a ( b + c )</p>
<p style="padding-left:60px;" align="left">Proses pada bentuk  pertama  adalah  perkalian suku satu dengan suku dua, sedangkan bentuk yang terakhir  adalah              bentuk pemfaktoran suku dua  (ab + ac).</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Tampak, bahwa  a dan (a + b)  adalah  factor-faktor dari  (ab + ac).</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"> Dan   a  adalah  PBT dari  ab  dan  ac.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Dengan skema pembagian:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2636" title="Faktor dari ab + ac" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image005.png" alt="" width="117" height="48" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>c.     </strong><strong>Memfaktorkan bentuk   ax</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong></strong><strong>+ bx + c ,  dengan  a,b, c </strong><strong>ε</strong><strong> R , dan  a </strong><strong>≠</strong><strong> 0 </strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Cara I<span id="more-2632"></span></strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Perhatikan bentuk kuadrat  suku tiga;  <strong>ax</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong></strong><strong>+ bx + c</strong>  , yang  dinyatakan  sebagai  perkalian suku dua dengan suku dua berikut;</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img title="Bentuk 1" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image007.png?w=303&#038;h=42" alt="" width="303" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Jika  bentuk ruas kanan  kita jabarkan seperti berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2638" title="Bentuk 2" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image009.png" alt="" width="255" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2639" title="Bentuk 3" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image011.png" alt="" width="237" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2654" title="Bentuk sederhana" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image013.png" alt="" width="347" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Perhatikan suku-suku pada ruas kiri dan ruas kanan dari persamaan (B) tersebut, maka  haruslah</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">pq/a = c   atau   <strong>pq = ac  , dan  p + q = b .</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Dengan demikian pekerjaan  kita  adalah menemukan  nilai p dan q  dengan dua syarat yang mengikat, yaitu</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"> <strong>p dan q </strong>  harus merupakan factor dari  <strong>ac</strong> dan jumlahnya harus  <strong>sama dengan </strong> <strong>b</strong> ( koefisien x).</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Secara skema dapat digambarkan sbb:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2640" title="Skema Faktorisasi" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image015.png" alt="" width="93" height="111" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>I.      </strong><strong>Kasus  jika  nilai</strong>  <strong>a = 1 </strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Bentuk  </strong><strong>ax</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong></strong><strong>+ bx + c , menjadi   x</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong></strong><strong>+ bx + c  sehingga  bentuk pemfaktoran  persamaan  (A)  menjadi;</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2687" title="Kasus a=1" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image017.png" alt="" width="284" height="29" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Dimana :   <strong>p.q = c  ,  dan   p + q = b</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Contoh 1</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Faktorkanlah   <strong>x<sup>2</sup>  &#8211; 11x  + 30 </strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Diketahui  a = 1 , b = -11 , dan  c = 30 .  sehingga dapat ditulis;</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>x<sup>2</sup>  &#8211; 11x  + 30  =  (x + p) (x + q)</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2641" title="Faktorisasi bilangan +30 berjumlah -11" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image019.png" alt="" width="79" height="125" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>x<sup>2</sup>  &#8211; 11x  + 30 = (x – 5) (x – 6) </strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong> </strong><strong></strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>II.    </strong><strong>Kasus  jika  nilai</strong>  <strong>a </strong><strong>≠</strong><strong> 1 </strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Contoh 2 </strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Faktorkanlah   3x<sup>2</sup>  &#8211; 11x  &#8211; 20</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Diketahui  a = 3 , b = -11 , dan  c = &#8211; 20 .  sehingga dapat ditulis;</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2642" title="Pemfaktoran dengan bentuk yg dibakukan" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image021.png" alt="" width="223" height="39" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Selanjutnya  menemukan nilai p dan  q  yang memenuhi dua syarat  tersebut di atas, dengan cara coba dan periksa.  Buatlah skema  seperti diatas !</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2643" title="Faktorisasi -60 yg berjumlah -11" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image023.png" alt="" width="133" height="145" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Selanjutnya  coba dan periksa nilai penggati  p dan q sebagai  factor  dari  -60. Karena  factor dari bilangan bulat  negative , maka  nilai  p dan  q  <strong>berbeda tanda</strong>. ( +  dan  &#8211; ) . Karena jumlahnya  -11, maka untuk memudahkan , langkah awal  kita tentukan  dari bilangan positif.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Jika  nilai p = +1  maka  q = -60 , dan  1 + (-60) = -59 ≠ -11,  jadi  tidak memenuhi.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Lanjutkan dengan  menentukan nilai  p  yang lebih dari  +1.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Jika  nilai p = +2  maka  q = -30 , dan  2 + (-30) = -29 ≠ -11,  jadi  tidak memenuhi.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Hal  ini dapat  dikalkulasi  dalam benak kita.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Jika  p = +4 , maka  q = (-60) : 4 = -15 ,  dan   4 + (-15) = -11, jadi  nilai  p = +4  dan q = -15  bilangan yang memenuhi.  Selanjutnya substitusi  ke dalam bentuk (A)  di atas !</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2644" title="Langkah ke-1" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image025.png" alt="" width="255" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2645" title="Langkah Ke-2" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image027.png" alt="" width="214" height="26" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Tampak  dengan cara seperti  ini, kita  masih harus  menyederhanakan.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Cara  II  </strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Bentuk  <strong>ax</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong> + bx + c  </strong>dapat  kita tulis  sbb:<strong>      </strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-2646" title="Bentuk Pemfaktoran ke-2" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image029.png" alt="" width="254" height="29" />     </strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Jika  ruas kanan  kita uraikan maka  diperoleh bentuk sbb:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2647" title="Penjabaran Bentuk Pemfaktoran Ke-2" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image031.png" alt="" width="414" height="28" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Perhatikan suku-suku pada ruas kiri dan ruas kanan dari persamaan (<em>B</em>) tersebut, maka  haruslah</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>a<sub>1</sub> . a<sub>2</sub> = a  ,              c<sub>1</sub> . c<sub>2</sub> = c   ,  dan        (a<sub>1</sub>.c<sub>2</sub> + a<sub>2</sub>.c<sub>1 </sub>) =  b</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Dengan kata lain,  kita harus menemukan sepasang factor dari  a (koefisien x<sup>2</sup>)  dan sepasang factor dari  konstanta c yang tepat, sehingga jumlah dari hasil kali sepasang factor a dan c sama dengan b (koefisien x).</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Untuk memudahkan dapat kita buat skema berikut<strong> :</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2648" title="Skema Pemfaktoran Bentuk ke-2" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image033.png" alt="" width="173" height="125" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Contoh 3 </strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Faktorkanlah  3x<sup>2</sup> +11 x  &#8211; 20  !</p>
<p style="padding-left:30px;">Selanjutnya  dengan coba-coba dan periksa, temukan jumlah dari hasil perkalian  sepasang factor  dari  3 dan (-20)  sehingga jumlahnya = 11.</p>
<p style="padding-left:30px;"><img title="Contoh Pemfaktoran Cara Ke-2" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image035.png?w=281&#038;h=129" alt="" width="281" height="129" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Sepasang factor  dari 3  adalah (±3, ±1)  dan</p>
<p style="padding-left:30px;">Selanjutnya  kita  dapat  menghitung pasangan  factor  yang tepat yaitu, (3, 1)  dan  (-4, 5)  , karena</p>
<p style="padding-left:30px;">3 x 5 + 1 x (-4)= 15 – 4 = 11 ,   memenuhi syarat :  <strong>a<sub>1</sub>.c<sub>2</sub> + a<sub>2</sub>.c<sub>1</sub> =  b</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2655" title="Skema perkalian  a1 x c2 + a2 x c1  = b" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image039.png" alt="" width="261" height="122" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong> </strong>Tampak dengan cara seperti ini, bentuk pemfaktoran langsung diperoleh.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Cara ini  cocok untuk siswa yang terampil dalam penjumlahan dan perkalian bilangan bulat.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong><br />
</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Contoh 4</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Faktorkanlah  -6x<sup>2</sup> – x  + 35     !</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Diketahui :   a = -6  ,  b = -1  dan  c = 35</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Dengan cara coba dan periksa, kita dapat memeriksa jumlah hasil perkalian pasangan factor-faktor yang memenuhi syarat.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Pasangan factor yang memenuhi  yaitu, (+2 , -3)  dan  (5 , 7) , karena 2 x 7 + (-3) x 5 = 14 – 15 = -1</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Memenuhi syarat:  <strong>a<sub>1</sub>.c<sub>2</sub> + a<sub>2</sub>.c<sub>1</sub> =  b</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2650" title="Contoh 2 Pemfaktoran cara II" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image041.png" alt="" width="277" height="117" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Cara  III</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Dengan menggunakan sifat Distributif</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Bentuk  <strong>ax</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong> + bx + c  </strong>dapat  kita tulis  sbb:<strong>           </strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>ax</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong> + bx + c  = ax</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong> + px +qx + c</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Langkah pemfaktoran ini pada dasarkan mengubah  bentuk suku 3  menjadi suku 4 dengan mengubah suku  bx menjadi bentuk penjumlahan px + qx  dengan  pq = ac, kemudian langkah selanjutnya pemfaktoran dengan menggunakan sifat distributive.</p>
<p style="padding-left:30px;">Dengan skema  seperti diatas .</p>
<p style="padding-left:60px;" align="left"><img title="Skema Faktorisasi" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image015.png?w=93&#038;h=111" alt="" width="93" height="111" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Contoh 5</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Faktorkanlah  3x<sup>2</sup> +11 x  –  20  !</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Diketahui:  a = 3  ,  b = 11 ,  c = -20</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2659" title="Skema pemfaktoran dai -60 berjumlah 11" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image047.png" alt="" width="123" height="102" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Karena  jumlahnya  11,  untuk memudahkan  kita mulai coba dan periksa dalam menentukan faktornya dari bilangan negative. Pasangan factor dari (-60) yang memenuhi adalah -4  dan +15.</p>
<p style="padding-left:30px;">Selanjutnya  bentuk kuadrat tersebut dapat ditulis sbb:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"> 3x<sup>2</sup> +11 x  –  20     = 3x<sup>2</sup> +15 x    – 4x – 20</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">                             = <span style="color:#ff0000;">3x</span> <span style="color:#008080;"><strong>(x + 5)</strong></span>    <span style="color:#ff6600;">– 4</span> <span style="color:#008080;"><strong>(x +5)</strong></span>             (sifat Distributif)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">                             =<strong><span style="color:#008080;">(x + 5)</span> (<span style="color:#ff0000;">3x</span> <span style="color:#ff6600;">–</span> <span style="color:#ff6600;">4</span>)                         </strong>(sifat Distributif)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Atau  dapat anda tulis sbb:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">3x<sup>2</sup> +11 x  –  20      = 3x<sup>2</sup>  – 4x + 15x – 20</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">                             = x (3x – 4) + 5 (3x – 4)              (sifat Distributif)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">                             = (3x – 4) ( x + 5)                       (sifat Distributif)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Hasilnya  sama.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Contoh 6</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Faktorkanlah  -6y<sup>2</sup> – y  + 35     !</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Diketahui :   a = -6  ,  b = -1  dan  c = 35</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Karena jumlah faktornya -1, dengan coba dan periksa untuk memudahkan menentukan pasangan faktornya,  mulailah  dari bilangan positif  dengan mempertimbangkan syarat jumlahnya  -1 dan kemudian lakukan operasi pembagian.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Pasangan factor-faktor  dari -210  yang memenuhi adalah (14 , -15).</p>
<p style="padding-left:30px;">Selanjutnya  bentuk kuadrat tersebut dapat ditulis sbb:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>-6y<sup>2</sup> – y  + 35    = -6y<sup>2</sup> – 15y    +14y + 35</strong></p>
