DR-Math's

Alhamdulillah… semoga sehat wal afiat sekeluarga

Soal Geometri Klasik

SOAL GEOMETRI KLASIK

TENTANG  SEGITIGA DAN PERSEGIPANJANG

Tulisan ini hanya sebagai ungkapan  rasa rindu penulis kepada almarhum ayahanda. Almarhum ayahanda  figur seorang ayah yang sangat low profil dimata saya, gigih dalam bekerja, suka menyuruh berbagai hal, mengajak bekerja bersama-sama, mengajarkan tehnik berhitung ketika  saya di SD, bahkan sampai penulis kuliah pun sering menanyakan pembelajaran-pembelajaran di sekolah.

Sering kali ayahanda semasa hidupnya melontarkan soal-soal uraian seperti soal mekanika (ilmu gaya) dalam fisika,  aljabar atau geometri. Mungkin karena ayahanda semasa mudanya berada dalam pendidikan di jaman penjajahan Belanda dan jaman kemerdekaan yang mana kurikulum pada masa itu menitikberatkan pada penguasaan ilmu alam, ilmu geometri atau ilmu ukur ruang (stereometri) dan ilmu ukur bidang (planimetri) yang disebut ilmu pasti, hingga beliau masuk SMA bagian B dan melanjutkan kuliah jurusan Tehnik Sipil  Fakultas Teknik Universitas Indonesia di Bandung pada tahun 1950-an yang kini bernama Institut Teknologi Bandung sampai beliau  bekerja selama 35 tahun hingga pensiun di sana, terlihat dari beberapa buku peninggalannya yg berbahasa Belanda seperti Scheve Parallelprojectie 1947 (Proyeksi paralel miring /proyeksi bangun ruang), Repetitiedictaat Analyse 1949 (Calculus Deferensial-Integral), dan Beknopte Analytische Meetkunde 1946 (Ringkasan Geometri Analitik setebal 480 hal). Dalam pandangan saya, pembelajaran saat itu cukup bermakna,   karena sampai beliau usia lanjut pun begitu melekat pengetahuan yang beliau peroleh semasa mudanya, namun sayang tak ada satupun anaknya yang mewarisi talenta menggambar tehniknya yang sangat baik dimata saya, entah andai saya sempat kuliah di ITB . Walaupun penulis gagal belajar di kampus ITB, tetapi harapan ayahanda agar anak cucunya ada yang belajar atau bekerja di ITB terkabul. Kini dua orang saudara sekandung sempat belajar dan bekerja di sana, Alhamdulillah cucunya baru menyelesaikan S1 dan S2 Jurusan Matematika Terapan hanya dalam waktu 5 tahun tanpa membayar uang kuliah serupiahpun  di kampus nomor wahid di Indonesia versi Dikti 2017. Congratulations … to  Fany Puspitasari,  and  your Father,  you lucky. Semoga menginspirasi anak-anaku dan ponakan-ponakanku lainnya.

         Salah satu soal yang beliau lontarkan pada  saya  saat masih sekolah dulu adalah soal geometri bidang (dulu ilmu ukur segitiga) tingkat SMP  dan disaat itu pun saya tak bisa menjawabnya karena pengetahuan dasar tentang konstruksi garis tidak saya dapatkan di sekolah, setelah saya kuliah tingkat I, baru saya bisa memahami soal-soal geometri tersebut .Jadi soal ini tergolong cukup tinggi untuk siswa SMP atau bahkan siswa SMA atau SMK saat ini dan  kini penulis mencoba membahasnya secara lebih lengkap daripada yang pernah dibahas ayahanda dihadapan saya dan saudara kandung. Soal ini cocok untuk mahasiswa jurusan pendidikan matematika , guru muda dan penggemar matematika untuk sekedar menambah wawasan.

           Redaksi soalnya sebagai berikut:

Dengan menggunakan  alat tulis, penggaris dan sebuah jangka.

Pada salah satu sisi sebuah segitiga sembarang terdapat sebuah titik, dari titik tersebut gambarlah sebuah garis sehingga membagi segitiga  menjadi dua bagian yang sama luasnya.

 

Sebaiknya anda coba jawab dulu,  sebelum lihat pembahasan ! Baca lebih lanjut

Iklan

23 Oktober 2011 Posted by | GEOMETRI | , , , | Tinggalkan komentar