<p style="padding-left:60px;" align="left">                        =<strong> -3y</strong> <strong>( 2y + 5 ) </strong>  <strong>+ 7 ( 2y + 5 )          (sifat Distributif)</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>                        </strong>= <strong>( 2y + 5 ) ( -3y + 7 )                      (sifat Distributif)</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Cara  IV</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Cara  ini hanya penyederhanaan dari  cara III.  .</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Contoh 6</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Faktorkanlah  -6x<sup>2</sup> – x  + 35     !</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Diketahui :   a = -6  ,  b = -1  dan  c = 35</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Selanjutnya  tulis seperti pada skema berikut;</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2660" title="Skema pemfaktoran yg lebih sederhana" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image051.png" alt="" width="420" height="299" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Langkah ini dan langkah-langkah berikut yang sering saya  gunakan, karena langkah-langkah pemfaktoran dapat kita tulis langsung berikut  perhitungan bisa diselesaikan dalam benak kita.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Dari beberapa  cara, silahkan  gunakan cara yang anda rasa lebih  mudah dan dapat dipahami.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Simpulan:</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Dari  semua  cara  yang telah diuraikan di atas,  penentuan  factor-faktor dari  <strong>ac</strong> yang jumlahnya sama dengan <strong>b</strong>  merupakan  syarat perlu serta  dalam penentuan  factor-faktornya menggunakan cara coba-coba  dan periksa. (try and check).</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Sekarang   dapatkah  kita menentukan  factor-faktor nya  secara langsung (tanpa coba dan periksa)? Tentu  BISA  </strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Simak uraian  berikut ….<!--more--></strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Cara  V</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Bentuk  kuadrat    <strong>ax</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong></strong><strong>+ bx + c ,  dengan  a,b, c </strong><strong>ε</strong><strong> R , dan  a </strong><strong>≠</strong><strong> 0  , </strong>dapat  kita tulis;</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong> <img class="alignnone size-full wp-image-2661" title="Bentuk kuadrat yg dibakukan" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image053.png" alt="" width="325" height="41" /></strong><strong></strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>dengan   p.q = ac  ,  dan   p + q = b   dengan  p,q  </strong><strong>ε</strong><strong> bilangan  Bulat</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong> </strong>Jika  anda  analisa  nilai  p  dan  q merupakan  bilangan bulat, sedangkan himpunan bilangan bulat merupakan himpunan bagian (sub set) dari himpunan bilangan rasional.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Bilangan rasional </strong>adalah  bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk  <strong>r / s </strong> dengan <strong>s </strong><strong>≠</strong><strong> 0 dan </strong> <strong>r dan  s  </strong><strong>adalah </strong> <strong>bilangan bulat .</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"> Dan jika  anda  analisa dari bentuk <strong>ax</strong><strong><sup>2</sup></strong><strong></strong><strong>+ bx + c</strong> <strong>=(a1x + p)(a2x +q)</strong> ,  nilai   <strong>b<sup>2</sup> – 4ac</strong>   (disebut diskriminan) merupakan bilangan kuadrat, sehingga dapat ditulis :</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>         b<sup>2</sup> – 4ac = k<sup>2</sup>  ,  dengan  k bilangan bulat positif.   Atau  </strong></p>
<p style="padding-left:60px;" align="left"><strong><img class="aligncenter" title="K : Akar kuadrat Diskriminan" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image055.png?w=105&#038;h=33" alt="" width="105" height="33" /></strong>Selanjutnya;</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>         </strong>b<sup>2</sup> – 4ac = k<sup>2</sup></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">↔     b<sup>2</sup> – k<sup>2</sup>    = 4ac</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">↔    (b + k) (b – k) = 4pq</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2662" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image057.png" alt="" width="202" height="47" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong><sup> </sup></strong>Karena  p dan q  factor  dari  ac yang merupakan bilangan bulat tertentu,  maka  dapat kita tentukan</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><span style="color:#ff0000;"><sup>                   </sup></span><strong><span style="color:#ff0000;"><sup><img class="alignnone size-full wp-image-2664" title="Nilai p  dan  q" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image059.png" alt="" width="211" height="46" /></sup></span><sup><br />
</sup></strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Gunakan rumus ini untuk menentukan factor-faktornya !</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Contoh 7</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Faktorkanlah  -6x<sup>2</sup> – x  + 35     !</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Diketahui :   a = -6  ,  b = -1  dan  c = 35</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img title="Nilai  k" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image061.png?w=576&#038;h=31" alt="" width="576" height="31" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img title="Nilai  p  dan  q" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image063.png?w=203&#038;h=42" alt="" width="203" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img title="Nilai  q" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image065.png?w=225&#038;h=42" alt="" width="225" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2669" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image067.png" alt="" width="283" height="46" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2671" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image069.png" alt="" width="254" height="46" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2672" title="" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image071.png" alt="" width="254" height="46" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Contoh 8</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Faktorkanlah  -6x<sup>2</sup> – x   + 35     !</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><strong>Menggunakan cara IV</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2665" title="Nilai  k" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image061.png" alt="" width="576" height="31" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2666" title="Nilai  p  dan  q" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image063.png" alt="" width="203" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2668" title="Nilai  q" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image065.png" alt="" width="225" height="42" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Dengan menggunakan rumus  diatas diperoleh pasangan factor yang tepat adalah (+14 , -15)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Langkah pertama  kita faktorkan  -6x<sup>2</sup> –15 x = -3x(2x + 5)  , kemudian kita tulis:</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left"><img class="alignnone size-full wp-image-2667" title="Cara IV" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image075.png" alt="" width="296" height="126" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Jadi,    -6x<sup>2</sup> – x   + 35 = (-3x + 7) (2x + 5)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="left">Tampak,  dengan menggunakan rumus untuk <strong>p</strong> dan <strong>q</strong>  tersebut di atas, pasangan faktor  <strong>ac </strong>yang berjumlah <strong>b </strong>dapat ditentukan tanpa coba-coba dan periksa. Rumus ini sangat membantu terutama untuk bilangan yang cukup besar dan  cara pemfaktoran ke IV lebih singkat tanpa harus menyederhanakan lagi.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="center">Semoga dapat dipahami</p>
<br />Filed under: <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/aljabar/'>ALJABAR</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deni11math.wordpress.com/2632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deni11math.wordpress.com/2632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deni11math.wordpress.com/2632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deni11math.wordpress.com/2632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deni11math.wordpress.com/2632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deni11math.wordpress.com/2632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deni11math.wordpress.com/2632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deni11math.wordpress.com/2632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deni11math.wordpress.com/2632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deni11math.wordpress.com/2632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deni11math.wordpress.com/2632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deni11math.wordpress.com/2632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deni11math.wordpress.com/2632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deni11math.wordpress.com/2632/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2632&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deni11math.wordpress.com/2011/11/01/pemfaktoran-bentuk-kuadrat-ax2-bx-c/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84ff14288a2ff47d49d95f158f710a0d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deni11math</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image001.png" medium="image">
			<media:title type="html">Skema Pembagian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image003.png" medium="image">
			<media:title type="html">Skema Pembagian Bentuk Aljabar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image005.png" medium="image">
			<media:title type="html">Faktor dari ab + ac</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image007.png" medium="image">
			<media:title type="html">Bentuk 1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image009.png" medium="image">
			<media:title type="html">Bentuk 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image011.png" medium="image">
			<media:title type="html">Bentuk 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image013.png" medium="image">
			<media:title type="html">Bentuk sederhana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image015.png" medium="image">
			<media:title type="html">Skema Faktorisasi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image017.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kasus a=1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image019.png" medium="image">
			<media:title type="html">Faktorisasi bilangan +30 berjumlah -11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image021.png" medium="image">
			<media:title type="html">Pemfaktoran dengan bentuk yg dibakukan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image023.png" medium="image">
			<media:title type="html">Faktorisasi -60 yg berjumlah -11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image025.png" medium="image">
			<media:title type="html">Langkah ke-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image027.png" medium="image">
			<media:title type="html">Langkah Ke-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image029.png" medium="image">
			<media:title type="html">Bentuk Pemfaktoran ke-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image031.png" medium="image">
			<media:title type="html">Penjabaran Bentuk Pemfaktoran Ke-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image033.png" medium="image">
			<media:title type="html">Skema Pemfaktoran Bentuk ke-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image035.png" medium="image">
			<media:title type="html">Contoh Pemfaktoran Cara Ke-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image039.png" medium="image">
			<media:title type="html">Skema perkalian  a1 x c2 + a2 x c1  = b</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image041.png" medium="image">
			<media:title type="html">Contoh 2 Pemfaktoran cara II</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image015.png" medium="image">
			<media:title type="html">Skema Faktorisasi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image047.png" medium="image">
			<media:title type="html">Skema pemfaktoran dai -60 berjumlah 11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image051.png" medium="image">
			<media:title type="html">Skema pemfaktoran yg lebih sederhana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image053.png" medium="image">
			<media:title type="html">Bentuk kuadrat yg dibakukan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image055.png" medium="image">
			<media:title type="html">K : Akar kuadrat Diskriminan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image057.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image059.png" medium="image">
			<media:title type="html">Nilai p  dan  q</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image061.png" medium="image">
			<media:title type="html">Nilai  k</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image063.png" medium="image">
			<media:title type="html">Nilai  p  dan  q</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image065.png" medium="image">
			<media:title type="html">Nilai  q</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image067.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image069.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image071.png" medium="image" />

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image061.png" medium="image">
			<media:title type="html">Nilai  k</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image063.png" medium="image">
			<media:title type="html">Nilai  p  dan  q</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image065.png" medium="image">
			<media:title type="html">Nilai  q</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/11/image075.png" medium="image">
			<media:title type="html">Cara IV</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Soal Geometri Klasik</title>
		<link>http://deni11math.wordpress.com/2011/10/23/soal-geometri-klasik/</link>
		<comments>http://deni11math.wordpress.com/2011/10/23/soal-geometri-klasik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Oct 2011 14:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deni11math</dc:creator>
				<category><![CDATA[GEOMETRI]]></category>
		<category><![CDATA[KONSTRUKSI-KONSTRUKSI GARIS PADA SEGITIGA]]></category>
		<category><![CDATA[MEMBAGI DUA SEGITIGA SAMA LUAS]]></category>
		<category><![CDATA[SOAL PERSEGIPANJANG]]></category>
		<category><![CDATA[SOAL-SOAL GEOMETRI TENTANG SEGITIGA DAN SEGIEMPAT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deni11math.wordpress.com/?p=2590</guid>
		<description><![CDATA[SOAL GEOMETRI KLASIK TENTANG  SEGITIGA DAN PERSEGIPANJANG           Tulisan ini hanya sebagai ungkapan  rasa rindu penulis kepada almarhum ayahanda. Almarhum ayahanda  figur seorang ayah yang sangat low profil dimata saya, suka menyuruh berbagai hal, mengajak bekerja bersama-sama, mengajarkan tehnik berhitung ketika  saya di SD, bahkan samapai saya kuliah pun sering menanyakan pembelajaran-pembelajaran di sekolah.           [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2590&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">SOAL GEOMETRI KLASIK</p>
<p align="center">TENTANG  SEGITIGA DAN PERSEGIPANJANG</p>
<p style="text-align:justify;">          Tulisan ini hanya sebagai ungkapan  rasa rindu penulis kepada almarhum ayahanda. Almarhum ayahanda  figur seorang ayah yang sangat low profil dimata saya, suka menyuruh berbagai hal, mengajak bekerja bersama-sama, mengajarkan tehnik berhitung ketika  saya di SD, bahkan samapai saya kuliah pun sering menanyakan pembelajaran-pembelajaran di sekolah.</p>
<p style="text-align:justify;">          Sering kali ayahanda semasa hidupnya melontarkan soal-soal uraian seperti soal mekanika (ilmu gaya) dalam fisika,  aljabar atau geometri. Maklum ayahanda semasa mudanya mengenyam pendidikan di jaman penjajahan Belanda dan jaman kemerdekaan yang mana kurikulum pada masa itu menitikberatkan pada penguasaan ilmu alam, ilmu geometri atau ilmu ukur ruang (stereometri) dan ilmu ukur bidang (planimetri) yang disebut ilmu pasti, hingga beliau masuk SMA bagian B dan melanjutkan kuliah jurusan Tehnik Sipil  Fakultas Teknik Universitas Indonesia di Bandung pada tahun 1950-an yang kini bernama Institut Teknologi Bandung sampai beliau  bekerja pun selama 35 tahun hingga pensiun di sana. Dalam pandangan saya, pembelajaran di masa itu cukup bermakna,   karena sampai beliau usia lanjut pun begitu melekat dalam ingatannya pengetahuan yang beliau peroleh semasa mudanya.</p>
<p style="text-align:justify;">         Salah satu soal yang beliau lontarkan pada  saya  saat masih sekolah dulu adalah soal geometri bidang (dulu ilmu ukur segitiga) tingkat SMP  dan disaat itu pun saya tak bisa menjawabnya karena pengetahuan dasar tentang konstruksi garis tidak saya dapatkan di sekolah, setelah saya kuliah tingkat I, baru saya bisa memahami soal-soal geometri tersebut .Jadi soal ini tergolong cukup tinggi untuk siswa SMP atau bahkan siswa SMA atau SMK saat ini dan  kini penulis mencoba membahasnya secara lebih lengkap dari apa yang pernah dibahas ayahanda. Soal ini cocok untuk mahasiswa jurusan pendidikan matematika , guru muda dan penggemar matematika untuk sekedar menambah wawasan.</p>
<p>           Redaksi soalnya sebagai berikut:</p>
<p>Dengan menggunakan  alat tulis, penggaris dan sebuah jangka.</p>
<p><strong><em>Pada salah satu sisi sebuah segitiga sembarang terdapat sebuah titik, dari titik tersebut gambarlah sebuah garis sehingga membagi segitiga  menjadi dua bagian yang sama luasnya. </em></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Sebaiknya anda coba jawab dulu,  sebelum lihat pembahasan !<span id="more-2590"></span></p>
<p>Inventarisir data soal kemudian sedikit analisa.</p>
<p>Diketahui: segitiga ABC dan sebuah titik P pada salah satu sisinya misalkan sisi AC.</p>
<p>Ada 3 kemungkinan tempat kedudukan titik P pada sisi AC yaitu :</p>
<ol>
<li>Titik P  terletak ditengah-tengah AC , dimana  jarak AP = jarak PC <strong><em></em></strong></li>
<li>Titik P  diantara  A dan C , ( A – P – C )  dimana  jarak PA &gt; jarak PC<strong><em></em></strong></li>
<li>Titik P  diantara  A dan C , ( A – P – C )  dimana  jarak PA &lt; jarak PC<strong><em></em></strong></li>
</ol>
<ol>
<li>Untuk kasus titik  P  terletak ditengah-tengah AC , dimana  jarak AP = jarak PC.<strong><em></em></strong></li>
</ol>
<p style="padding-left:30px;">Buat garis BP dan garis BP adalah salah satu garis berat segitiga ABC dari titik sudut B.</p>
<p style="padding-left:30px;">Sangat mudah menggambarnya.</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2591" title="TK titik P di tengah-tengah AC" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0011.png" alt="" width="270" height="167" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Harus ditunjukkan bahwa :</p>
<p align="center"><strong>luas segitiga  APB = luas segitiga PCB</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Buat garis tinggi BE  tegak lurus AC.</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2592" title="Garis Tinggi" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0031.png" alt="" width="270" height="167" /></p>
<p style="padding-left:30px;">luas  segitiga  APB      = ½ x AP x BE</p>
<p style="padding-left:60px;">                              = ½ x PC x BE  (karena panjang AP = PC )</p>
<p style="padding-left:60px;">                              = luas daerah segitiga PCB  (yang harus ditunjukkan)</p>
<p style="padding-left:30px;">Dengan sifat garis berat segitiga dan garis-garis parallel (sejajar), kita akan membuktikan untuk kasus berikutnya.</p>
<p style="padding-left:30px;">2.   Untuk kasus  Titik P  diantara  A dan C , ( A – P – C )  dimana  jarak PA &gt; PC.<strong><em></em></strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Seperti pada gambar berikut :</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2622" title="Kasus 2" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0054.png" alt="" width="269" height="167" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Langkah menggambar :</p>
<ul style="padding-left:30px;">
<li>Buat  segmen garis  PB</li>
<li>Buat garis perpanjangan AB</li>
<li>Buat garis melalui C sejajar garis  PB sehingga memotong perpanjangan garis AB di titik D    (A – B – D) , simak langkah-langkah menggambarnya :</li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">-       Dengan sebuah jangka, gambar  busur lingkaran yang berpusat di titik B dengan panjang jari-jari  sama dengan panjang PC, selanjutnya ditulis (B ; PC);</p>
<p style="padding-left:30px;">-       Gambar busur lingkaran (C ; PB) sehingga memotong busur lingkaran (B ; PC) di titik T.</p>
<p style="padding-left:30px;">-       Gambar garis  CT  sehingga memotong perpanjangan garis AB di titik D   (A – B – D).</p>
<p style="padding-left:60px;">(garis CD // garis PB)</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> <img class="size-full wp-image-2594 aligncenter" title="Gb. Konstruksi garis-garis" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0071.png" alt="" width="425" height="372" /></strong></p>
<ul>
<li>Selanjutnya tentukan titik tengah AD sehingga jarak AE= jarak ED, anda dapat menggunakan cara menggambar sumbu garis AD. <strong></strong></li>
<li>Buat segmen garis PE, segmen garis PE adalah garis yang membagi segitiga ABC  menjadi dua bagian yang sama luasnya. <strong></strong></li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">Yang harus ditunjukkan adalah,</p>
<p align="center"><strong>luas segitiga PAE = luas segiempat PEBC</strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p style="padding-left:30px;">-        Buat garis bantu PD sehingga memotong segmen garis BC di titik Q.</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="size-full wp-image-2595 aligncenter" title="Gb. Konstruksi garis PD" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0091.png" alt="" width="417" height="183" /></p>
<p style="padding-left:30px;">-        Perhatikan segiempat PBDC adalah <strong>trapesium</strong>, (karena PB // CD) !!<strong></strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Karena panjang alasnya sama yaitu PB dan tingginya sama karena PB // CD), maka</p>
<p style="padding-left:30px;">Luas segitiga  PBC                             = luas segitiga  BPD</p>
<p style="padding-left:30px;">Luas segitiga PBQ + luas segitiga PQC = luas segitiga PBQ + luas segitiga BQD</p>
<p style="padding-left:30px;">               Jadi,<strong> </strong>Luas segitiga PQC       = luas segitiga BQD<strong></strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Perhatikan segitiga PAD  !</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Luas segitiga PAE  </strong>= <strong>luas segitiga PED</strong> (karena  panjang AE = ED)<strong>    </strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>                                    = </strong>luas segiempat PEBQ + luas segitiga BQD</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>                                    = </strong>luas segiempat PEBQ + luas segitiga PQC</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>                                    = luas segiempat PEBC  </strong>(yang harus ditunjukkan)</p>
<p style="padding-left:30px;">
<p style="padding-left:30px;">
<p style="padding-left:30px;">3.   Untuk kasus  Titik P  diantara  A dan C , ( A – P – C )  dimana  jarak PA &lt; PC.<strong><em></em></strong></p>
<p style="padding-left:60px;">Seperti pada gambar berikut :</p>
<p style="padding-left:60px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2623" title="Kasus 3" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0114.png" alt="" width="269" height="167" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Langkah-langkah menggambar :</p>
<ul>
<li>Buat  segmen garis  PB</li>
<li>Buat garis perpanjangan CB</li>
<li>Buat garis melalui A sejajar garis  PB sehingga memotong perpanjangan garis CB di titik D    (C – B – D),  langkah-langkah menggambarnya  analog dengan  kasus (B).</li>
<li>Tentukan titik tengah  segmen garis CD yaitu  E , sehingga  panjang CE = panjang ED.</li>
<li>Buat segmen garis  PE, segmen garis PE adalah garis yang membagi dua segitiga ABC membagi dua bagian yang sama luasnya.</li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">Tampak seperti pada  gambar berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2618" title="Kasus ke-3" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0132.png" alt="" width="370" height="253" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Harus ditunjukkan bahwa, <strong>luas segitiga CPE = luas segiempat PABE.</strong></p>
<p>    <strong></strong></p>
<p style="padding-left:30px;">-        Buat garis bantu PD sehingga memotong segmen garis AB di titik F.</p>
<p style="padding-left:60px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2619" title="Konstruksi garis PD" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0152.png" alt="" width="383" height="261" /></p>
<p style="padding-left:30px;">-        Perhatikan  trapesium PBDA, (karena PB // AD) !!<strong></strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Karena panjang alasnya sama yaitu PB dan tingginya sama karena PB // AD), maka</p>
<p style="padding-left:30px;">Luas segitiga  PBA                             = luas segitiga  BPD</p>
<p style="padding-left:30px;">Luas segitiga PBF + luas segitiga PFA   = luas segitiga PBF + luas segitiga BFD</p>
<p style="padding-left:30px;">               Jadi,<strong> </strong>Luas segitiga PFA        = luas segitiga BFD<strong></strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Perhatikan segitiga  CPD  !</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Luas segitiga CPE  </strong>= <strong>luas segitiga PED</strong> (karena  panjang CE = ED)<strong>    </strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>                                    = </strong>luas segiempat PEBF + luas segitiga BFD</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>                                    = </strong>luas segiempat PEBF + luas segitiga PFA</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>                                    = luas segiempat PABE  </strong>(yang harus ditunjukkan)</p>
<p style="padding-left:30px;">
<p style="padding-left:30px;">
<p style="padding-left:30px;"><strong> Soal Kedua:</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Soal sederhana untuk siswa SMP kelas IX.</p>
<p style="padding-left:30px;">Diketahui ABCD persegipanjang, dan AC garis diagonal seperti tampak pada gambar.</p>
<p style="padding-left:30px;">Jika luas persegipanjang FGBH = 37 satuan luas, berapakah luas persegipanjang DEFI ?</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><img class="size-full wp-image-2599 aligncenter" title="Persegipanjang ABCD" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0171.png" alt="" width="271" height="145" /></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong>Sebaiknya anda coba jawab dulu,  sebelum melihat pembahasan !<!--more--></p>
<p style="padding-left:30px;">Perhatikan gambar berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2600" title="Luas area yg diarsir  sama" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0191.png" alt="" width="269" height="139" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Karena segiempat FGBH persegipanjang, maka GI // BC dan EH // AB, maka</p>
<p style="padding-left:30px;">Besar sudut FAG =  Besar sudut CFH (sudut sehadap)</p>
<p style="padding-left:30px;">Besar sudut FGA =  Besar sudut CHF = 90<sup>0</sup> (sudut sehadap), sehingga</p>
<p style="padding-left:30px;">Segitiga  AGF <strong>sebangun</strong> dengan segitiga FHC , akibatnya</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="size-full wp-image-2601 aligncenter" title="Perbandingan sisi-sisi yang sesuai, sebanding" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0211.png" alt="" width="95" height="33" /></p>
<p style="padding-left:30px;" align="center">AG x CH = FG x FH</p>
<p style="padding-left:30px;" align="center">EF x IF = luas persegipanjang FGBH (karena AG=EF dan CH = IF)</p>
<p style="padding-left:30px;" align="center"><strong>luas persegipanjang DEFI = luas persegipanjang FGBH = 37 satuan luas</strong></p>
<p style="padding-left:30px;" align="center">Demikian pembahasan 2 soal tersebut.</p>
<p style="padding-left:30px;" align="center">Semoga  menambah sedikit wawasan anda tentang geometri.</p>
<br />Filed under: <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/geometri/'>GEOMETRI</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deni11math.wordpress.com/2590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deni11math.wordpress.com/2590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deni11math.wordpress.com/2590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deni11math.wordpress.com/2590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deni11math.wordpress.com/2590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deni11math.wordpress.com/2590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deni11math.wordpress.com/2590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deni11math.wordpress.com/2590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deni11math.wordpress.com/2590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deni11math.wordpress.com/2590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deni11math.wordpress.com/2590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deni11math.wordpress.com/2590/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deni11math.wordpress.com/2590/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deni11math.wordpress.com/2590/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2590&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deni11math.wordpress.com/2011/10/23/soal-geometri-klasik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84ff14288a2ff47d49d95f158f710a0d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deni11math</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0011.png" medium="image">
			<media:title type="html">TK titik P di tengah-tengah AC</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0031.png" medium="image">
			<media:title type="html">Garis Tinggi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0054.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kasus 2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0071.png" medium="image">
			<media:title type="html">Gb. Konstruksi garis-garis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0091.png" medium="image">
			<media:title type="html">Gb. Konstruksi garis PD</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0114.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kasus 3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0132.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kasus ke-3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0152.png" medium="image">
			<media:title type="html">Konstruksi garis PD</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0171.png" medium="image">
			<media:title type="html">Persegipanjang ABCD</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0191.png" medium="image">
			<media:title type="html">Luas area yg diarsir  sama</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image0211.png" medium="image">
			<media:title type="html">Perbandingan sisi-sisi yang sesuai, sebanding</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEMANFAATAN FEATURE-FEATURE MS.OFFICE EXCEL 2007</title>
		<link>http://deni11math.wordpress.com/2011/10/09/pemanfaatan-feature-feature-ms-office-excel-2007/</link>
		<comments>http://deni11math.wordpress.com/2011/10/09/pemanfaatan-feature-feature-ms-office-excel-2007/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2011 14:18:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deni11math</dc:creator>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[CONDITIONAL FORMATTING MS.OFFICE EXCEL 2007]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURE-FEATURE MS.EXCEL 2007]]></category>
		<category><![CDATA[KEGUNAAN CONDITIONAL FORMATTING]]></category>
		<category><![CDATA[MEMBUAT JADWAL MENGAJAR DENGAN CONDITIONAL FORMATTING]]></category>
		<category><![CDATA[MEMBUAT ROSTER WITH CONDITIONAL FORMATTING]]></category>
		<category><![CDATA[PEMANFAATAN MS.EXCEL 2007 DALAM MEMBUAT JADWAL PELAJARAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deni11math.wordpress.com/?p=2547</guid>
		<description><![CDATA[PEMANFAATAN FEATURE  MS.EXCEL DALAM MEMBUAT JADWAL PELAJARAN            Berbagai  teknis yang dilakukan dalam membuat jadwal pelajaran, ada yang dibuat secara manual dengan menggunakan sejumlah warna yang berkorespondensi satu-satu dengan nama pengajar/mata pelajaran , hingga penggunaan program aplikasi pembuat jadwal pelajaran seperti aSc Timestable yang cukup lengkap hingga pengaturan siswa maupun ruangan telah disediakan. Namun demikian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2547&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">PEMANFAATAN FEATURE  MS.EXCEL</p>
<p align="center">DALAM MEMBUAT JADWAL PELAJARAN</p>
<p style="text-align:justify;">           Berbagai  teknis yang dilakukan dalam membuat jadwal pelajaran, ada yang dibuat secara manual dengan menggunakan sejumlah warna yang berkorespondensi satu-satu dengan nama pengajar/mata pelajaran , hingga penggunaan program aplikasi pembuat jadwal pelajaran seperti aSc Timestable yang cukup lengkap hingga pengaturan siswa maupun ruangan telah disediakan. Namun demikian program ini pun pada prinsipnya sama menggunakan pewarnaan yang berbeda untuk setiap nama pengajar atau mata pelajaran dengan maksud sebagai indikator pembeda kondisi jadwal yang dibuat dengan bantuan computer.</p>
<p style="text-align:justify;">          Program aplikasi aSc Timestable  tidak gratis (not free) alias harus beli, kalau yang bisa kita downloadpun merupakan versi trial, lumayan sekedar mengenal penggunaan program aplikasi tersebut. Penulis telah mencoba mengunduh program  aSc Times Table tersebut dan menggunakannya namun masih terdapat error , akhirnya kembali lagi menggunakan MS. Excel walaupun entry datanya dan penataannya manual satu persatu  , namun cukup membantu dengan cepat dalam membuat jadwal pelajaran dan lebih familiar bagi kita yang sering menggunakannya.</p>
<p style="text-align:justify;">         Sepuluh tahun yang lalu lampu rambu perempatan jalan telah menginspirasi penulis. Saat kendaraan yang saya tunggangi di malam hari berhenti di perempatan dan   Traffic Lights yang berwarna merah, kuning, dan hijau jadi perhatian saya. Saat itu terlintas dalam benak saya sepertinya dalam menyusun jadwal mengajar dapat menggunakan warna-warna tersebut. Setibanya di rumah tanpa menunggu lama saya nyalakan PC jadul dan saya buka MS.Excel 97 lalu mencari pemformatan cells  dengan membuka menu format  saya temukan submenu conditional format yang hanya dapat berisi 3 kondisi saja, artinya MS. Excel 97 menuntut kita untuk terampil menggkombinasikan fungsi-fungsi yang ada. Walau harus sedikit merumuskan beberapa cell untuk kondisi jadwal akhirnya membuat jadwal mengajar dengan formatting cells dapat saya buat.</p>
<p style="text-align:justify;">         Dalam MS. Excel 97 hanya berisi 3 kondisi , berbeda dengan MS.Office Excel 2007  yang berisi feature conditional formatting hingga 64 kondisi dan beberapa feature lainnya berbentuk icons yang tidak ada dalam MS. Excel 97 dan Traffic Lights yang telah menginspirasi penulis dijadikan sebagai salah satu <strong><em>icon sets</em></strong> formatting cells, sehingga dalam pemformatan cells lebih variatif,mudah dan simple.</p>
<p style="text-align:justify;">         Dalam membuat jadwal mengajar dengan formatting cells , warna <span style="color:#ff0000;"><strong>merah</strong></span> saya gunakan sebagai indicator untuk kondisi jadwal <strong>Rangkap</strong> artinya satu mata pelajaran yang diampu oleh seorang guru terdapat di beberapa ruang kelas yang berbeda pada saat yang bersamaan. Warna<span style="color:#008000;"><strong> hijau </strong></span>sebagai indicator jumlah jampel per minggu yang dialokasikan masih <strong>kurang dalam satu kelas</strong>, dan warna <strong>kuning </strong>sebagai indikator jumlah jampel  <strong>berlebih</strong> dalam satu kelas dari yang dialokasikan sesuai muatan kurikulum. Hal ini sangat membantu dalam entry kode pengajar atau mengedit jadwal, saat mengganti kode pengajar si A dengan si B terkadang kita lupa siapa yang diganti atau dihapus , mata pelajaran apa yang kurang atau berlebih, jadi kita tak akan dibebani dengan hal tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">          Untuk pemula yang belum mengenal feature-feature MS. Excel 2007 lainnya, berikut penulis sajikan langkah-langkah membuat jadwal mengajar atau jadwal pelajaran dengan formatting cells:<span id="more-2547"></span></p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Buka  MS. Excel,  satu workshett  kosong terbuka secara otomatis</li>
<li>Pada Sheet 1, buatlah dan tentukan rancangan bentuk jadwal yang diinginkan, bentuk vertical atau horizontal sekaligus distribusikan jumlah jampel setiap hari dari Senin s.d. Sabtu sehingga jumlah jampel per Minggu sesuai dalam muatan kurikulum sekolah.</li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">Berikut  contoh blanko jadwal yang berbentuk vertical.</p>
<p> <img class="alignnone size-full wp-image-2548" title="Contoh Blanko Jadwal Mengajar" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image001.png" alt="" width="567" height="282" /></p>
<ul>
<li> Pada Sheet yang sama di area lain yang tidak sebaris dengan jadwal, buatlah <strong>tabel  data</strong> yang memuat  kode  pengajar/mata pelajaran dan alokasi jumlah jampel setiap kelas dalam satu Minggu.</li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">( <em>Jadwal  dengan tabel data harus dibuat dalam satu Sheet yang sama , karena  Conditional Formatting tidak dapat bekerja pada Sheet yang berbeda jika menggunakan fungsi vlookup reference</em>).</p>
<p> <img class="alignnone size-full wp-image-2549" title="Tabel Data " src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image003.png" alt="" width="584" height="230" /></p>
<ul>
<li>Langkah selanjutnya, pemformatan setiap Cell pada jadwal yang telah dibuat.</li>
</ul>
<p><strong>Untuk kondisi 1</strong> (Pewarnaan untuk kondisi jadwal rangkap)</p>
<p>-       Pilih range cell D8:T8  &#8211; Klik <strong>Tab Home </strong>– Klik <strong>Conditional Formatting</strong> – klik  <strong><span style="text-decoration:underline;">H</span>ighlight Cells </strong>-  klik <strong>duplicate values…. </strong></p>
<p style="padding-left:60px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2550" title="Sub Tab Conditional Formatting" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image005.png" alt="" width="492" height="412" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Maka  muncul kotak dialog  Duplicate values seperti berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2551" title="Kotak Dialog Duplicate Values" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image007.png" alt="" width="363" height="139" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Jika anda tidak menginginkan warna baku yang disediakan, anda bisa klik menu dropdown value with lalu klik <strong>custom format…</strong>, maka terbuka kotak dialog Format Cells:</p>
<p style="padding-left:30px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2552" title="Kotak dialog Format Cells" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image009.png" alt="" width="540" height="505" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Saya memilih  <strong>Tab  Fill</strong> untuk mewarnai cells dengan warna merah lalu OK.</p>
<p style="padding-left:30px;">(pilih Tab Font jika anda mau memilih Hurufnya saja yang diwarnai ).</p>
<p style="padding-left:30px;">Selanjutnya periksa Cells D8 s.d. T8  yang sudah kita format  dengan duplikasi tadi.</p>
<p style="padding-left:30px;">Klik <strong>Conditional Formatting</strong> – klik  <strong>Manage <span style="text-decoration:underline;">R</span>ules … </strong> , maka tampak pada kotak dialog berikut :</p>
<p style="padding-left:30px;">Pemformatan untuk Duplikcate values diterapkan pada range D8:T8.  Klik <strong>Apply</strong> lalu <strong>OK.</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2553" title="Kotak Dialog Conditional Formatting Rules Manager" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image011.png" alt="" width="565" height="275" /></p>
<p><strong>Untuk kondisi 2 </strong>(Pewarnaan Cells untuk kondisi jumlah jampel kurang)</p>
<p>-       Format  Cell D8 dengan menggunakan formula (funggsi yang digunakan COUNTIF dan VLOOKUP)</p>
<p>-       Klik <strong>Conditional Formatting</strong> – klik <strong> <span style="text-decoration:underline;">N</span>ew Rule…</strong> , maka terbuka kotak dialog berikut:</p>
<p>-       Klik  <strong>Use a formula to determine which cells to format</strong> – pada kotak tab F<span style="text-decoration:underline;">o</span>rmat value where this formula is true ketikkan  rumus berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;">=COUNTIF(D$8:D$59,D8)&lt;VLOOKUP(D8,$AO$72:$BE$96,3,FALSE) , lalu</p>
<p style="padding-left:30px;">Klik button Format – klik warna sesuai selera anda lalu OK .</p>
<p style="padding-left:30px;">Penjelasan :</p>
<p style="padding-left:30px;">Fungsi COUNTIF : untuk menghitung konten cell D8 dalam range cells D8:D59</p>
<p style="padding-left:30px;">(Range D8:D59 berisi  38 Cell yang mewakili jumlah 38 jampel per minggu untuk kelas 7A)</p>
<p style="padding-left:30px;">Fungsi VLOOKUP : untuk mencari konten D8 dalam table array (AO72:BE96) yang merupakan jumlah jampel untuk kelas 7A mata pelajaran dengan kode pengajar yang berkorespondensi dengan konten pada cell D8.</p>
<p style="padding-left:30px;">3 adalah  nomor indeks kolom untuk alokasi jumlah jampel kelas 7A.</p>
<p style="padding-left:30px;">False : nilai range_lookup  agar fungsi VLOOKUP mencari secara tepat tanpa harus menyusun data tabel secara terurut.</p>
<p style="padding-left:30px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2554" title="Kotak Dialog  New Formatting Rule" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image013.png" alt="" width="391" height="378" /></p>
<p><strong>Untuk kondisi 3 </strong>(Pewarnaan Cells untuk kondisi jumlah jampel berlebih)</p>
<p>Dengan langkah yang sama seperti untuk kondisi 2</p>
<p>-       Format  Cell D8 , klik cell D8</p>
<p>-       Klik <strong>Conditional Formatting</strong> – klik  <strong><span style="text-decoration:underline;">N</span>ew Rule…</strong> , maka terbuka kotak dialog berikut:</p>
<p>-       Klik  Use a formula to determine which cells to format – pada kotak tab F<span style="text-decoration:underline;">o</span>rmat value where this formula is true ketikkan rumus berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;">=COUNTIF(D$8:D$59,D8)&gt;VLOOKUP(D8,$AO$72:$BE$96,3,FALSE) , lalu</p>
<p style="padding-left:30px;">Klik button Format – klik warna sesuai selera anda lalu OK – OK.</p>
<p style="padding-left:30px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2555" title="Kotak Dialog New Formatting Rule" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image015.png" alt="" width="391" height="378" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Formatting cell D8 dengan 3 kondisi selesai, untuk melihat pemformatan tadi</p>
<p>-       Klik <strong>Conditional Formatting </strong>– klik  <strong>Manage <span style="text-decoration:underline;">R</span>ules … </strong> , maka tampak pada kotak dialog berikut :</p>
<p style="padding-left:30px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2556" title="Kotak Dialog Conditinal Formatting Rules Manager" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image017.png" alt="" width="502" height="245" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Dalam kotak dialog ini anda dapat menghapus, mengedit formula, menata urutan kondisi formatting.</p>
<p>-       Langkah selanjutnya Formatting cell E8, F8, s.d. T8 (sesuai jumlah kolom pada jadwal yang anda buat).<!--more--></p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk pemformatan cell E8, F8, s.d. T8  tak perlu merumuskan seperti langkah diatas, kita gunakan Format Painter pada group Clipboard  sub tab Home.</p>
<p style="padding-left:30px;">Klik  cell D8 – klik <strong>Format Painter</strong> – klik cell E8.</p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk melihat hasil pemformatan pada cell E8 ,</p>
<p style="padding-left:30px;">Klik cell E8 – klik  <strong>Conditional Formatting</strong> – klik <strong> Manage <span style="text-decoration:underline;">R</span>ules … </strong> , maka tampak pada kotak dialog berikut :</p>
<p style="padding-left:30px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2557" title="Kotak Dialog CFRM" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image019.png" alt="" width="502" height="245" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk melihat sepintas formula, gerakkan pointer mouse hingga di atas formula, untuk mengedit klik kondisi yang akan diedit – klik <strong>tab <span style="text-decoration:underline;">E</span>dit Rule… </strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Dengan cara yang sama, format untuk cell F8, G8 , dst..</p>
<p>-       Langkah selanjutnya Formatting range cell D9:T9 (sesuai jumlah kolom pada jadwal yang anda buat)</p>
<p style="padding-left:30px;">Pilih  range cell D8:T8  &#8211; klik <strong>Format Painter</strong> – klik cell D9</p>
<p style="padding-left:30px;">Maka range cell D9:T9 telah terformat.</p>
<p style="padding-left:30px;">Periksa cell D9 : Klik cell D9 – klik  <strong>Conditional Formatting</strong> – klik  <strong>Manage <span style="text-decoration:underline;">R</span>ules … </strong> , maka tampak pada kotak dialog berikut :</p>
<p style="padding-left:30px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2558" title="Koatak Dialog CFRM" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image021.png" alt="" width="502" height="245" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Tampak untuk Duplicate value perlu diedit, klik <strong>Duplicate value</strong> – tulis pada kotak <strong>Applies to </strong>:</p>
<p style="padding-left:30px;">=$D$9:$T$9.</p>
<p style="padding-left:30px;">Periksa lagi untuk cell E9 , dst.</p>
<p style="padding-left:30px;"> Ulangi langkah pemformatan untuk baris berikutnya hingga tuntas.</p>
<p style="padding-left:30px;"> Setelah semua cells sudah terformat dengan 3 kondisi tersebut, maka blanko jadwal siap  diisi dan perhatikan hasil pemformatannya .</p>
<p style="padding-left:30px;"> Berikut contoh 3 kondisi yang tampak, kondisi rangkap(merah), kurang jam (hijau), dan lebih jam (kuning).</p>
<p style="padding-left:30px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2559" title="Dampak Hasil Formatting Cells dengan 3 Kondisi" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image023.png" alt="" width="583" height="261" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Apabila kondisi jadwal terlihat berwarna putih seperti warna background, maka kondisi jadwal telah benar.</p>
<p style="padding-left:30px;"> <strong>WARNING: </strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><em>Setiap cell anda harus mengetikkan  satu persatu, jangan lakukan Copy- Paste untuk konten yang sama, karena setiap cell telah diformat dengan format tertentu sehingga akan mengubah formatting cell yang telah dibuat!!!.</em></p>
<ul>
<li><strong>LANJUTAN :<!--more--></strong></li>
</ul>
<p>-       Untuk memeriksa kelengkapan setiap mata pelajaran yang dientrykan serta jumlah jampelnya, anda dapat membuat daftar tabel pemeriksa di area lain pada  Sheet yang sama seperti tabel di bawah, atau pada Sheet yang lain (Hal ini lebih baik karena kita dapat menampilkan 2 Sheet secara bersamaan dalam satu layar).</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2560" title="Tabel Pemeriksa  Jumlah Jam Mengajar Per Kelas" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image025.png" alt="" width="582" height="240" /></p>
<p>Tampak  Kode mapel  IS  belum diisikan pada kelas 8A sejumlah 2 jampel.</p>
<p>-       Formula untuk Cell AQ104 :  =Countif(range kolom kelas 7A pada jadwal,criteria)</p>
<p style="padding-left:30px;">= Countif($D$8:$D$59,AO104)</p>
<p>            Formulakan untuk Cell AR104, dst , untuk baris selanjutnya anda bisa Copy-Paste.</p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk  Kondisi jumlah jampel, prinsifnya membandingkan antara jumlah jam hasil perhitungan fungsi Countif dengan jumlah seharusnya yang ada pada Tabel data.</p>
<p style="padding-left:30px;">Fungsi IF yang saya gunakan untuk formulanya tampak pada Formula Bar .</p>
<p style="padding-left:30px;">=IF(BF104=BF72,&#8221;TEPAT&#8221;,IF(BF104&lt;BF72,&#8221;KURANG&#8221;&amp;&#8221; &#8220;&amp; (BF72-BF104),&#8221;LEBIH&#8221;&amp;&#8221; &#8220;&amp;(BF104-BF72)))</p>
<p>-       Untuk memeriksa jumlah jam setiap pengajar per hari dalam satu minggu, anda dapat membuat tabel pemeriksa lagi, seperti berikut:</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2561" title="Tabel Pemeriksa Jumlah Jam Mengajar Dalam Satu Minggu" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image027.png" alt="" width="590" height="340" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Tampak Kode  BS pada hari jum’at tidak ada jam mengajar. Ini berguna untuk memeriksa  permintaan jam kosong mengajar.</p>
<p style="padding-left:30px;">Tampak pada formula bar Fungsi Countif(range cells hari senin pada jadwal,criteria).</p>
<p> -       Untuk mencegah salah pengisian kode pengajar pada masing-masing kelas, anda dapat menggunakan Data Validation.</p>
<p style="padding-left:30px;">Klik cell D8 &#8211; Klik <strong>tab Data</strong> – Klik <strong>Data Validation</strong> – klik <strong>Data <span style="text-decoration:underline;">V</span>alidation … </strong>, maka tampak kota dialog berikut :</p>
<p style="padding-left:90px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2562" title="Kotak Dialog Data Validation" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image029.png" alt="" width="408" height="325" /></p>
<p style="padding-left:30px;">  Pada <strong>tab <span style="text-decoration:underline;">A</span>llow</strong>: pilih <strong>list </strong>, lalu ketikkan pada tab Source: Kode nama pengajar yang mengajar di kelas 7A dan pisahkan dengan “,” (koma)</p>
<p style="padding-left:30px;">Tampak <strong><span style="text-decoration:underline;">I</span>n-cell dropdown</strong> di ceklis berarti daftar kode pengajar pada cell D8 ditampilkan dalam menu dropdown.</p>
<p style="padding-left:30px;">Untuk peringatan salah entry data, anda dapat klik <strong>tab Error Alert</strong> seperti kotak dialog berikut:</p>
<p style="padding-left:30px;">Isi dengan teks yg diperlukan lalu OK.</p>
<p style="padding-left:60px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2563" title="Nah.. Iki  untuk  Peringatan Salah Entry" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image031.png" alt="" width="408" height="325" /></p>
<p style="padding-left:30px;">  Hasil validasi data pada cell D8, jika klik cell D8 tampak pada sebagai berikut:</p>
<p> <img class="alignnone size-full wp-image-2564" title="Hasil Validasi Data pada Cell  D8" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image033.png" alt="" width="602" height="238" /></p>
<p>Icon small triangle pada cell D8 merupakan menu dropdown jika anda klik berisi daftar kode pengajar yang tadi dibuat.</p>
<p style="padding-left:30px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2565" title="Menu Dropdown pada Cell  D8" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image035.png" alt="" width="131" height="205" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Jadi anda dapat mengkliknya tanpa harus mengetikan lagi.</p>
<p>          Icon small triangle tidak akan tercetak saat printing, jika settingan baku tidak dirubah.</p>
<p style="padding-left:30px;"> Jika anda mengetikkan kode nama pengajar selain yang terdaftar tadi, maka muncul peringatan kesalahan yang tadi telah dibuat. Ini kegunaannya data validasi sebagai pembatasan.</p>
<p style="padding-left:30px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2566" title="Kotak Dialog Peringatan Kesalahan Entry Data" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image037.png" alt="" width="546" height="271" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Selanjutnya anda dapat melakukan validasi data yang sama untuk cell lainnya  jika anda mau !</p>
<p style="padding-left:30px;">Klik cell d8 – klik Data Validation &#8211; Data <span style="text-decoration:underline;">V</span>alidation …  , lalu OK.</p>
<p style="padding-left:30px;">Klik  atau pilih Cell lainnya lalu tekan F4 .</p>
<p align="center"><em>Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/umum/'>UMUM</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deni11math.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deni11math.wordpress.com/2547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deni11math.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deni11math.wordpress.com/2547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deni11math.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deni11math.wordpress.com/2547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deni11math.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deni11math.wordpress.com/2547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deni11math.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deni11math.wordpress.com/2547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deni11math.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deni11math.wordpress.com/2547/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deni11math.wordpress.com/2547/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deni11math.wordpress.com/2547/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2547&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deni11math.wordpress.com/2011/10/09/pemanfaatan-feature-feature-ms-office-excel-2007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84ff14288a2ff47d49d95f158f710a0d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deni11math</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image001.png" medium="image">
			<media:title type="html">Contoh Blanko Jadwal Mengajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image003.png" medium="image">
			<media:title type="html">Tabel Data </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image005.png" medium="image">
			<media:title type="html">Sub Tab Conditional Formatting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image007.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kotak Dialog Duplicate Values</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image009.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kotak dialog Format Cells</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image011.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kotak Dialog Conditional Formatting Rules Manager</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image013.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kotak Dialog  New Formatting Rule</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image015.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kotak Dialog New Formatting Rule</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image017.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kotak Dialog Conditinal Formatting Rules Manager</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image019.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kotak Dialog CFRM</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image021.png" medium="image">
			<media:title type="html">Koatak Dialog CFRM</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image023.png" medium="image">
			<media:title type="html">Dampak Hasil Formatting Cells dengan 3 Kondisi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image025.png" medium="image">
			<media:title type="html">Tabel Pemeriksa  Jumlah Jam Mengajar Per Kelas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image027.png" medium="image">
			<media:title type="html">Tabel Pemeriksa Jumlah Jam Mengajar Dalam Satu Minggu</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image029.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kotak Dialog Data Validation</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image031.png" medium="image">
			<media:title type="html">Nah.. Iki  untuk  Peringatan Salah Entry</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image033.png" medium="image">
			<media:title type="html">Hasil Validasi Data pada Cell  D8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image035.png" medium="image">
			<media:title type="html">Menu Dropdown pada Cell  D8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/10/image037.png" medium="image">
			<media:title type="html">Kotak Dialog Peringatan Kesalahan Entry Data</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Referensi Al-Qur&#8217;anulkarim</title>
		<link>http://deni11math.wordpress.com/2011/09/10/referensi-al-quranulkarim/</link>
		<comments>http://deni11math.wordpress.com/2011/09/10/referensi-al-quranulkarim/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Sep 2011 16:07:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deni11math</dc:creator>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[TAFSIR AL-QUR'AN]]></category>
		<category><![CDATA[TAFSIR AL-QUR'AN PER KATA]]></category>
		<category><![CDATA[TAFSIR AL-QUR'AN PER KATA KARYA DR. AHMAD HATTA MA]]></category>
		<category><![CDATA[TAFSIR ALQUR'ANULKARIM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deni11math.wordpress.com/?p=2535</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sejak awal tahun 1900-an tafsir qur&#8217;an yang disusun ulama-ulama Indonesia telah ada seperti halnya Prof. DR. Mahmud Yunus, Prof. DR. Buya HAMKA, Prof. DR. TM. Hasby Ash-Shiddiqy, Ahmad Hassan (ulama Persatuan Islam Bandung yang hijrah ke Bangil),dan lain-lain dan yang terakhir tafsir Al-Qur&#8217;an yang disusun oleh Prof. DR. M. Quraish Shihab. Apapun profesi anda untuk kaum muslimin wal muslimat yang gemar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2535&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah sejak awal tahun 1900-an tafsir qur&#8217;an yang disusun ulama-ulama Indonesia telah ada seperti halnya Prof. DR. Mahmud Yunus, Prof. DR. Buya HAMKA, Prof. DR. TM. Hasby Ash-Shiddiqy, Ahmad Hassan (ulama Persatuan Islam Bandung yang hijrah ke Bangil),dan lain-lain dan yang terakhir tafsir Al-Qur&#8217;an yang disusun oleh Prof. DR. M. Quraish Shihab.</p>
<p style="text-align:justify;">Apapun profesi anda untuk kaum muslimin wal muslimat yang gemar membaca Al-qur&#8217;an, kini telah beredar Tafsir Qur&#8217;an per kata yang disusun oleh DR. Ahmad Hatta, MA. dan kawan-kawan yang di produksi oleh Maghfirah Pustaka. Cetakan pertama pada Juni tahun 2009. Penyusun Tafsir Qur&#8217;an ini seorang pakar ilmu Al-Qur&#8217;an, asli orang Indonesia alumni dari Universitas Islam Madinah dan Penyuntingnya Alumnus-alumnus dari Universitas Islam Riyadh Saudi Arabia. Jadi kompetensi mereka tidak diragukan lagi , mereka adalah para pakar pada bidangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbeda dengan  Al-qur&#8217;an terjemah per kata, seperti halnya Syaamil Al-qur&#8217;an atau Al-Qur&#8217;an Departemen Agama, tafsir Qur&#8217;an ini didesain dengan ukuran sedang(14,5 x 21 cm) isi 1248 halaman, serta hard kaper yang elegan dengan berbagai pilihan warna, ada yang berwarna biru dengan kaligrafi kuning emas juga warna ungu dan warna lainnya. Tafsir dari setiap kata ditulis di bawahnya dilengkapi pula dengan asbabun nuzul dan terjemahan dalam bahasa Indonesia juga terdapat daftar tema pada halaman akhir. Dengan demikian Al-Qur&#8217;an ini dapat dikatakan paket Al-Qur&#8217;an terpadu &#8220;3 in 1&#8243; , sehingga pembaca yang awam sekalipun (seperti saya sendiri) dapat mengetahui makna setiap kata, sebab-sebab turunnya ayat Qur&#8217;an dan terjemahnya.</p>
<p style="text-align:justify;padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2583" title="Kaper Depan Tafsir Qu'an Per Kata" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/09/foto1109.jpg" alt="" width="340" height="454" /><img class="alignnone size-full wp-image-2584" title="Kaper Belakang" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/09/foto1110.jpg" alt="" width="340" height="454" /></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:90px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2585" title="Tafsir Per Kata Suratul Fatihah" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/09/foto1116.jpg" alt="" width="480" height="360" /></p>
<p style="text-align:justify;padding-left:120px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2586" title="Syaamil Al-Qur'an dan Tafsir Qur'an Per Kata" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/09/foto1119.jpg" alt="" width="480" height="360" /></p>
<p style="text-align:justify;">Tafsir Al-Qur&#8217;an per Kata ini dijual dengan harga yang relatif murah dengan bandrol Rp. 125.000 / exp, bahkan untuk harga promosi hanya Rp. 65.000 /exp.</p>
<p>Jadi untuk yang berminat memiliki sebuah Tafsir Qur&#8217;an perkata  karya DR. Ahmad Hatta, MA. ini dapat menjadi pilihan anda, karena Al-Qur&#8217;an pedoman dan lentera hidup kita yang tidak ada keraguan di dalamnya.</p>
<p style="text-align:center;">Semoga bermanfaat.</p>
<br />Filed under: <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/umum/'>UMUM</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deni11math.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deni11math.wordpress.com/2535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deni11math.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deni11math.wordpress.com/2535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deni11math.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deni11math.wordpress.com/2535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deni11math.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deni11math.wordpress.com/2535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deni11math.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deni11math.wordpress.com/2535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deni11math.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deni11math.wordpress.com/2535/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deni11math.wordpress.com/2535/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deni11math.wordpress.com/2535/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2535&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deni11math.wordpress.com/2011/09/10/referensi-al-quranulkarim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84ff14288a2ff47d49d95f158f710a0d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deni11math</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/09/foto1109.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kaper Depan Tafsir Qu&#039;an Per Kata</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/09/foto1110.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kaper Belakang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/09/foto1116.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tafsir Per Kata Suratul Fatihah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/09/foto1119.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Syaamil Al-Qur&#039;an dan Tafsir Qur&#039;an Per Kata</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>JAWABAN PERTANYAAN RULI</title>
		<link>http://deni11math.wordpress.com/2011/06/10/jawaban-pertanyaan-ruli/</link>
		<comments>http://deni11math.wordpress.com/2011/06/10/jawaban-pertanyaan-ruli/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jun 2011 06:29:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deni11math</dc:creator>
				<category><![CDATA[ALJABAR]]></category>
		<category><![CDATA[BAHAS SOAL]]></category>
		<category><![CDATA[TEORI BILANGAN]]></category>
		<category><![CDATA[SOAL SISA PEMBAGIAN]]></category>
		<category><![CDATA[SOAL TERAPAN KONSEP KPK]]></category>
		<category><![CDATA[SOAL TEORI BILANGAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deni11math.wordpress.com/?p=2527</guid>
		<description><![CDATA[Baru sempat saat ini pertanyaan saudara Ruli saya coba jawab, maklum padatnya kegiatan pasca UN . Siapapun orangnya saya anggap Ruli siswa SMP. Berikut jawaban menurut saya dan tiap orang punya cara jawab tersendiri sesuai dengan background pendidikannya. Soalnya kalau tidak salah copy sebagai berikut : 1. Saat ini umur Agus dan umur Fauzan kurang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2527&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru sempat saat ini pertanyaan saudara Ruli saya coba jawab, maklum padatnya kegiatan pasca UN . Siapapun orangnya saya anggap Ruli siswa SMP. Berikut jawaban menurut saya dan tiap orang punya cara jawab tersendiri sesuai dengan background pendidikannya. Soalnya kalau tidak salah copy sebagai berikut :</p>
<p>1. Saat ini umur Agus dan umur Fauzan kurang dari 100 tahun. Jika umur Agus dan Fauzan ditulis secara berurutan maka diperoleh suatu bilangan 4 digit yang merupakan kuadrat sempurna. Dua puluh tiga tahun kemudian ditulis dengan cara yang sama maka diperoleh bilangan 4 digit lain yang merupakan bilangan kudrat sempurna. Jika umur mereka diasumsikan merupakan bilanganbulat positif maka berapakah umur mereka saat ini ?</p>
<p>Jawab :<span id="more-2527"></span></p>
<p>1.  Berdasarkan informasi soal umur Agus dan Fauzan merupakan puluhan, sehingga dapat ditulis:</p>
<p>Umur Agus = 10a + b , dan Umur  Fauzan = 10c + d , dengan a, b, c, dan d adalah bilangan bulat positif. Ditulis secara berurutan merupakan bilangan kuadrat, maka dapat ditulis : (10a + b) 10² + 10c + d = (10p + q)² ……………(1),</p>
<p>dengan p dan q bilangan bulat positif dimana p ≥ 3 , dan q ≥ 2 ( fakta bahwa 32² = 1024 bilangan kuadrat yang terdiri dari 4 digit). Ok Selanjutnya, 23 tahun kemudian jika umur mereka ditulis secara berurutan diperoleh bilangan kuadrat sempurna, maka dapat ditulis; [(a + 2)10 + (b + 3)] 10² + (c + 2)10 + (d + 3) = (10r + s)² …………………(2) dengan r , dan s bilangan bulat positif, dimana r ≥ 3 , dan s ≥ 2 Selajutnya terka nilai d yang mungkin lalu periksa !</p>
<p>Dengan memperhatikan persamaan (1) dan (2) , maka nilai d yang mungkin hanya 1 dan q = 9, Sehingga persamaan (1) menjadi :</p>
<p>(10a + b) 10² + 10c + 1 = (10p + 9)² = p² 10² + 2 . 9 . p . 10 + 81</p>
<p style="padding-left:210px;">= p² 10² + 18 p . 10 + 81</p>
<p style="padding-left:210px;">= p² 10² + (18 p + 8). 10 + 1</p>
<p>Jika p = 3 maka diperoleh; (10a + b) 10² + 10c + 1 = 3² 10² + (18 . 3 + 8). 10 + 1</p>
<p style="padding-left:300px;">= 3² 10² + (62). 10 + 1</p>
<p style="padding-left:300px;">= (3² + 6)10² + 2. 10 + 1</p>
<p style="padding-left:300px;">= 15 . 10² + 2 . 10 + 1</p>
<p>Dengan memperhatikan ruas kiri = ruas kanan diperoleh nilai       <span style="color:#ff0000;">a = 1 ,    b = 5 ,     c = 2 , dan    d = 1</span></p>
<p>Selanjutnya periksa dengan substitusi ke persamaa (2) , diperoleh</p>
<p>[(1+2).10 + (5 + 3)] 10² + ( 2 + 2) . 10 + (1 + 3) = ( 10r + s)²</p>
<p>38 . 10² + 4 . 10 + 4 = r² 10² + 2rs. 10 + s² ……………..(3)</p>
<p>Dari persamaan (3) diperoleh nilai s² = 4 , maka s = 2 , sehingga persamaan menjadi</p>
<p>38 . 10² + 4 . 10 + 4 = r² 10² + 4r. 10 + 4 diperoleh bahwa 4r = 4 maka r = 1 , tapi tak memenuhi syarat r ≥ 3 .</p>
<p>Selajutnya coba dan periksa nilai r , kita ketahui 6² = 36 , Untuk r = 6 , maka persamaan (3) menjadi:</p>
<p>38 . 10² + 4 . 10 + 4 = 6² .10² + 4. 6 10 + 4.</p>
<p>38 . 10² + 4 . 10 + 4 = 36 10² + 24. 10 + 4</p>
<p style="padding-left:120px;">= (36+2) 10²+ 4. 10 + 4</p>
<p>Tampak bahwa ruas kiri = ruas kanan, Dengan demikian 3844 merupakan bilangan kuadrat dari 62</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>Jadi, umur Agus dan Fauzan saat ini adalah 15 dan 21 tahun .</strong></span></p>
<p>Tentu jika soal isian singkat , langsung periksa saja, apakah 3844 merupakan bilangan kuadrat?</p>
<p>2. Diketahui bilangan N mempunyai sifat berikut : 2 membagi N , 3 membagi N+1 , 4 membagi N+2, 5 membagi N+ 3, 6 membagi N+4 , 7 membagi N+5 , 8 membagi N+6 . Bilangan bulat positif pertama yang memiliki sifat seperti itu adalah 2 . Tentukan bilangan bulat positif ke- 5 yang memenuhi sifat-sifat di atas !</p>
<p>Jawab :<!--more--></p>
<p>Soal ini ekuivalen dengan soal sebagai berikut :</p>
<p>Carilah bilangan N , jika dibagi 2 bersisa 0 , dibagi 3 bersisa 2, dibagi 4 bersisa 2, dibagi 5 bersisa 2, dibagi 6 bersisa 2, dibagi 7 bersisa 2 , dan dibagi 8 juga bersisa 2.</p>
<p>Tentu bilangan N banyaknya tak hingga, bilangan terkecil N diketahui yaitu 2 . dengan demikian bilangan N dapat dinyatakan :</p>
<p>N = 2 + k x (KPK dari (2, 3, 4, 5, 6, 7, 8  )</p>
<p>Karena 6 adalah  KPK (2, 3) ,   dan 8  kelipatan dari   2 da 4 ,      maka N = 2 + k x KPK (2, 3 , 4, 5, 7 )</p>
<p>dan KPK ( 2, 3, 4, 5, 7 ) = 2 x 3 x 4 x 5 x 7 = 120 x 7 = 840</p>
<p>Dengan demikian N = 2 + k . 840 , dengan k adalah bilangan Cacah.</p>
<p>Untuk  k = 0 diperoleh bilangan N pertama yaitu N = 2 ,</p>
<p>Untuk k = 1  diperoleh bilangan N  ke-2 yaitu N = 2 + 2 x 840 = 2 + 1680 = 1682.</p>
<p>Untuk k = 4 diperoleh bilangan N ke-5 yaitu N = 2 + 4 x 840 = 2 + 3360 = 3362.</p>
<p><span style="color:#ff0000;"><strong>Jadi, bilangan ke-5 yang bersifat seperti itu adalah 3362</strong></span>.</p>
<p>Demikian pembahasan saya, semoga dapat dipahami !</p>
<br />Filed under: <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/aljabar/'>ALJABAR</a>, <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/bahas-soal/'>BAHAS SOAL</a>, <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/teori-bilangan/'>TEORI BILANGAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deni11math.wordpress.com/2527/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deni11math.wordpress.com/2527/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deni11math.wordpress.com/2527/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deni11math.wordpress.com/2527/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deni11math.wordpress.com/2527/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deni11math.wordpress.com/2527/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deni11math.wordpress.com/2527/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deni11math.wordpress.com/2527/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deni11math.wordpress.com/2527/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deni11math.wordpress.com/2527/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deni11math.wordpress.com/2527/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deni11math.wordpress.com/2527/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deni11math.wordpress.com/2527/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deni11math.wordpress.com/2527/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2527&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deni11math.wordpress.com/2011/06/10/jawaban-pertanyaan-ruli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84ff14288a2ff47d49d95f158f710a0d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deni11math</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SOAL DAN PEMBAHASAN OSN SMP TK KOTA TH 2011</title>
		<link>http://deni11math.wordpress.com/2011/05/18/soal-dan-pembahasan-osn-smp-tk-kota-th-2011/</link>
		<comments>http://deni11math.wordpress.com/2011/05/18/soal-dan-pembahasan-osn-smp-tk-kota-th-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 May 2011 17:04:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deni11math</dc:creator>
				<category><![CDATA[BAHAS SOAL]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBAHASAN LENGKAP SOAL OSN MATEMATIKA TAHUN 2011 TINGKAT KOTA]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBAHASAN SOAL OSN MATEMATIKA TK KOTA TAHUN 2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deni11math.wordpress.com/?p=2457</guid>
		<description><![CDATA[SOAL OLIMPIADE SAINS NASIONAL  SMP TINGKAT  KAB/KOTA TAHUN 2011 MATEMATIKA WAKTU 150 MENIT (2,5 JAM)                 Saya ucapkan terimakasih  kepada  Mas Imam Pujo, M.Pd., Pengawas Mapel Matematika SMP Kota Sukabumi, sebagai rekan sejawat  yang telah memberikan soal ini untuk saya bahas,  walaupun saya tidak ikut serta membimbing siswa dalam kegiatan seleksi tingkat kota. Pembahasan soal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2457&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">SOAL OLIMPIADE SAINS NASIONAL</p>
<p align="center"> SMP TINGKAT  KAB/KOTA TAHUN 2011</p>
<p align="center">MATEMATIKA</p>
<p align="center">WAKTU 150 MENIT (2,5 JAM)</p>
<p style="text-align:justify;">                Saya ucapkan terimakasih  kepada  Mas Imam Pujo, M.Pd., Pengawas Mapel Matematika SMP Kota Sukabumi, sebagai rekan sejawat  yang telah memberikan soal ini untuk saya bahas,  walaupun saya tidak ikut serta membimbing siswa dalam kegiatan seleksi tingkat kota. Pembahasan soal ini hanyalah sebagai bahan saya berlatih dan berbagi  khususnya untuk siswa SMP peserta OSN   dan penggemar matematika pada umumnya.</p>
<p style="text-align:justify;">                Soal sebanyak 30 butir terdiri dari 20 Pilihan Ganda 5 options, dan 10 Isian Singkat. Yang dimaksud soal Isian Singkat yaitu jawaban pada lembar jawaban hanya hasil akhirnya saja, bukan berarti cara menjawabnya singkat walapun ada yang singkat.</p>
<p style="text-align:justify;">                Tentu pembahasan yang legal  dan benar  dari Pembuat soal OSN, pembahasan ini menurut Penulis yang mungkin saja terdapat kekeliruan walau demikian penulis berusaha menyajikan sejelas mungkin sebatas pengetahuan yang penulis miliki.</p>
<p>                Untuk menghemat waktu dan menghindari kesalahan ketik ulang, soal ini telah penulis Scan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sedikit tips  untuk peserta OSN,  dalam menjawab soal  sebaiknya terlebih dahulu bacalah petunjuk di bagian awal lembar soal, alokasikan waktu untuk menjawab soal PG dan uraian, bacalah dengan cermat semua soal  hingga anda memahami soal. Dari hasil identifikasi soal tersebut anda dapat menentukan prioritas soal nomor berapa  yang bisa segera dikerjakan dan ditangguhkan dan tentukan strategi yang tepat dalam menjawab soal !</p>
<p>Selamat  menyimak dan semoga bermanfaat !</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2458" title="Hasil Scan I" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image001.jpg" alt="" width="647" height="1047" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2459" title="Hasil Scan II" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image002.jpg" alt="" width="621" height="1047" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2460" title="Hasil Scan III" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image003.jpg" alt="" width="638" height="1047" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2461" title="Hasil Scan IV" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image004.jpg" alt="" width="710" height="1102" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2462" title="Hasil Scan V" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image005.jpg" alt="" width="642" height="1047" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2463" title="Hasil Scan VI" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image006.jpg" alt="" width="638" height="1047" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2464" title="Hasil Scan VII" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image007.jpg" alt="" width="642" height="1052" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2465" title="Hasil Scan VIII" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image008.jpg" alt="" width="668" height="1047" /></p>
<p>1 .         KPK  dari (8! , 9!, 10! ) = 10!</p>
<p style="padding-left:30px;">10! = 10 x 9 x 8!</p>
<p>             C .        73/10!   mudah</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>2.          Karena bilangan yang dibentuk  genap, maka angka satuan dari bilangan tersebut yang mungkin adalah</p>
<p style="padding-left:30px;">2 atau 6.  Sehingga bilangan terbesar adalah 96.512 , dan bilangan terkecil  12.596</p>
<p style="padding-left:30px;">Selisihnya  96.512 – 12.596 = 83.916                            <strong>E</strong></p>
<p> Lihat pembahasan<span id="more-2457"></span></p>
<p>3.          Sisa air dalam tabung = volum tabung – 3 volum bola pejal (dengan r = 3 cm)</p>
<p style="padding-left:120px;">             <img class="alignnone size-full wp-image-2467" title="image010" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image010.png" alt="" width="198" height="33" /></p>
<p style="padding-left:150px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2468" title="image011" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image011.png" alt="" width="197" height="18" /></p>
<p style="padding-left:150px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2469" title="image012" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image012.png" alt="" width="207" height="18" /></p>
<p> 4.            Soal ini menuntut kemampuan peserta OSN  dalam memahami beberapa pernyataan dan membuat kesimpulan.</p>
<p>Diketahui : Terdapat  50 ekor kelinci.</p>
<ul>
<li>25 ekor kelinci  jantan , maka  25 ekor  kelinci betina</li>
<li>25 ekor  dilatih menghindari jebakan, 10 ekor diantaranya jantan. Dari pernyataan ini diperoleh simpulan terdapat 15 ekor kelinci betina <strong>dilatih</strong> menghindari jebakan, dan  15 ekor kelinci jantan dan <strong>10 ekor kelinci betina</strong> <strong>tidak dilatih</strong> menghindari jebakan.</li>
<li>20 ekor (dari total 50 ekor) berhasil menghindari jebakan, 4 ekor diantaranya jantan. Dari pernyataan ini, maka terdapat <strong>16 ekor kelinci betina</strong> yang dapat berhasil menghindari jebakan.</li>
<li>15 ekor yang <strong>pernah dilatih</strong> <strong>berhasil menghindari jebakan</strong>, 3 ekor diantaranya jantan. Dari penyataan ini, maka terdapat <strong>12 ekor betina</strong>  yang pernah dilatih berhasil menghindari jebakan dan sejumlah 10 ekor kelinci yang <strong>dilatih tidak dapat</strong> menghindari jebakan terdiri dari 7 ekor jantan dan 3 betina.</li>
</ul>
<p>Dari pernyataan ke-3 dan ke-4 diperoleh simpulan  <strong>16 – 12</strong> = <strong>4 ekor kelinci betina</strong> <strong><span style="text-decoration:underline;">dapat </span>menghindari jebakan</strong>  <strong><span style="text-decoration:underline;">tanpa dilatih.</span></strong></p>
<p>Jadi, banyaknya kelinci betina yang <strong>tidak pernah dilatih</strong> dan <strong>tidak dapat </strong>menghindari jebakan adalah</p>
<p>10 – 4 = <strong>6</strong> ekor .           <strong>B</strong></p>
<p>Lihat pembahasan <!--more--></p>
<p>5.</p>
<p style="padding-left:30px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2470" title="image013" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image013.png" alt="" width="469" height="43" /></p>
<p>               Karena merupakan  bilangan bulat,  maka  dapat ditulis :</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2471" title="image014" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image014.png" alt="" width="544" height="33" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Untuk setiap nilai  k diperoleh satu nilai  <em>x yang merupakan bulat, maka banyaknya bilangan bulat  x    yang memenuhi sama dengan banyaknya bilangan bulat  k  yaitu  <strong>6</strong>    </em><strong>D</strong></p>
<p> 6.          Ubahlah  bilangan berpangkat tersebut  sehingga berpangkat sama !</p>
<p>2<sup>4444</sup> = (2<sup>4</sup>)<sup>1111</sup>      , 3<sup>3333</sup> = (3<sup>3</sup>)<sup>1111</sup>                  dan        4<sup>2222</sup> = (4<sup>2</sup>)<sup>1111</sup></p>
<p>2<sup>4</sup> = 16 ,  3<sup>3</sup>=27  , dan  4<sup>2</sup> = 16   diketahui  fakta bahwa  16 &lt; 27 ,maka urutan bilangan dari yang terkecil</p>
<p>Sampai yang terbesar adalah</p>
<p>2<sup>4444</sup> , 4<sup>2222</sup>  ,  3<sup>3333</sup>              <strong>A</strong></p>
<p>Lihat pembahasan <!--more--></p>
<p>7.       Menjawab soal seperti ini  buatlah  5 petak yang mana setiap petak mewakili dua kursi kemudian isi</p>
<p style="padding-left:30px;">  dengan   banyaknya cara yang mungkin dapat diduduki .</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2472" title="image015" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image015.png" alt="" width="197" height="48" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Petak ke-1  kemungkinan dapat diduduki oleh 5 pasutri, petak ke-2  kemungkinan dapat diduduki oleh 4   pasutri , dan seterusnya  .. terakhir  oleh 1 pasutri. <em>          </em></p>
<p style="padding-left:30px;"> Ini menyatakan  banyaknya cara duduk  5 x 4 x 3 x 2 x 1 = 5! = 120</p>
<p style="padding-left:30px;">Perhitungan belum tuntas , karena setiap pasang suami istri dapat menempati 2 posisi, diketahui ada 5 pasang sehingga banyaknya cara duduk yang mungkin agar pasutri <strong>berdampingan adalah</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>120 x 2 x 2 x 2 x 2 x2 = 120 x 32 = 3840                      C</strong></p>
<p style="padding-left:30px;"><strong> </strong><strong>Secara umum jika terdapat n pasang , tersedia  2n tempat duduk, maka banyaknya cara duduk berdampingan adalah  <span style="color:#008080;">n! x 2<sup>n</sup></span> .</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Dalam menjawab soal seperti ini , selain kaidah operasi  hitung ,logika berpikir  kita sangat dominan berperan, jadi  tak perlu memaksakan menghapal  rumus-rumus !</p>
<p style="padding-left:30px;">Dengan strategi mulai dari jumlah yang sedikit , kita bisa menghitung lalu merumuskan secara umum.</p>
<p>8.      Diketahui  15 telur , 5 telur rusak maka 10 telur baik.</p>
<p style="padding-left:30px;">Ditanyakan berapa peluang diperoleh telur rusak ke-3  pada pengetesan ke-5?</p>
<p style="padding-left:30px;">Jawab :</p>
<p style="padding-left:30px;">Tentu, jelas telur yang diperiksa / dites  tidak dikembalikan lagi.</p>
<p style="padding-left:30px;">Dari pertanyaan  telur yang diambil sebanyak 5 butir.</p>
<p style="padding-left:30px;">Tentukan semua kemungkinan yang terjadi dalam pengetesan 5 butir tersebut .</p>
<p style="padding-left:30px;">Kemungkinan pengetesan ke-1 diperoleh telur Baik, ke-2  Baik, ke-3 Rusak, ke-4 Rusak, dan ke-5 Rusak  dan kita tulis        {BBRRR} kemungkinan kejadian yang lain :</p>
<p style="padding-left:30px;">{BRBRR} atau {BRRBR} atau {RBRBR} atau {RRBBR} atau {RBBRR}. Terdapat 6 kejadian yang mungkin.</p>
<p style="padding-left:30px;"><img title="image016" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image016.png" alt="" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Karena tanpa pengembalian, maka Peluang setiap kejadian sama, dan 6 kejadian tersebut saling lepas. jadi  Peluang yang dimaksud adalah</p>
<p style="padding-left:30px;">P(BBRRR) + P(BRBRR) + P(BRRBR) + P(RBRBR) + P(RRBBR) + P(RBBRR) =</p>
<p><strong> <img class="alignnone size-full wp-image-2474" title="image017" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image017.png" alt="" width="150" height="33" /></strong></p>
<p>Lihat pembahasan<!--more--></p>
<p>9.            Buatlah sketsa gambar Limas T.ABCD !</p>
<p><img class="size-full wp-image-2475 aligncenter" title="image018" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image018.png" alt="" width="190" height="188" /></p>
<p style="padding-left:30px;">Limas T.ABCD beraturan, maka panjang AB = BC = CD = AD = 2 cm , begitu juga panjang TA =  TD =TB = TC = 4 cm .   ABCD adalah persegi, maka segitiga DAB siku-siku sama kaki.</p>
<p style="padding-left:30px;">  <img class="alignnone size-full wp-image-2476" title="image019" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image019.png" alt="" width="393" height="19" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Segmen garis BE tegaklurus rusuk tegak TD ,selanjutnya kita hitung  panjang BE .</p>
<p>Perhatikan  segitiga TBD (yang merupakan bidang diagonal limas T.ABCD)</p>
<p><img class="size-full wp-image-2477 aligncenter" title="image020" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image020.png" alt="" width="157" height="187" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Segitiga TBD samakaki, buat garis TF tegal lurus BD, maka DF = BF</p>
<p>       <img class="alignnone size-full wp-image-2478" title="image021" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image021.png" alt="" width="192" height="28" /></p>
<p>Segitiga  TFD siku-siku di F, maka berdasarkan teorema Pythagoras</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2479" title="image022" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image022.png" alt="" width="282" height="20" /></p>
<p>               Selajutnya  panjang BE dapat dihitung melalui kesamaan luas segitiga TBD</p>
<p>Luas segitiga TBD = 1/2 x TD x BE = 1/2 x BD x TF</p>
<p>TD x BE = BD x TF</p>
<p>BE = ( BD x TF ) / TD</p>
<p align="center"><img class="alignnone size-full wp-image-2480" title="image023" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image023.png" alt="" width="493" height="37" />`</p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:left;" align="center"><strong> </strong>10.    Untuk menghitung luas daerah yang diarsir yang terdiri dari 4 bagian daerah  yang kongruen, kita dapat</p>
<p style="padding-left:30px;"> menghitungnya  1 bagian saja kemudian  kalikan dengan 4.</p>
<p style="padding-left:30px;">Titik A, B, C, dan D  adalah pusat-pusat lingkaran dengan panjang jari-jari  r .</p>
<p style="padding-left:90px;">       <img class="alignnone size-full wp-image-2481" title="image024" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image024.png" alt="" width="152" height="159" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Keliling  lingkaran = 62,4 cm</p>
<p>                  2 x 3,14 x r   = 62,4</p>
<p>6,28  x   r  = 62,4</p>
<p>r  = 10 cm</p>
<p>Luas  1 bagian daerah yang diarsir = luas persegi ABCD – Luas daerah 1 lingkaran</p>
<p>=  2r x 2r – 3,14 x r x r</p>
<p>= 20 x 20 – 3,14 x 10 x 10</p>
<p>= 400 – 314 = 86</p>
<p>Jadi, luas derah yang diarsir = 4 x 86 = 344 cm<sup>2</sup>                   <strong>A</strong></p>
<p>Lihat pembahasan <!--more--></p>
<p>11.          Diketahui keterlambatan sebuah jam dinding  5 menit setiap jamnya, maka keterlambatan 60 menit=</p>
<p>1jam setiap 12 jam. Jika pada pk. 12.00  menunjukkan waktu yang tepat, maka selama 12 jam kedepan waktu menunjukkan pk. 11.00 (keterlambatan 1jam) . Dengan demikian  jam dinding akan menunjukkan waktu yang tepat (pada pk.12.00 kembali) setelah  12 jam x 12 = 144 jam   <strong>E</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>12.          Jumlah bola  18 , terdiri dari  5 bola hitam, 6 bola putih, dan 7 bola hijau. Diambil 2 bola secara acak.</p>
<p>Kejadian yang mungkin  terambilnya 2 bola berwarna sama adalah</p>
<p>A : Terambilnya bola pertama hitam dan bola kedua hitam, maka P(A) = 5/18  x  4/17 = 10/153</p>
<p>B :  Terambilnya bola pertama putih dan bola kedua putih, maka P(B) = 6/18  x  5/17 = 15/153</p>
<p>C :  Terambilnya bola pertama hijau dan bola kedua putih, maka P(C) = 7/18  x  6/17 = 21/153</p>
<p>Karena kejadian  A, B, dan C  adalah kejadian yang <strong>saling lepas</strong> (tidak terjadi pada saat bersamaan)maka, peluang  terambilnya 2 bola berwarna sama          = P(A) + P(B) + P(C)</p>
<p>= 10/153 + 15/153 + 21/153 = 46/153        <strong>A</strong></p>
<p>Lihat pembahasan <!--more--></p>
<p>13.    Menjawab soal lingkaran,  langkah awal  buatlah sketsa  gambar lengkapi dengan ukuran panjangnya,</p>
<p>kemudian temukan letak titik pusat lingkaran dengan mengkonstruksi garis diagonal AC dan BD  seperti berikut:</p>
<p style="padding-left:120px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2482" title="image025" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image025.png" alt="" width="193" height="183" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> <img title="image026" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image026.png?w=428&#038;h=20" alt="" width="428" height="20" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Titik O adalah titik potong diagonal AC dan BD, sehingga AO = BO = CO = DO = 1/2 AC</p>
<p>Karena  besar sudut ADC  siku-siku, maka O pusat lingkaran luar persegi ABCD</p>
<p>Dengan pengurangan luas daerah diperoleh ;</p>
<p>Luas daerah yang diarsir = 4 x luas 1/2 lingkaran pusat  P – (luas tembereng AB +CD +AD)</p>
<p>= 2 x luas lingkaran pusat P – (luas lingkaran pusat O – luas persegi ABCD)</p>
<p>= 2 x luas lingkaran pusat P – luas lingkaran pusat O + luas persegi ABCD</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2484" title="image027" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image027.png" alt="" width="261" height="19" /></p>
<p style="padding-left:180px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2485" title="image028" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image028.png" alt="" width="382" height="18" /></p>
<p>Review :</p>
<p>Luas daerah yang diarsir sama dengan <strong>luas Persegi ABCD.</strong></p>
<p>Lihat pembahasan</p>
<p>14.   2<sup>2x</sup> + 2<sup>-2x</sup> = 2</p>
<p style="padding-left:30px;">(2<sup>x</sup>)<sup>2</sup> + (2<sup>-x</sup>)<sup>2</sup> = 2</p>
<p style="padding-left:30px;">(2<sup>x</sup>  &#8211; 2<sup>-x</sup> )<sup>2</sup> – 2. 2<sup>x</sup>. 2<sup>-x</sup> = 2</p>
<p style="padding-left:30px;"> (2<sup>x</sup>  &#8211; 2<sup>-x</sup> )<sup>2</sup> – 2. 2<sup>0</sup> = 2</p>
<p style="padding-left:30px;">(2<sup>x</sup>  &#8211; 2<sup>-x</sup> )<sup>2</sup> – 2 = 2</p>
<p style="padding-left:30px;">(2<sup>x</sup>  &#8211; 2<sup>-x</sup> )<sup>2</sup> = 4</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2486" title="image029" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image029.png" alt="" width="237" height="20" /></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>15.          Misalkan banyaknya guru  adalah  m orang  , dan  banyaknya profesor  adalah  n orang, maka</p>
<p style="padding-left:60px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2487" title="image030" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image030.png" alt="" width="328" height="34" /></p>
<p>                 40 m – 35 m = 50 n – 40 n</p>
<p>5 m         = 10 n</p>
<p>m : n      = 10 : 5 = <strong>2 : 1                     A</strong></p>
<p>16.        Buatlah sketsa gambarnya sesuai informasi soal</p>
<p style="padding-left:60px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2488" title="image031" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image031.png" alt="" width="271" height="132" /></p>
<p>     Diketahui  panjang AC = 25 cm, luas jajargenjang ABCD = 125, maka</p>
<p style="padding-left:30px;">AC  x DP = luas jajargenjang ABCD</p>
<p style="padding-left:30px;">25 x DP = 125 , maka panjang DP = 5 cm</p>
<p style="padding-left:30px;">Perhatikan segitiga APD siku-siku di  P , maka panjang  AP = 12 cm ( Ingat tripel Pythagoras)</p>
<p style="padding-left:30px;">Segitiga  APD kongruen dengan segitiga CQB (s-sd-sd) , maka panjang  AP = CQ, sehingga</p>
<p style="padding-left:30px;">2 x Panjang AP + panjang PQ = panjang AC</p>
<p style="padding-left:30px;">2 x 12  + panjang PQ = 25</p>
<p style="padding-left:30px;"><strong>Panjang PQ = 25 – 24 = 1 cm</strong>                          <strong>B</strong></p>
<p>17.      Soal ini tentang penggunaan persamaan bentuk aljabar   (a + b)<sup>2</sup> = a<sup>2</sup> + 2ab + b<sup>2</sup></p>
<p>Ubahlah  bilangan dalam tanda akar menjadi bentuk  kuadrat jumlah atau kuadrat selisih !</p>
<p>Untuk menghemat tempat, saya  uraikansecara terpisah</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2489" title="image032" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image032.png" alt="" width="311" height="36" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2490" title="image033" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image033.png" alt="" width="577" height="37" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2491" title="image034" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image034.png" alt="" width="593" height="36" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2492" title="image035" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image035.png" alt="" width="613" height="36" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2493" title="image036" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image036.png" alt="" width="528" height="36" /></p>
<p>Lihat pembahasan :<!--more--></p>
<p>18.      Diketahui :  1! = 1  , 2! = 2 x 1 = 2 ,  3! = 3 x 2 x 1 = 6,  4! = 4 x 3 x 2 x 1 = 24,   dan  5! = 5 x 4 x 3 x 2 x1 = 120</p>
<p>Perhatikan  angka satuan dari bilangan  n! , untuk  n ≥ 5  adalah 0 , jadi untuk mengetahui angka satuan dari</p>
<p>1!  + 2!  + 3!  + 4! + … + 2011!   Cukup kita hitung  jumlah dari 1!  + 2!  + 3! + 4!</p>
<p>1!  + 2!  + 3! + 4! = 1 + 2 + 6 + 24 = 33 .</p>
<p>Jadi,    1!  + 2!  + 3!  + 4! + … + 2011!   Adalah  suatu bilangan dengan angka satuan  <strong>3              A</strong></p>
<p>19.      Cara menjawab soal ini , identik dengan soal no. 7 , perbedaannya  pada soal ini tempat duduk lebih 1 dari jumlah orang  yang menduduki.</p>
<p>Karena  2 orang yang bisa nyetir, maka tempat  duduk sopir kemungkinannya hanya dapat ditempati oleh 2 orang. Selanjutnya  hitung banyaknya cara tersisa  5 tempat duduk kosong yang dapat diisi oleh 4 orang.</p>
<p>Persoalan ini merupakan permutasi 4 tempat duduk terisi dari 5 tempat duduk kosong.  5 P 4 .</p>
<p>Jadi, banyaknya  cara duduk yang mungkin  adalah</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2494" title="image037" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image037.png" alt="" width="483" height="36" /></p>
<p>20.      Buatlah sketsa gambarnya !</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2495" title="image038" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image038.png" alt="" width="218" height="220" /> <img class="alignnone size-full wp-image-2496" title="image039" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image039.png" alt="" width="218" height="213" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Persegi   ABCD adalah  bingkai foto asal dengan panjang  AB = BC = CD= AD = 1 cm, sedangkan  persegi A’B’C’D’  hasil rotasi sebesar 45<sup>o</sup> dengan pusat P .</p>
<p>Prinsip Rotasi (pemutaran)  suatu bidang <strong>tidak mengubah luas dan ukuran panjang sisi-sisinya.</strong></p>
<p>Sehingga  panjang  A’B’ = panjang AB = 1 cm</p>
<p>Perhatikan  segitiga EA’F , FBG , GB’H  adalah segitiga-segitiga  siku-siku samakaki yang kongruen, maka</p>
<p>Panjang  EA’ = A’F = FB = BG = GB’ = B’H</p>
<p>Jika  panjang  A’F = a , maka  panjang</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2497 aligncenter" title="image040" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image040.png" alt="" width="61" height="20" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Sedangkan  panjang  A’F + FG + GB’ = panjang  A’B’</p>
<p>                                   <img class="alignnone size-full wp-image-2498" title="image041" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image041.png" alt="" width="123" height="19" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2499" title="image042" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image042.png" alt="" width="106" height="19" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2500" title="image043" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image043.png" alt="" width="119" height="21" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2501" title="image044" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image044.png" alt="" width="292" height="32" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Luas  segitiga  FBG = 1/2 x FB x BG</p>
<p style="padding-left:30px;">                                  <img class="alignnone size-full wp-image-2502" title="image045" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image045.png" alt="" width="224" height="29" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Luas  irisan  antara bingkai foto sebelum dan sesudah diputar = luas persegi ABCD – 4 x luas segitiga FBG</p>
<p style="padding-left:330px;"> <img class="alignnone size-full wp-image-2503" title="image046" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image046.png" alt="" width="351" height="37" /></p>
<p><strong> </strong>ISIAN  SINGKAT</p>
<p>Lihat pembahasan :</p>
<p><!--more--></p>
<p>1.     Diketahui  :  terdapat  5 permen (identik),  1 rasa apel, 2 rasa jeruk, dan 2 rasa jahe.</p>
<p>Peluang terambilnya  1 permen rasa  jahe = 2/5 , maka</p>
<p>Peluang  Anto mendapat  1 permen rasa jahe  adalah  2/5 .</p>
<p>2.        Gunakan sifat Distributif   untuk memudahkan perkalian tersebut !</p>
<p>999.999.999 x 12.345.679 = (1.000.000.000 – 1) x 12.345.679</p>
<p>= 12.345.679.000.000.000 – 12.345.679</p>
<p>= 12.345.678.987.654.321</p>
<p>Jumlah angka-angkanya    = 2 x ( 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + 6 + 7 + 8  ) + 9</p>
<p>= 2 x 1/2 x 8 ( 1 + 8 )  + 9</p>
<p>= 8 x 9  +  9</p>
<p>= 81</p>
<p>(Anda  dapat mempelajari  trik-trik metode Menghitung Cepat  Bill Handley , termasuk pengurangan bilangan berakhiran 0 di atas, menurut saya metode Bill lebih mudah dicerna penyajiannya dibanding Trachtenberg, walaupun inspirasinya dari Trachtenberg, selain adanya bukti  teori bilangan yang digunakan)</p>
<p>Lihat pembahasan :<!--more--></p>
<p>3.        Lengkapi gambar pada soal untuk memperoleh informasi  lebih lengkap !</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2504" title="image047" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image047.png" alt="" width="226" height="197" /></p>
<p>Perhatikan  Segiempat BFDE adalah  layang-layang, maka segitiga BFD  kongruen dengan segitiga BED (sss).</p>
<p>Sedangkan luas segitiga BFD = luas segitiga BAD, (karena panjang AF = FD), sehingga</p>
<p>Luas layang-layang BFDE = luas segitiga siku-siku BAD = luas segitiga siku-siku ABC.</p>
<p>Dengan demikian ,<strong> luas daerah EDFGH = luas segitiga ABC – luas segitiga BGH </strong>.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2505" title="image048" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image048.png" alt="" width="594" height="37" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2506" title="image049" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image049.png" alt="" width="376" height="37" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Selanjutnya  hitung luas segitiga BGH,  hitung panjang GH (sepintas GH = 1/3 AC, tetapi kita buktikan)</p>
<p>Perhatikan segitiga BGI dan segitiga  BFJ (sd-sd)  sebangun, akibatnya :</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2507 aligncenter" title="image050" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image050.png" alt="" width="148" height="36" /></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2508 aligncenter" title="image051" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image051.png" alt="" width="361" height="51" /></p>
<p><strong>luas daerah EDFGH             = luas segitiga ABC – luas segitiga BGH</strong></p>
<p><strong>                                                        = 1/2 x AC x BI –  1/2 x GH x BI</strong></p>
<p><strong>        </strong>                                                = 1/2 x AC x BI – 1/2 x 1/3 x AC x BI</p>
<p>= 1/2 x 2/3 x AC x BI</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2509" title="image052" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image052.png" alt="" width="246" height="25" /></p>
<p>4.        Faktorkan bentuk selisih dua kuadrat tersebut !</p>
<p>1<sup>2</sup>  – 2<sup>2</sup> + 3<sup>2</sup> – 4<sup>2</sup> + 5<sup>2</sup> &#8211; … &#8211; 2010<sup>2</sup> + 2011<sup>2</sup> = J</p>
<p>J = 1 + (2 + 3)(-2 + 3)+(4 + 5)(-4 + 5)+ (6 + 7)(-6 + 7)+… + (2010 + 2011)(-2010 + 2011)</p>
<p>J = 1 + 5  + 9  + 13 + … + 4021</p>
<p>Jumlah bilangan-bilangan ini membentuk deret aritmetika dengan suku pertama 1 dan beda 4, selanjutnya hitung  banyaknya suku bilangan deret tersebut, jika  n  banyaknya suku-suku deret bilangan tersebut, maka</p>
<p>Un = 4n – 3</p>
<p>4021 = 4n – 3</p>
<p>4n  = 4021 + 3</p>
<p>4n  = 4024</p>
<p>n = 4024/4 = 1006</p>
<p>Sehingga   J = 1/2 x 1006 x ( 1 + 4021)</p>
<p>J = 1006 x 2011</p>
<p>J = (1000 + 6 ) x 2011</p>
<p>J = 2.011.000 + 12.066</p>
<p>J = 2.023.066</p>
<p>Jadi,  1<sup>2</sup>  – 2<sup>2</sup> + 3<sup>2</sup> – 4<sup>2</sup> + 5<sup>2</sup> &#8211; … &#8211; 2010<sup>2</sup> + 2011<sup>2</sup> =<strong> 2.023.066</strong></p>
<p>Lihat pembahasan :<!--more--></p>
<p>5.        Jika  barisan  x<sub>1</sub> , x<sub>2</sub> , x<sub>3</sub> , …, x<sub>n</sub>  yang memenuhi  x<sub>1</sub> + x<sub>2</sub> + x<sub>3</sub> + …+ x<sub>n</sub>  = n<sup>3</sup> ,  untuk semua n bilangan asli,</p>
<p>maka  berapakah  x<sub>100</sub> ?</p>
<p>Jawab :</p>
<p>x<sub>1</sub> = 1<sup>3</sup></p>
<p>x<sub>2</sub> = 2<sup>3</sup> – x<sub>1</sub>= 2<sup>3</sup> – 1<sup>3</sup></p>
<p>x<sub>3</sub> = 3<sup>3</sup> – x<sub>2</sub> – x<sub>1</sub> = 3<sup>3</sup> – (2<sup>3</sup> – 1<sup>3</sup>) – 1<sup>3</sup> = 3<sup>3</sup> – 2<sup>3</sup></p>
<p>.                                                                      .       .</p>
<p>.                                                                      .       .</p>
<p>.                                                                      .       .</p>
<p>x<sub>n</sub> =                                                            n<sup>3</sup> – (n-1)<sup>3</sup></p>
<p>Jadi,  x<sub>100</sub> = 100<sup>3</sup> – (100 – 1)<sup>3 </sup></p>
<p>= 100<sup>3</sup> – (100<sup>3</sup> – 3 . 100<sup>2</sup> + 3 . 100 &#8211; 1<sup>3</sup>)</p>
<p>= 3 . 100<sup>2</sup> – 3 . 100 + 1</p>
<p>= 30.000 – 300 + 1</p>
<p>= <strong>29.701</strong></p>
<p>6.        Semua pasangan bilangan bulat (a, b)  yang memenuhi  2<sup>a</sup>  = b<sup>2</sup> – 1 adalah …</p>
<p>Jawab :</p>
<p>Sedikit  analisa terlebih dahulu !</p>
<p>b<sup>2</sup> = 2<sup>a</sup> + 1  ,  maka b<sup>2</sup> adalah bilangan kuadrat bersifat ganjil  dan karena (a, b) bilangan bulat , maka</p>
<p>haruslah a bilangan bulat positif, jadi a&gt;0.</p>
<p>Selanjutnya  kita ketahui bahwa ;  2<sup>a</sup> untuk a bilangan bulat positif merupakan bilangan genap dengan angka satuan 2, 4, 6, atau 8 , sedangkan  bilangan kuadrat ganjil antara lain 1 , 9, 25 , 49, dan 81 , tapi yang perlu kita coba dan periksa  bilangan kuadrat  dengan angka satuan  9 dan 5 , yaitu  9 , 25 , dan 49.</p>
<p>(karena 4+1 = 5, 8 + 1 = 9  lihat angka satuan dari 2<sup>a</sup> )</p>
<p>Untuk  b<sup>2</sup> = 9 , maka  b = -3 atau b = 3,</p>
<p>dan  2<sup>a</sup> + 1 = 9 diperoleh  2<sup>a</sup> = 8 atau  a = 3 , sehingga pasangan (a, b) adalah (3, -3) dan (3, 3)</p>
<p>Untuk  b<sup>2</sup> = 25 , maka  b = -5 atau b = 5,</p>
<p>dan  2<sup>a</sup> + 1 = 25 diperoleh  2<sup>a</sup> = 24  maka tak ada bilangan bulat a  yang memenuhi</p>
<p>Untuk  b<sup>2</sup> = 49 , maka  b = -7 atau b = 7,</p>
<p>dan  2<sup>a</sup> + 1 = 49 diperoleh  2<sup>a</sup> = 48, maka tak ada bilangan bulat a  yang memenuhi.</p>
<p>Dengan demikian proses coba dan periksa tuntas,</p>
<p>Jadi,  Semua pasangan bilangan bulat (a, b)  yang memenuhi  2<sup>a</sup>  = b<sup>2</sup> – 1 adalah <strong>(3, -3) dan (3, 3).</strong></p>
<p>Lihat pemabahasan :<!--more--></p>
<p>7.        Diketahui  banyaknya warna  angka 2 ada 5 warna,  sedangkan angka 0, dan 1 sebanyak 4 warna.</p>
<p>Banyaknya bilangan 2011 dengan komposisi perwarnaan tidak ada angka bersebelahan sewarna ?</p>
<p>Jawab :</p>
<p>Strateginya  kita hitung banyaknya semua  komposisi pewarnaan yang mungkin (tanpa syarat apapun), lalu kurangi  banyaknya  semua komposisi perwarnaan dengan sedikitnya sepasang angka yang bersebelahan berwarna sama.</p>
<p>Banyaknya semua komposisi warna  yang mungkin pada bilangan 2011 sebanyak = 5 x 4 x 4 x 4 = 320</p>
<p>1.   Banyaknya komposisi semua angka berwarna sama  sebanyak  4</p>
<p>2.    Banyaknya komposisi dengan angka 2, 0, 1 berwarna sama , tetapi angka terakhir 1 berbeda warna</p>
<p>Maksudnya  3 angka pertama berwarna sama.  (Ada  4 kemungkinan warna untuk 3 angka pertama, dan           ada 3 warna yang mungkin berbeda dengan warna pada 3 digit pertama)</p>
<p>Jai, banyaknya  ada  4 x 3 = 12.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2510" title="image053" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image053.png" alt="" width="186" height="87" /></p>
<p>Untuk menghitung banyaknya anda dapat menggambar diagram garis seperti berikut :</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2511" title="image054" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image054.png" alt="" width="184" height="293" /></p>
<p>3.    Banyaknya  komposisi dengan angka  2 , 0 berwarna sama, tetapi  angka 1 , 1 berbeda</p>
<p>Ada   4 x 3 x 3 = 36.</p>
<p style="padding-left:30px;">4.    Banyaknya  komposisi dengan angka  0 1 berwarna sama, tetapi  angka 2 , 1 berbeda</p>
<p>        Ada   4 x 4 x 3 = 48.</p>
<p style="padding-left:30px;">5.    Banyaknya  komposisi dengan angka  1 , 1  berwarna sama, tetapi  angka 2 , 0 berbeda</p>
<p>        Ada   4 x 3 x 4 = 48.</p>
<p style="padding-left:30px;">6.    Banyaknya  komposisi dengan angka  2 berbeda ,tetapi  angka 0, 1 , 1 sama</p>
<p>        Ada   1 x 4 = 4.  ( satu warna yaitu  nila untuk angka 2 )</p>
<p>Jumlah  komposisi dengan sedikitnya dua angka bersebelahan berwarna sama sebanyak</p>
<p>4 + 12 + 36 + 48 + 48 + 4 = 152.</p>
<p>Jadi,   Banyaknya bilangan 2011 dengan komposisi perwarnaan tidak ada angka bersebelahan sewarna</p>
<p>Sebanyak  320 – 152 = <strong>168 .</strong></p>
<p>8.      Diketahui  terdapat 500 kelereng yang sama yang terdiri dari 5 warna, masing-masing kelerang sewarna</p>
<p>sebanyak 100.  Berapa minimum banyaknya kelereng yang diambil agar memuat sedikitnya  5 kelereng berwarna sama?</p>
<p>Jawab :</p>
<p>Simak dengan cermat pertanyaanya !!</p>
<p>Jika kita ambil sebanyak 20 butir kelereng, maka mungkin terdapat sebanyak 4 butir kelereng dari masing-masing warna.</p>
<p>Jika kita ambil sebanyak 21 kelereng, maka dijamin <strong>paling sedikit</strong> terdapat 5 butir kelereng dengan warna yang sama (sewarna).</p>
<p>Jadi,  <strong>sebanyak  21 kelereng</strong> minimum yang harus diambil secara acak, agar dijamin diperoleh sedikitnya 5 butir kelereng dengan warna yang sama.</p>
<p>9.        Jika  (3 + 4)(3<sup>2</sup> + 4<sup>2</sup>) (3<sup>4</sup> + 4<sup>4</sup>) (3<sup>8</sup> + 4<sup>8</sup>) (3<sup>16</sup> + 4<sup>16</sup>) (3<sup>32</sup> + 4<sup>32</sup>) = (4<sup>x</sup> – 3<sup>y</sup>) , maka  x – y = …?</p>
<p>Jawab :</p>
<p>Cara  Induktif :  Coba dan periksa</p>
<p>Menjawab soal seperti ini , ambil  sampel  sederhana (3 + 4)(3<sup>2</sup> + 4<sup>2</sup>)</p>
<p>(3 + 4)(3<sup>2</sup> + 4<sup>2</sup>) = 7 x 25 = 175 = 256 – 81 = (4<sup>4</sup> – 3<sup>4</sup>)</p>
<p>Diperoleh  nilai x = 4 , dan y = 4 ,  sehingga   <strong>x – y = 0 .</strong></p>
<p><strong>Dengan kata lain  x dan y  bernilai sama.</strong></p>
<p><strong>Hal ini berlaku sama untuk soal tersebut nilai x = y = (1 + 2 + 4 + 8 + 16 + 32) + 1 = 64</strong></p>
<p>Cara  deduktif:</p>
<p>Ingat  pemfaktoran bentuk  perpangkatan suku dua !</p>
<p>Kita ambil  selisih pangkat 4 dari a dan b  .</p>
<p>a<sup>4</sup> – b<sup>4</sup>   =  (a – b)(a<sup>3</sup> + ab<sup>2</sup> + a<sup>2</sup>b + b<sup>3</sup>)</p>
<p>=  (a – b) (a + b)(a<sup>2</sup> + b<sup>2</sup> )</p>
<p>Untuk  a = 4 dan b = 3 , maka</p>
<p>4<sup>4</sup> – 3<sup>4</sup>   = ( 4 – 3)(4 + 3)( 4<sup>2</sup> + 3<sup>2</sup>)</p>
<p>=  1 (4 + 3)( 4<sup>2</sup> + 3<sup>2</sup>)</p>
<p>=  (4 + 3)( 4<sup>2</sup> + 3<sup>2</sup>)</p>
<p>Tampak bahwa pangkatnya sama.</p>
<p>Di tingkat SMA  ini materi  pembagian istimewa atau Dalil sisa</p>
<p>Secara umum :</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2512 aligncenter" title="image055" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image055.png" alt="" width="445" height="34" /></p>
<p><em> </em></p>
<p>10.      Diketahui :  Himpunan H = { x , y , z } , dengan  x , y, z, bilangan bulat tidak negatif dan berbeda.</p>
<p>(x + y + z)/3 = 15, Tentukan  banyaknya semua himpunan H !</p>
<p>Jawab :</p>
<p>Dari  informasi soal bahwa  x , y, z  ≥ 0 , dan merupakan bilangan bulat berbeda.</p>
<p>(x + y + z)/3 = 15 ,  maka  x + y + z = 45 .</p>
<p>Dengan demikian  kita harus mencari  pasangan  bilangan x, y, z sehingga berjumlah 45.</p>
<p>Mulailah dari  yang terkecil  jika  x = 0 , maka  y = 1 , z = 44  maka pasangan berurutannya (0, 1, 44)</p>
<p>Pasangan bilangan yang lain adalah (0, 2, 43), (0, 3, 42), (0, 4, 41), (0, 5, 40), (0, 6, 39), (0, 7, 38),</p>
<p>(0, 8, 37), (0, 9, 36), (0, 10, 35), (0, 11, 34), (0, 12, 33), (0, 13, 32), (0, 14, 31), (0, 15, 30), (0, 16, 29),</p>
<p>(0, 17, 28), (0, 18, 27), (0, 19, 26), (0, 20, 25), (0, 21, 24), (0, 22, 23). Ada  22 pasangan bilangan.</p>
<p>Selanjutnya kita rumuskan  banyaknya pasangan bilangan tersebut .</p>
<p>Sebelumnya  didefinisikan notasi berikut :</p>
<p style="padding-left:30px;"><img class="alignnone size-full wp-image-2513" title="image056" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image056.png" alt="" width="476" height="17" /></p>
<p style="padding-left:30px;"><img title="image057" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image057.png?w=184&#038;h=17" alt="" width="184" height="17" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Jadi, itu notasi  perhitungan dengan pembulatan ke atas ( fungsi  ROUNDUP  dalam MS Excell)</p>
<p>perhatikan pasangan   (0, 1, 44) . Nilai  x = 0 , y = 1 , z = 44 ,</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2515 aligncenter" title="image058" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image058.png" alt="" width="206" height="34" /></p>
<p style="padding-left:30px;"> Dengan demikian pasangan bilangan dengan x = 0 ,  sebanyak  22 pasang.</p>
<p>Selanjutnya :</p>
<p>Untuk  x = 1, salah satu sampel  (1, 2, 42)  terdapat  sebanyak</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-2516 aligncenter" title="image059" src="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image059.png" alt="" width="134" height="34" /></p>
<p>Untuk  x = 2 , salah satu sampel  (2, 3, 40)  terdapat  sebanyak  19 pasangan.</p>
<p>Untuk  x = 3 , salah satu sampel  (3, 4, 38)  terdapat  sebanyak  17 pasangan</p>
<p>Untuk  x = 4 , salah satu sampel  (4, 5, 36)  terdapat  sebanyak  16 pasangan</p>
<p>Untuk  x = 5 , salah satu sampel  (5, 6, 34)  terdapat  sebanyak  14 pasangan</p>
<p>Untuk  x = 6 , salah satu sampel  (6, 7, 32)  terdapat  sebanyak  13 pasangan</p>
<p>Untuk  x = 7 , salah satu sampel  (7, 8, 30)  terdapat  sebanyak  11 pasangan</p>
<p>Untuk  x = 8 , salah satu sampel  (8, 9, 28)  terdapat  sebanyak  10 pasangan</p>
<p>Untuk  x = 9 , salah satu sampel  (9, 10, 26)  terdapat  sebanyak  8 pasangan</p>
<p>Untuk  x = 10 , salah satu sampel  (10, 11, 24)  terdapat  sebanyak  7 pasangan</p>
<p>Untuk  x = 11 , salah satu sampel  (11, 12, 22)  terdapat  sebanyak  5 pasangan</p>
<p>Untuk  x = 12 , salah satu sampel  (12, 13, 20)  terdapat  sebanyak  4 pasangan</p>
<p>Untuk  x = 13 , salah satu sampel  (13, 14, 18)  terdapat  sebanyak  2 pasangan</p>
<p>Untuk  x = 14 ,  hanya 1 pasangan bilangan yaitu  (14, 15, 16) .</p>
<p>Jadi, banyaknya  himpunan H sebanyak</p>
<p>1 + 2 + 4 + 5 + 7 + 8 + 10 + 11 + 13 + 14 + 16 + 17 + 19 + 20 + 22 = <strong>169</strong></p>
<p>REVIEW (melihat kembali )</p>
<p>Soal ini sama dengan , menentukan  banyaknya himpunan penyelesaian dari  persamaan ;</p>
<p>x + y + z = 45, dengan  x , y , dan z  bilangan bulat  tidak negatif , dan x, y, atau z , tidak sama.</p>
<p>Tentu, jika semesta pembicaraannya  hanya bilangan  bulat non negatif saja, lebih banyak lagi banyaknya himpunan penyelesaiannya, apalagi  jika semesta pembicaraannya bilangan bulat akan lebih banyak lagi banyaknya  himpunan penyelesaiannya.</p>
<p style="text-align:center;"> Alhamdulillah 30 soal sudah dibahas semoga bermanfaat, dan mohon kritik bila terdapat kekeliruan !</p>
<br />Filed under: <a href='http://deni11math.wordpress.com/category/bahas-soal/'>BAHAS SOAL</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/deni11math.wordpress.com/2457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/deni11math.wordpress.com/2457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/deni11math.wordpress.com/2457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/deni11math.wordpress.com/2457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/deni11math.wordpress.com/2457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/deni11math.wordpress.com/2457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/deni11math.wordpress.com/2457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/deni11math.wordpress.com/2457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/deni11math.wordpress.com/2457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/deni11math.wordpress.com/2457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/deni11math.wordpress.com/2457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/deni11math.wordpress.com/2457/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/deni11math.wordpress.com/2457/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/deni11math.wordpress.com/2457/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=deni11math.wordpress.com&amp;blog=12111995&amp;post=2457&amp;subd=deni11math&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deni11math.wordpress.com/2011/05/18/soal-dan-pembahasan-osn-smp-tk-kota-th-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/84ff14288a2ff47d49d95f158f710a0d?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">deni11math</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image001.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hasil Scan I</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image002.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hasil Scan II</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image003.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hasil Scan III</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image004.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hasil Scan IV</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image005.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hasil Scan V</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image006.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hasil Scan VI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image007.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hasil Scan VII</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image008.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hasil Scan VIII</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image010.png" medium="image">
			<media:title type="html">image010</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image011.png" medium="image">
			<media:title type="html">image011</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image012.png" medium="image">
			<media:title type="html">image012</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image013.png" medium="image">
			<media:title type="html">image013</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image014.png" medium="image">
			<media:title type="html">image014</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image015.png" medium="image">
			<media:title type="html">image015</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image016.png" medium="image">
			<media:title type="html">image016</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image017.png" medium="image">
			<media:title type="html">image017</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image018.png" medium="image">
			<media:title type="html">image018</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image019.png" medium="image">
			<media:title type="html">image019</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image020.png" medium="image">
			<media:title type="html">image020</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image021.png" medium="image">
			<media:title type="html">image021</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image022.png" medium="image">
			<media:title type="html">image022</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image023.png" medium="image">
			<media:title type="html">image023</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image024.png" medium="image">
			<media:title type="html">image024</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image025.png" medium="image">
			<media:title type="html">image025</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image026.png" medium="image">
			<media:title type="html">image026</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image027.png" medium="image">
			<media:title type="html">image027</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image028.png" medium="image">
			<media:title type="html">image028</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image029.png" medium="image">
			<media:title type="html">image029</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image030.png" medium="image">
			<media:title type="html">image030</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image031.png" medium="image">
			<media:title type="html">image031</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image032.png" medium="image">
			<media:title type="html">image032</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image033.png" medium="image">
			<media:title type="html">image033</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image034.png" medium="image">
			<media:title type="html">image034</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image035.png" medium="image">
			<media:title type="html">image035</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image036.png" medium="image">
			<media:title type="html">image036</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image037.png" medium="image">
			<media:title type="html">image037</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image038.png" medium="image">
			<media:title type="html">image038</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image039.png" medium="image">
			<media:title type="html">image039</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image040.png" medium="image">
			<media:title type="html">image040</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image041.png" medium="image">
			<media:title type="html">image041</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image042.png" medium="image">
			<media:title type="html">image042</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image043.png" medium="image">
			<media:title type="html">image043</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image044.png" medium="image">
			<media:title type="html">image044</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image045.png" medium="image">
			<media:title type="html">image045</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image046.png" medium="image">
			<media:title type="html">image046</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image047.png" medium="image">
			<media:title type="html">image047</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image048.png" medium="image">
			<media:title type="html">image048</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image049.png" medium="image">
			<media:title type="html">image049</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image050.png" medium="image">
			<media:title type="html">image050</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image051.png" medium="image">
			<media:title type="html">image051</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image052.png" medium="image">
			<media:title type="html">image052</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image053.png" medium="image">
			<media:title type="html">image053</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image054.png" medium="image">
			<media:title type="html">image054</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image055.png" medium="image">
			<media:title type="html">image055</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image056.png" medium="image">
			<media:title type="html">image056</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image057.png" medium="image">
			<media:title type="html">image057</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image058.png" medium="image">
			<media:title type="html">image058</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://deni11math.files.wordpress.com/2011/05/image059.png" medium="image">
			<media:title type="html">image059</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
